Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Harga Ayam di Pasar Sayur Magetan Naik, Penjualan Berkurang hingga 50 Persen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 174
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga ayam di Pasar Sayur Magetan mencapai Rp38 ribu per kilogram. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Harga daging ayam ras di Pasar Sayur Magetan, Jawa Timur, kembali berada di kisaran Rp37.000 hingga Rp38.000 per kilogram. Kenaikan tersebut mulai dirasakan pedagang dan pembeli, bahkan berdampak pada penurunan volume transaksi.

Pedagang menyebut harga ayam saat ini lebih tinggi dibanding kondisi normal yang berada di kisaran Rp30.000-Rp32.000 per kilogram. Kenaikan harga tersebut telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir.

Pedagang daging ayam, Usawatun Kasanah, mengatakan harga ayam sebelumnya sempat berada di kisaran Rp32.000 per kilogram setelah turun dari sekitar Rp40.000. Namun, dalam sebulan terakhir harga kembali bergerak naik hingga Rp38.000 per kilogram.

“Normalnya Rp30.000 sampai Rp32.000. Kalau sekarang Rp38.000. Kalau harga terlalu tinggi, masyarakat memilih membeli kebutuhan lain, seperti telur,” ujarnya, Kamis (10/9/2026).

Menurut dia, kenaikan harga tersebut turut berpengaruh terhadap jumlah pembeli. Penurunan penjualan diperkirakan mencapai 50 persen. Jika sebelumnya mampu menjual sekitar 100 ekor ayam per hari, kini jumlahnya hanya sekitar 50 hingga 75 ekor.

Padahal, dari sisi pasokan, ketersediaan ayam disebut masih aman. Pedagang masih dapat memperoleh ayam sesuai kebutuhan. Namun, karena permintaan melemah, jumlah ayam yang dipotong ikut dikurangi agar tidak menimbulkan kerugian akibat barang tidak terserap pasar.

Image Not Found
Penjualan ayam di Pasar Sayur Magetan turun hingga 50 persen. Foto : Kus-Sinergia

“Pasokan sebenarnya aman. Mau minta berapa pun bisa. Tetapi pembelinya lesu, akhirnya kami menyembelih lebih sedikit,” katanya.

Pedagang lainnya, Narti, menyebut harga ayam di lapaknya saat ini berkisar Rp37.000-Rp38.000 per kilogram. Sebelumnya, harga berada di kisaran Rp30.000-Rp32.000.

Ia mengatakan kenaikan dipengaruhi harga ayam dari peternak serta biaya produksi, termasuk pakan. Harga ayam hidup dari kandang juga disebut mengalami kenaikan.

Dampaknya, pembelian masyarakat berkurang sekitar 30 hingga 40 persen. Volume ayam yang biasanya dipotong sekitar 150 ekor per hari kini turun menjadi sekitar 100 hingga 125 ekor.

“Pembelian berkurang sekitar 30 sampai 40 persen. Kalau sekarang biasanya potong 150 ekor, tinggal 100 sampai 125 ekor,” ujarnya.

Menurut Narti, harga ideal bagi pedagang sekaligus konsumen berada di sekitar Rp35.000 per kilogram. Harga tersebut dinilai masih memungkinkan peternak, pedagang, dan konsumen sama-sama menjalankan aktivitas jual beli.

“Harapannya harga stabil saja. Tidak perlu terlalu rendah, sekitar Rp35.000 agar peternak, pedagang, dan pembeli sama-sama bisa jalan,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan pembeli, Asih Sri Daryati. Ia mengaku keberatan dengan harga ayam yang kini mencapai Rp38.000 per kilogram. Kondisi tersebut membuatnya harus mengurangi jumlah pembelian untuk kebutuhan keluarga.

Jika sebelumnya membeli sekitar setengah kilogram untuk anak dan cucunya, kini ia hanya membeli seperempat kilogram. Menurutnya, kenaikan harga tidak hanya terjadi pada ayam, tetapi juga sejumlah kebutuhan pangan lainnya, termasuk cabai dan sayuran.

“Kalau masyarakat seperti saya tentu keberatan. Seharusnya sekitar Rp28.000 sampai Rp30.000 supaya masyarakat bisa membeli dan menikmati daging ayam,” ujarnya.

Asih mengatakan kenaikan harga berbagai kebutuhan pangan semakin terasa bagi masyarakat berpenghasilan terbatas. Karena itu, ia memilih mengurangi pembelian bahan pangan tertentu agar pengeluaran rumah tangga tetap terkendali.

