Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

HUT PGRI ke-80 di Magetan, Bupati Ajak Guru Berinovasi dan Perkuat Sinergi Pendidikan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 248
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan bersama pemerintah daerah, PGRI, dan satuan pendidikan pada acara HUT PGRI ke-80 di Magetan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Apel akbar dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kabupaten Magetan digelar dengan penuh khidmat. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pendidik atas dedikasinya dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa. Sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, PGRI, dan satuan pendidikan.

“Peringatan tahun ini menguatkan sinergitas Pemda dan PGRI Magetan dalam mewujudkan pendidikan merata dan berkemajuan. Tema ini menegaskan bahwa kemajuan pendidikan tidak dapat dicapai secara parsial, tetapi membutuhkan kolaborasi kuat dari semua pemangku kepentingan,” ujarnya.

Bupati Nanik menegaskan bahwa pemerataan pendidikan adalah amanat konstitusi. Tidak boleh ada anak di Magetan yang tertinggal hanya karena faktor wilayah, ekonomi, atau fasilitas. Pemerintah Kabupaten Magetan berkomitmen memperkuat akses pendidikan, meningkatkan kualitas guru, serta membangun sarana dan prasarana pendidikan di seluruh wilayah.

“Kita dorong inovasi pembelajaran, transformasi digital, dan penguatan kompetensi guru agar pendidikan di Magetan semakin inklusif, adaptif, dan berdaya saing,” tegasnya.

Era digital menjadi tantangan terhadap profesi guru. Menurutnya, guru masa kini tidak dapat lagi bekerja dengan pendekatan lama. “Guru sekarang harus berinovasi dan adaptif. Tidak boleh seperti zaman dulu. Sekarang sudah zamannya digital, guru-guru juga harus melek digital,” jelasnya.

Ketua PGRI Kabupaten Magetan, Sundarto, menyebut momentum HUT PGRI ke-80 menjadi pengingat pentingnya profesionalisme guru dalam menghadapi perubahan zaman. Ia mengungkap bahwa tingkat kesejahteraan guru di Magetan meningkat signifikan, terutama setelah hampir seluruh guru berbasis P3K mendapatkan sertifikasi.

“Untuk kesejahteraan, hampir semua guru sudah sertifikasi. Tinggal beberapa saja yang belum,” kata Sundarto.

Namun demikian, ia menilai tantangan utama bukan lagi soal status kepegawaian, melainkan kemampuan adaptasi. “Guru harus selalu mengembangkan diri, bersaing di era digital, dan tidak boleh berada di zona nyaman,” tambahnya.

Peringatan HUT PGRI ke-80 tahun ini diharapkan menjadi momentum mendorong kreativitas, profesionalitas, dan kolaborasi pendidikan di Kabupaten Magetan. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengadaan 45 Miliar Rupiah di Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Dinilai Berpotensi Jadi Temuan Audit

    Pengadaan 45 Miliar Rupiah di Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Dinilai Berpotensi Jadi Temuan Audit

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa di Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 senilai sekitar Rp45 miliar disorot. Pengadaan tersebut dinilai berpotensi menjadi temuan audit hingga berujung pada persoalan hukum jika ditemukan unsur pelanggaran. Sorotan itu berkaitan dengan dugaan perbedaan antara pencatatan dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) dan pelaksanaan […]

    Bagikan
  • Soal Perbaikan Sekolah Rusak, Disdikpora Magetan Andalkan Program Revitalisasi dari Pemerintah Pusat

    Soal Perbaikan Sekolah Rusak, Disdikpora Magetan Andalkan Program Revitalisasi dari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magetan memastikan terus melakukan pendataan dan pemetaan terhadap bangunan sekolah yang mengalami kerusakan, baik di jenjang SD maupun SMP. Langkah tersebut dilakukan untuk menentukan skala prioritas perbaikan di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah. Kepala Disdikpora Magetan, Suhardi, mengatakan setiap laporan kerusakan sekolah akan diverifikasi […]

    Bagikan
  • Kisah Ully Haque Ussianti, Perempuan 36 Tahun yang Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja

    Kisah Ully Haque Ussianti, Perempuan 36 Tahun yang Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di kawasan Kelurahan Demangan, tepatnya di Jalan Suwolobumi Gang Saptaloka, semangat wirausaha tumbuh dari tangan seorang perempuan. Dialah Ully Haque Ussianti, pemilik usaha bernama Malika yang dikenal sebagai produsen olahan bunga telang dan berbagai jamu tradisional. Usaha ini bermula pada tahun 2020, saat pandemi COVID-19 melanda. Di tengah ketidakpastian, Ully […]

    Bagikan
  • Libur Idul Adha 2025, Kunjungan Wisatawan ke Telaga Sarangan Tembus 24 Ribu Orang

    Libur Idul Adha 2025, Kunjungan Wisatawan ke Telaga Sarangan Tembus 24 Ribu Orang

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Momen libur panjang Idul Adha 1446 H membawa berkah tersendiri bagi sektor pariwisata di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Selama empat hari masa libur dari 6 hingga 9 Juni 2025, kawasan wisata Telaga Sarangan di lereng Gunung Lawu dipadati ribuan wisatawan. Total pengunjung tercatat mencapai 24.373 orang, meningkat dibandingkan periode yang […]

    Bagikan
  • Puluhan Kayu Jati Diduga Ilegal Disita di Madiun, Tiga Orang Diamankan

    Puluhan Kayu Jati Diduga Ilegal Disita di Madiun, Tiga Orang Diamankan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Petugas gabungan Polisi Hutan Mobile Perum Perhutani KPH Madiun bersama Satreskrim Polres Madiun menyita 43 batang kayu jati ilegal di Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Selasa (18/11/2025) lalu. Sejumlah kayu berbentuk persegi dan gelondongan itu diangkut menggunakan satu unit truk dengan nomor polisi AD 8373 MA. Tiga orang yang berada […]

    Bagikan
  • Damai Itu Indah, Akhir Gugatan Bitner kepada Pedagang Sayur Keliling Magetan

    Damai Itu Indah, Akhir Gugatan Bitner kepada Pedagang Sayur Keliling Magetan

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Damai. Itulah jawaban dari sidang gugatan pedagang sayur keliling alias pedagang etek, yang berlangsung di Pengadilan Negeri Magetan Rabu (12/2/2025). Sidang dengan agenda Mediasi tahap kedua di ruang Command Center itu dihadiri Pihak Tergugat meliputi Pemerintah Desa Pesu, Kecamatan Maospati, dan 2 Pedagang Sayur Keliling, serta Penggugat sekaligus Warga Desa […]

    Bagikan
expand_less