Berita Terkini
Trending Tags

RPJMD 2025–2029 Disepakati, Jadi Arah Pembangunan Lima Tahun ke Depan

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
  • visibility 182
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun resmi menandatangani nota kesepakatan RPJMD, Foto : Tim Liputan – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun bersama Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menandatangani nota kesepakatan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dalam rapat paripurna yang digelar Senin (05/05/2025).

Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Madiun selama lima tahun ke depan.

Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono menegaskan, RPJMD menjadi dokumen krusial yang akan dijadikan acuan dalam penyusunan kebijakan pembangunan tahunan melalui Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Menurutnya, proses ini wajib dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Nanti kita buat pansus, kita bahas bersama – sama dengan eksekutif maupun legislatif. Untuk target waktu kita ada, yaitu tidak lebih dari 6 bulan,” ujar Fery.

RPJMD mencakup visi, misi, tujuan, sasaran pembangunan, strategi kebijakan, hingga indikator kinerja daerah. Dokumen ini akan menjadi dasar dalam menilai efektivitas pembangunan daerah dalam jangka menengah.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengungkapkan RPJMD Kabupaten Madiun disusun selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), sebagai bagian dari upaya mendukung visi Indonesia Emas 2045. Visi yang diusung yakni “Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera (Bersahaja)”.

“Dengan adanya efisiensi anggaran insyaallah kita bisa mengoptimalkan dalam segi pelayanan masyarakat,” tambah orang nomor satu di Kabupaten Madiun itu.

Bupati berharap seluruh anggota DPRD dapat memberikan dukungan penuh demi kelancaran pembahasan hingga menjadi perda yang sah.

 Tim Liputan – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPG Mejayan Patuhi Larangan BGN Untuk Tidak Gunakan Bahan Bersubsidi

    SPPG Mejayan Patuhi Larangan BGN Untuk Tidak Gunakan Bahan Bersubsidi

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mejayan, Kabupaten Madiun, memastikan seluruh bahan baku yang digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak berasal dari komoditas bersubsidi. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bentuk kepatuhan terhadap arahan Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala SPPG Mejayan, Mohamad Adi Prasetia, mengatakan pihaknya sejak awal operasional telah menggunakan bahan […]

    Bagikan
  • Bupati Hari Wur Atasi Sepinya Pasar Caruban Dengan Menghadirkan Investor 

    Bupati Hari Wur Atasi Sepinya Pasar Caruban Dengan Menghadirkan Investor 

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sepinya aktifitas jual beli di Pasar Caruban Baru (PCB) menggugah Bupati Madiun, Hari Wuryanto untuk melihat langsung kondisi pusat perekonomian di Caruban tersebut. Secara langsung, ia telah mendengarkan keluhan tersebut dari para pedagang perihal sepinya pembeli. Bahkan, Bupati juga meninjau kerusakan fasilitas PCB saat melakukan kunjungan beberapa hari lalu. Menurut […]

    Bagikan
  • Alasan Keperluan Bisnis, 4 WNA Dideportasi Imigrasi Madiun

    Alasan Keperluan Bisnis, 4 WNA Dideportasi Imigrasi Madiun

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sebanyak 4 Warga Negara Asing Sepanjang tahun 2024 dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun. Ke empat WNA itu yakni dari 2 Warga Negara Malaysia, 1 Warga Negara Korea Selatan, dan 1 Warga Negara Ukraina Kasubsi Informasi dan Komunikasi Aditya Yusuf membeberkan modus pelanggaran penyalahgunaan izin yang dilakukan […]

    Bagikan
  • Polda Jatim Siagakan 2.580 Personel Amankan Madiun dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026

    Polda Jatim Siagakan 2.580 Personel Amankan Madiun dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026

    • calendar_month 13 jam yang lalu
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Polda Jawa Timur menyiagakan 2.580 personel dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026. Hal ini untuk mengantisipasi potensi konflik antarperguruan pencak silat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kota Madiun dan sekitarnya. Ribuan personel tersebut terdiri atas 1.090 personel Polda Jatim dan 1.490 personel gabungan dari sejumlah polres. […]

    Bagikan
  • BPBD Siagakan Tim dan Peralatan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    BPBD Siagakan Tim dan Peralatan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi saat memasuki musim hujan. Sejumlah langkah antisipatif dilakukan mulai dari memperkuat relawan Desa Tangguh Bencana (Destana), menyiapkan jalur evakuasi, hingga memastikan sistem peringatan dini berfungsi optimal. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD […]

    Bagikan
  • Tragis, Lansia di Magetan Tewas Tertimpa Reruntuhan Dapur Rumah

    Tragis, Lansia di Magetan Tewas Tertimpa Reruntuhan Dapur Rumah

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rukinem, perempuan lanjut usia di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meninggal dunia secara tragis setelah tertimpa runtuhan dapur rumahnya sendiri. Korban yang berumur 70 tahun warga Dusun Ngijo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, ditemukan tak bernyawa pada Sabtu malam (31/5/2025). Peristiwa ini terjadi saat Rukinem berada di dapur rumahnya. Ketika itu, kondisi wilayah Magetan […]

    Bagikan
expand_less