Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Soal Pengunduran Diri Kades Taji, Camat Karas Klarifikasi Perangkat dan BPD

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 216
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perangkat Desa Taji dan BPD memastikan kebenaran informasi mengenai Keputusan mendadak Kepala Desa Taji yang mengundurkan diri dari jabatannya, Foto: Jepretan Gambar

Sinergia | Magetan – Keputusan mendadak Kepala Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Sigit Supriyadi, untuk mengundurkan diri dari jabatannya memicu kehebohan publik. Surat pengunduran diri tertanggal 19 Desember 2025 itu beredar luas di media sosial, membuat warganet mempertanyakan alasan di balik langkah tersebut. Padahal, masa jabatan Sigit masih tersisa dua tahun lagi hingga 2027.

Merespons surat tersebut, Plt Camat Karas, Eka Radityo, segera mengumpulkan perangkat Desa Taji dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk memastikan kebenaran informasi. “Hari Jumat kemarin saya menerima salinan surat pengunduran diri itu. Setelah itu saya langsung berkomunikasi dengan pihak desa dan BPD, dan pagi ini kami lakukan klarifikasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pengunduran diri kepala desa secara formal harus melalui usulan resmi dari BPD kepada bupati, namun tahap klarifikasi tetap menjadi langkah awal. “Secara prinsip, pemberhentian kepala desa atas permintaan sendiri itu diusulkan oleh BPD kepada bupati melalui camat. Tapi sebelum masuk proses formal, kami tabayun dulu. Tadi seluruh anggota BPD dan perangkat desa justru meminta Mbah Kades tetap bertahan sampai masa jabatan selesai pada 2027,” kata Eka.

Eka menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Sigit. “Keputusan tetap kami serahkan ke Mbah Kades. Kalau jadi mengundurkan diri, BPD yang akan mengusulkan pemberhentiannya ke bupati. Tapi kalau tidak jadi, surat yang sudah dikirim harus diklarifikasi, termasuk yang sudah terlanjur beredar,” imbuhnya.

Soal alasan pengunduran diri, Eka menyebut Sigit belum menjelaskan secara detail. “Beliau tidak menyampaikan alasannya secara gamblang, hanya seperti yang tertulis di surat yakni merasa tidak mampu. Tapi tadi seluruh perangkat dan BPD meminta beliau bertahan. Kami berharap keputusan bisa segera disampaikan agar ada kepastian”, tambahnya.

Dalam kesempatan terpisah, Sigit Supriyadi menegaskan bahwa pengunduran dirinya bukan karena masalah internal. “Kami tidak ada konflik dengan perangkat desa maupun BPD. Musyawarah tadi demi kebaikan bersama, demi cita-cita untuk kesejahteraan warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keputusan mundur berasal dari pertimbangan pribadi. “Saya merasa tidak mampu. Lebih baik saya merasa tidak mampu daripada merasa mampu. Itu proses, ada langkah-langkah yang harus ditempuh. Mudah-mudahan nanti semuanya lancar,”jelas Sigit.

Meski telah mengajukan pengunduran diri, ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi tanggung jawabnya selagi belum ada keputusan resmi. “Sebelum ada SK, saya tetap menjalankan hak dan kewajiban melayani warga. Semoga prosesnya nanti lancar,” pungkasnya. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Serbu Sembako Murah di Koperasi Merah Putih

    Warga Serbu Sembako Murah di Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Merah Putih (KMP). Hingga saat ini, sebanyak 10 dari total 27 koperasi yang ditargetkan sudah resmi beroperasi. KMP Kelurahan Demangan telah diresmikan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, pada Jumat (10/10/2025). Peluncuran koperasi tersebut disambut antusias masyarakat. Warga terlihat […]

    Bagikan
  • Berempati, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 081 Jenguk Prajurit yang Sakit

    Berempati, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 081 Jenguk Prajurit yang Sakit

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dua prajurit Korem 081/DSJ saat ini tengah dirawat di rumah sakit. Lettu Czi Siswanto dirawat di RS. DKT Madiun, sedangkan Lettu Inf Eka Adli Prayitno dirawat di RS. Soedono. Ketua Persit KCK Koorcab Rem 081 PD V/Brawijaya, Frieda Untoro berempati terhadap kondisi mereka. Bersama beberapa anggotanya, ia pun menjenguk keduanya. […]

    Bagikan
  • Laka Beruntun, Pejalan Kaki Tewas Usai Tertabrak Sepeda Motor dan Bus Sugeng Rahayu

    Laka Beruntun, Pejalan Kaki Tewas Usai Tertabrak Sepeda Motor dan Bus Sugeng Rahayu

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Maospati–Ngawi, tepatnya di sebelah selatan SPBU Karangrejo, Desa Prampelan, Kecamatan Karangrejo, Magetan Sabtu Pagi (31/5/2025). Insiden bermula saat D-W (27), pengendara Honda Vario AE-4045-HS, melaju dari arah selatan kearah Ngawi. Diduga kurang hati-hati, DW menabrak K (73), warga Kecamatan Karangrejo yang tengah jalan kaki. “Diduga […]

    Bagikan
  • Pemangkasan Dana Transfer 2026, Ini Langkah Pemkab Magetan

    Pemangkasan Dana Transfer 2026, Ini Langkah Pemkab Magetan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan harus bersiap dalam menghadapi penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026. Pemangkasan anggaran ini mendorong Pemkab agar menyiapkan langkah efisiensi yang strategis di berbagai sektor agar keuangan daerah tetap stabil. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Magetan, Muhtar Wakid, mengungkapkan bahwa berdasarkan […]

    Bagikan
  • Tari Keling, warisan budaya unik yang hanya bertahan di Dusun Mojo Ponorogo

    Tari Keling, warisan budaya unik yang hanya bertahan di Dusun Mojo Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di balik popularitas Reog Ponorogo, terdapat satu kesenian tradisi yang hingga kini masih bertahan dan hanya dapat ditemui di Dusun Mojo, Desa Singgahan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Kesenian tersebut adalah Tari Keling, sebuah pertunjukan rakyat yang memadukan unsur ritual, sejarah, dan filosofi yang diwariskan secara turun-temurun. Sebelum pertunjukan dimulai, seorang tokoh desa […]

    Bagikan
  • SILPA Magetan Masih Tinggi, DPRD Minta Perencanaan APBD Diperbaiki

    SILPA Magetan Masih Tinggi, DPRD Minta Perencanaan APBD Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Besarnya SILPA menjadi perhatian DPRD Kabupaten Magetan. Wakil Ketua DPRD Magetan, Suyatno, menilai tingginya SILPA perlu menjadi bahan evaluasi bersama antara legislatif dan eksekutif agar tidak terus berulang pada tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, masih tingginya SILPA dapat disebabkan oleh perencanaan yang kurang tepat maupun keterlambatan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) […]

    Bagikan
expand_less