Berita Terkini
Trending Tags

PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
  • visibility 217
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Ketegangan internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) usai beredarnya Risalah Rapat Harian Syuriyah tertanggal 20 November 2025, kini resmi berakhir. Dokumen yang memuat permintaan agar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengundurkan diri dalam batas waktu 3×24 jam itu sempat memicu kegaduhan di lingkungan Nahdliyin.

Hanya dua hari setelah risalah tersebut viral, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menerbitkan Surat Edaran Nomor 4780/PB.23/A.II.10.71/99/11/2025 pada Sabtu, 22 November 2025. Surat ini mencabut tanda tangan beliau dari SK Nomor 3137/PB.01/A.II.01.71/99/12/2024 mengenai penetapan penasihat khusus Ketua Umum PBNU bidang urusan internasional.

Pada hari yang sama, Wakil Rais Aam KH Anwar Iskandar bersama Katib Aam KH Ahmad Tajul Mafakhir mengeluarkan Surat Tabayun Nomor 4778/PB.02/A.I.01.47/99/11/2025 yang meluruskan proses serta status risalah rapat yang sebelumnya tersebar luas.

Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa, menyambut baik langkah-langkah yang ditempuh Syuriyah PBNU. Ia menegaskan bahwa seluruh proses klarifikasi sudah dilakukan secara resmi.

“Syukurlah semuanya sudah selesai. Dua surat dari PBNU pencabutan tanda tangan Rais Aam dan tabayun sudah memberi penjelasan penuh, sehingga tidak ada alasan untuk memperpanjang masalah,” ujar Kiai Susanto, Minggu (23/11/2025).

Kiai yang dikenal dengan sapaan Kiai Santo tersebut meminta warga Nahdliyin, khususnya di Magetan tetap mengedepankan persaudaraan dan ketenangan.

“Saya berharap seluruh Nahdliyin di Magetan menjaga ukhuwah, baik keislaman, kebangsaan, maupun ke-NU-an. Kondisi yang sudah damai ini jangan sampai terganggu. NU adalah rumah kita bersama, jangan biarkan perbedaan pendapat meretakkan persatuan,” pesannya.

Ia juga menyampaikan penghargaan atas langkah cepat dan kebijaksanaan jajaran Syuriyah dalam menangani dinamika ini.

“Keluarnya dua surat tersebut menunjukkan betapa pimpinan Syuriyah benar-benar menjaga martabat organisasi dan hubungan antar kader. Kita patut berterima kasih karena ulama-ulama kita memberi teladan yang menyejukkan,” ungkapnya.

Dengan ditetapkannya penjelasan resmi dari PBNU, PCNU Magetan berharap seluruh elemen Nahdliyin kembali fokus pada pengabdian kepada umat serta menjaga stabilitas wilayah. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Truk Bermuatan Mangga dan Perabotan Terguling di Jalur Ekstrem Sarangan, Dua Penumpang Luka Ringan

    Truk Bermuatan Mangga dan Perabotan Terguling di Jalur Ekstrem Sarangan, Dua Penumpang Luka Ringan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk Isuzu bermuatan buah mangga dan sejumlah perabotan rumah tangga terguling saat melintasi jalur ekstrem menuju kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026). Kecelakaan tunggal itu terjadi di tikungan atas Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Dalam peristiwa tersebut, dua penumpang truk mengalami luka ringan. Keduanya yakni […]

    Bagikan
  • Jalan Santai Dies Natalis ke-22 PNM, Direktur Ajak Sivitas Akademika Terus Kuatkan Semangat Sinergi, Inovasi dan Kebersamaan

    Jalan Santai Dies Natalis ke-22 PNM, Direktur Ajak Sivitas Akademika Terus Kuatkan Semangat Sinergi, Inovasi dan Kebersamaan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Politeknik Negeri Madiun menyelenggarakan kegiatan jalan santai sebagai bagian dari peringatan Dies Natalis ke-22. Acara ini menjadi ajang kebersamaan bagi seluruh sivitas akademika sekaligus sarana menjaga kesehatan tubuh melalui olahraga yang berlangsung Sabtu, (01/11/2025) pagi. Kegiatan jalan santai itu mengambil start dan finish di Kampus II Politeknik Negeri Madiun. Tercatat […]

    Bagikan
  • Jamaah Thariqah Syattariyah di Ponorogo Rayakan Idul Fitri Lebih Awal, Ini Alasannya

    Jamaah Thariqah Syattariyah di Ponorogo Rayakan Idul Fitri Lebih Awal, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan jamaah Pondok Pesantren Daarul Islaam Liahlissunnah Waljamaah, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, merayakan Hari Raya Idul Fitri lebih awal pada Kamis (19/3/2026) pagi. Penetapan 1 Syawal tersebut didasarkan pada metode perhitungan yang digunakan oleh jamaah Thariqah Syattariyah. Mereka diketahui telah lebih dahulu memulai ibadah puasa, sehingga pada […]

    Bagikan
  • Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

    Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya pada 2025. Penghargaan diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bertepatan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2025. Namun baru pada tanggal 20 November 2025 piagam dari Pemerintah Provinsi baru diberikan kepada Kabupaten Magetan melalui Dinas PPKB PP dan PA. […]

    Bagikan
  • Delapan SDN Tidak Dapat Murid Sama Sekali, Dindik Ponorogo Masih Buka Pendaftaran

    Delapan SDN Tidak Dapat Murid Sama Sekali, Dindik Ponorogo Masih Buka Pendaftaran

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kondisi kosong siswa usai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di Ponorogo tidak hanya dialami SDN Setono, Kecamatan Jenangan saja. Tercatat ada tujuh sekolah dasar negeri lainnya yang mengalami nasib serupa.  Kepala Dindik Ponorogo, Nurhadi Hanuri, menyampaikan bahwa dari total 551 SDN yang ada di Ponorogo, delapan sekolah dinyatakan “zonk” […]

    Bagikan
  • Ketika Penjara Bukan Satu-satunya Hukuman, Wajah Baru Pemidanaan Pelaku Tindak Pidana

    Ketika Penjara Bukan Satu-satunya Hukuman, Wajah Baru Pemidanaan Pelaku Tindak Pidana

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pidana penjara tidak lagi menjadi satu-satunya hukuman bagi pelaku tindak pidana di Indonesia. Mulai 2 Januari 2026, pemerintah akan menerapkan pidana alternatif sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dalam aturan baru tersebut, hakim memiliki kewenangan menjatuhkan pidana pengawasan atau pidana kerja sosial, […]

    Bagikan
expand_less