Berita Terkini
Trending Tags

Pemprov Jatim Verifikasi Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
  • visibility 52
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan peninjauan dalam upaya penataan kawasan kumuh di Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan kawasan kumuh di Kota Madiun memasuki tahap verifikasi. Tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang diajukan oleh Pemerintah Kota Madiun sebagai sasaran program, Rabu (30/07/2025).

Tim menyasar dua kecamatan, yakni Manguharjo dan Kartoharjo, untuk mengecek kelayakan lahan yang direncanakan mendapatkan bantuan pendanaan dari APBD Provinsi.

Kahono Pekik Hari Prasetiyo, Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur Bapelitbangda Kota Madiun, menjelaskan bahwa usulan dana ditujukan ke APBD Jatim agar bisa masuk dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2025 atau APBD 2026.

“Ada dua lokasi yang kami ajukan. Yang pertama di kawasan Jalan Raden Wijaya, Kecamatan Manguharjo, dengan nilai anggaran Rp15,8 miliar. Di sana akan dikembangkan sebagai pusat kuliner mie dan nasi goreng, yang juga akan melibatkan Bluder Cokro sebagai penunjang,” ujarnya.

Lokasi kedua berada di kawasan Sukosari, Oro-Oro Ombo, dan Madiun Lor, dengan nilai usulan Rp10,3 miliar. Di area ini, pemkot mengusung konsep tematik ala Kampung Jengki.

“Tidak sekadar mempercantik kawasan, tetapi juga menyasar perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, drainase, sanitasi, dan sistem pengelolaan sampah. Tujuannya agar wilayah tersebut tidak kembali menjadi kumuh,” tambahnya.

Namun, proses verifikasi belum sepenuhnya mulus. Tim dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Jatim menemukan kendala legalitas lahan. Beberapa titik lokasi yang diusulkan tercatat masih masuk kategori Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD).

“Kami butuh kejelasan administrasi terkait status lahannya. Waktu kami berikan sampai November untuk melengkapi dokumen yang dibutuhkan,” ujar Adi Trisnawati, perwakilan dari DPRKPCK Jatim.

Dari total sepuluh kawasan kumuh yang mengajukan bantuan ke Pemprov, hanya yang memenuhi kriteria teknis dan legalitas yang akan difasilitasi.

“Kami akan menetapkan berdasarkan skala prioritas,” tegas Trisnawati.

Surya Wibawa – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atap Kelas Ambrol, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Dikpora Magetan

    Atap Kelas Ambrol, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Dikpora Magetan

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Insiden ambruknya atap ruang kelas IX di SMP Negeri 1 Ngariboyo pada Senin (05/05/2025) lalu memicu sorotan tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan. Rangka plafon yang runtuh itu bukan hanya menandai kerusakan fisik bangunan, tetapi juga menjadi tanda rapuhnya sistem pengawasan infrastruktur pendidikan yang selama […]

    Bagikan
  • Berstatus Waspada, Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Masih Dibuka

    Berstatus Waspada, Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Masih Dibuka

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu saat ini masih beroperasi normal. Namun, pengelola memperingatkan bahwa status pendakian berada pada kondisi waspada seiring cuaca yang mulai tidak menentu dalam beberapa hari terakhir. Jika hujan ekstrem kembali mengguyur kawasan Lawu, jalur berpotensi ditutup sewaktu-waktu demi keselamatan pendaki. Mulyadi, Asper BKPH Lawu Selatan, […]

    Bagikan
  • Puluhan Remaja Digrebek Polisi Saat Akan Gelar Perang Sarung

    Puluhan Remaja Digrebek Polisi Saat Akan Gelar Perang Sarung

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Baru memasuki awal Ramadhan tahun 2025, puluhan remaja di Kabupaten Madiun sudah berbuat ulah yang berujung harus berurusan dengan petugas kepolisian. Unit Reskrim Polsek Geger berhasil menggerebek dan mengamankan puluhan remaja yang diduga akan melakukan aksi “perang sarung” di Simpang Empat Dsn. Sedoro Sabtu dinihari sekitar pukul 02.00 WIB. Tepatnya di […]

    Bagikan
  • Tragedi Maut di Perlintasan JPL 08 Magetan, PT KAI Mulai Diperiksa Polisi

    Tragedi Maut di Perlintasan JPL 08 Magetan, PT KAI Mulai Diperiksa Polisi

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres dan tujuh sepeda motor di perlintasan sebidang di Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, kini memasuki babak baru. Polres Magetan mulai menyelidiki unsur kelalaian, termasuk yang melibatkan jajaran manajemen PT KAI Daop 7 Madiun. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan […]

    Bagikan
  • Anggaran Pembangunan di Magetan Hanya 9,67 Persen, DPRD Kritik Keras

    Anggaran Pembangunan di Magetan Hanya 9,67 Persen, DPRD Kritik Keras

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Alokasi anggaran pembangunan atau belanja modal dalam Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) 2025 Kabupaten Magetan kembali menuai kritik tajam. Dari delapan fraksi yang menyampaikan pandangan umum, mayoritas menyoroti porsi belanja modal yang hanya 9,67 persen dari total anggaran. DPRD menilai angka tersebut terlalu kecil untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. Sebagai perbandingan, pada […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Siapkan SE Gerakan Hemat Energi, ASN Bakal Diajak Bersepeda

    Pemkab Madiun Siapkan SE Gerakan Hemat Energi, ASN Bakal Diajak Bersepeda

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun hingga kini belum menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait kebijakan efisiensi gerakan hemat energi di lingkungan ASN. Namun, aturan tersebut  sedang dalam tahap penggodokan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan pihaknya tengah menggodok skema kebijakan, termasuk penerapan work from home (WFH) bagi aparatur […]

    Bagikan
expand_less