“Biasanya untuk anak dan cucu saya beli setengah kilo, sekarang seperempat saja. Yang penting anak dan cucu dapat, kalau yang tua-tua cukup dengan sambal,” katanya.

Pedagang berharap harga ayam segera kembali stabil pada level yang dapat diterima pasar. Harga yang terlalu tinggi dikhawatirkan semakin menekan permintaan, sementara pedagang juga harus menyesuaikan jumlah stok dan pemotongan agar tidak mengalami kerugian. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Jatim: Ekonomi Kreatif Bisa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Pawitandirogo

    Wagub Jatim: Ekonomi Kreatif Bisa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Pawitandirogo

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong penguatan ekonomi kreatif di kawasan Pawitandirogo yang meliputi Pacitan, Ngawi, Magetan, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Ponorogo. Menurut Emil, sektor ekonomi kreatif memiliki posisi strategis untuk mengembangkan potensi ekonomi kawasan Pawitandirogo. Karakter geografis yang didominasi pegunungan membuat tidak semua wilayah dapat dikembangkan […]

    Bagikan
  • Puja Bhakti Waisak di Vihara Giri Bhanda Sukhavati Madiun, Momentum Memaknai Jalan Kebajikan

    Puja Bhakti Waisak di Vihara Giri Bhanda Sukhavati Madiun, Momentum Memaknai Jalan Kebajikan

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perayaan Hari Raya Waisak menjadi momen penuh makna bagi umat Buddha di Kota Madiun. Bertempat di Vihara Giri Bhanda Sukhavati Jalan Anggrek Nomor 11, Kota Madiun, sebanyak 50 umat Buddha mengikuti rangkaian puja bhakti pada Minggu (31/5/2026). Ini sebagai bentuk penghormatan dan refleksi spiritual dalam memperingati Waisak ke-2570 tahun Buddhis […]

    Bagikan
  • Inspektorat Turun Gunung Audit Desa Dempelan Soal Pengelolaan Dana PADes

    Inspektorat Turun Gunung Audit Desa Dempelan Soal Pengelolaan Dana PADes

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Desakan warga terkait dugaan penyimpangan dana desa di Dempelan berujung pada langkah audit oleh Inspektorat Kabupaten Madiun. Tim auditor dijadwalkan turun dalam waktu dekat setelah menerima surat permohonan resmi dari Pj Kepala Desa Dempelan. Inspektur Kabupaten Madiun Joko Lelono menegaskan pihaknya telah menyiapkan surat perintah tugas. “Insyaallah Senin tim sudah […]

    Bagikan
  • Sengketa PAW DPRD Magetan Berakhir Damai, Pimpinan Dewan Sepakati Penarikan Seluruh Dokumen

    Sengketa PAW DPRD Magetan Berakhir Damai, Pimpinan Dewan Sepakati Penarikan Seluruh Dokumen

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perselisihan panjang terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Magetan akhirnya mencapai titik temu. Setelah menjalani tiga kali sesi mediasi di Pengadilan Negeri Magetan, pihak penggugat dan tergugat sepakat menyudahi polemik dengan jalan damai. Kesepakatan ini mengemuka dalam proses mediasi yang dipimpin mediator PN Magetan, Deddi Alparesi pada Rabu (10/12/2025). […]

    Bagikan
  • Ketua DPRD Ponorogo Desak Jembatan di Bungkal Segera Diperbaiki

    Ketua DPRD Ponorogo Desak Jembatan di Bungkal Segera Diperbaiki

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menanggapi putusnya jembatan di Dukuh Sumberejo, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, akibat banjir pada Senin malam (17/03/2025) lalu. Ia menegaskan bahwa jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses bagi warga di empat RT, sehingga perlu segera mendapat perhatian. “Kami berharap ada mitigasi bencana yang baik, serta […]

    Bagikan
  • Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Ngawi Kerahkan 460 Personel Amankan Pengesahan Warga Baru IKSPI

    Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Ngawi Kerahkan 460 Personel Amankan Pengesahan Warga Baru IKSPI

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi Polda Jawa Timur menurunkan sebanyak 460 personel untuk mengamankan jalannya kegiatan pengesahan warga baru perguruan silat Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti yang akan melintas menuju Kabupaten Madiun, Kamis (31/07/2025). Langkah pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi […]

    Bagikan
expand_less