Berita Terkini
Trending Tags

PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
  • visibility 54
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Ketegangan internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) usai beredarnya Risalah Rapat Harian Syuriyah tertanggal 20 November 2025, kini resmi berakhir. Dokumen yang memuat permintaan agar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengundurkan diri dalam batas waktu 3×24 jam itu sempat memicu kegaduhan di lingkungan Nahdliyin.

Hanya dua hari setelah risalah tersebut viral, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menerbitkan Surat Edaran Nomor 4780/PB.23/A.II.10.71/99/11/2025 pada Sabtu, 22 November 2025. Surat ini mencabut tanda tangan beliau dari SK Nomor 3137/PB.01/A.II.01.71/99/12/2024 mengenai penetapan penasihat khusus Ketua Umum PBNU bidang urusan internasional.

Pada hari yang sama, Wakil Rais Aam KH Anwar Iskandar bersama Katib Aam KH Ahmad Tajul Mafakhir mengeluarkan Surat Tabayun Nomor 4778/PB.02/A.I.01.47/99/11/2025 yang meluruskan proses serta status risalah rapat yang sebelumnya tersebar luas.

Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa, menyambut baik langkah-langkah yang ditempuh Syuriyah PBNU. Ia menegaskan bahwa seluruh proses klarifikasi sudah dilakukan secara resmi.

“Syukurlah semuanya sudah selesai. Dua surat dari PBNU pencabutan tanda tangan Rais Aam dan tabayun sudah memberi penjelasan penuh, sehingga tidak ada alasan untuk memperpanjang masalah,” ujar Kiai Susanto, Minggu (23/11/2025).

Kiai yang dikenal dengan sapaan Kiai Santo tersebut meminta warga Nahdliyin, khususnya di Magetan tetap mengedepankan persaudaraan dan ketenangan.

“Saya berharap seluruh Nahdliyin di Magetan menjaga ukhuwah, baik keislaman, kebangsaan, maupun ke-NU-an. Kondisi yang sudah damai ini jangan sampai terganggu. NU adalah rumah kita bersama, jangan biarkan perbedaan pendapat meretakkan persatuan,” pesannya.

Ia juga menyampaikan penghargaan atas langkah cepat dan kebijaksanaan jajaran Syuriyah dalam menangani dinamika ini.

“Keluarnya dua surat tersebut menunjukkan betapa pimpinan Syuriyah benar-benar menjaga martabat organisasi dan hubungan antar kader. Kita patut berterima kasih karena ulama-ulama kita memberi teladan yang menyejukkan,” ungkapnya.

Dengan ditetapkannya penjelasan resmi dari PBNU, PCNU Magetan berharap seluruh elemen Nahdliyin kembali fokus pada pengabdian kepada umat serta menjaga stabilitas wilayah. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disperindag Akui Terkendala Regulasi untuk Ambil Alih Kios Kosong Pasar Baru Magetan

    Disperindag Akui Terkendala Regulasi untuk Ambil Alih Kios Kosong Pasar Baru Magetan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepinya lantai dua Pasar Baru Magetan tidak hanya merugikan pedagang, tetapi juga berdampak pada capaian retribusi daerah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan mengaku sudah berulang kali melayangkan teguran kepada pedagang, namun penertiban kios terbengkalai terbentur aturan. Kepala Bidang Pasar Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, menjelaskan bahwa seluruh kios (bedak) di Pasar […]

    Bagikan
  • Tata Kelola Sehat dan Transparan, Dua BUMD Pemkab Madiun Diganjar Top BUMD Award

    Tata Kelola Sehat dan Transparan, Dua BUMD Pemkab Madiun Diganjar Top BUMD Award

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kinerja dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Madiun kembali diakui secara positif. Terbukti kedua perusahaan plat merah ini kembali mendapat penghargaan yakni Top BUMD Award yang diberikan kepada Perumda Air Minum Tirta Dharma Purabaya dan BPR Kabupaten Madiun.  Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan reward ini merupakan kebanggaan bersama sekaligus amanah […]

    Bagikan
  • Renanda Maharani Kembali ke Pelukan Orang Tua, Ditemukan di Semarang

    Renanda Maharani Kembali ke Pelukan Orang Tua, Ditemukan di Semarang

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kabar gembira datang dari kasus anak hilang yang sempat menghebohkan warga Kota Madiun. Renanda Maharani Kharisma Wardhana atau kerap di panggil Risma,  yang dilaporkan hilang sejak Senin (03/11/2025), akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Sebelumnya, gadis berusia 20 tahun itu dikabarkan meninggalkan rumah dengan berpamitan kepada […]

    Bagikan
  • Perkara Dugaan Penyelewengan Dana LKK Rp. 9,7 Miliar Segera Naik ke Penyidikan

    Perkara Dugaan Penyelewengan Dana LKK Rp. 9,7 Miliar Segera Naik ke Penyidikan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun terus menelisik kasus dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK). Dugaan penyelewengan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara yang ditafsir senilai Rp. 9,7 miliar. Kejari Kota Madiun mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat status perkara ini akan ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan. “Dalam waktu […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Berbagi Santunan di Panti Asuhan Muhammadiyah, Pererat Silaturahmi dan Motivasi Anak Asuh

    Polres Madiun Kota Berbagi Santunan di Panti Asuhan Muhammadiyah, Pererat Silaturahmi dan Motivasi Anak Asuh

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Panti Asuhan Muhammadiyah Kota Madiun di Jalan Aloon-Aloon Utara No.26, Pangongangan, Kecamatan Manguharjo pada Rabu (25/02/2026). Polres Madiun Kota bersama perwakilan awak media menggelar kegiatan pemberian santunan dan sembako yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama anak-anak panti dan para pengurus. Kegiatan tersebut menjadi momentum […]

    Bagikan
  • Ribuan Ikan Mati di Telaga Ngebel Diduga Akibat Gas Belerang

    Ribuan Ikan Mati di Telaga Ngebel Diduga Akibat Gas Belerang

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan ikan nila di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, mendadak mati. Diduga, kematian ikan ini disebabkan oleh fenomena alam berupa munculnya gas belerang dari dasar telaga. Kejadian ini membuat para petani keramba mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Menurut keterangan para pembudidaya ikan nila, kematian ikan mulai terjadi sejak Jumat pekan […]

    Bagikan
expand_less