Berita Terkini
Trending Tags

Soal Pengunduran Diri Kades Taji, Camat Karas Klarifikasi Perangkat dan BPD

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 158
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perangkat Desa Taji dan BPD memastikan kebenaran informasi mengenai Keputusan mendadak Kepala Desa Taji yang mengundurkan diri dari jabatannya, Foto: Jepretan Gambar

Sinergia | Magetan – Keputusan mendadak Kepala Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Sigit Supriyadi, untuk mengundurkan diri dari jabatannya memicu kehebohan publik. Surat pengunduran diri tertanggal 19 Desember 2025 itu beredar luas di media sosial, membuat warganet mempertanyakan alasan di balik langkah tersebut. Padahal, masa jabatan Sigit masih tersisa dua tahun lagi hingga 2027.

Merespons surat tersebut, Plt Camat Karas, Eka Radityo, segera mengumpulkan perangkat Desa Taji dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk memastikan kebenaran informasi. “Hari Jumat kemarin saya menerima salinan surat pengunduran diri itu. Setelah itu saya langsung berkomunikasi dengan pihak desa dan BPD, dan pagi ini kami lakukan klarifikasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pengunduran diri kepala desa secara formal harus melalui usulan resmi dari BPD kepada bupati, namun tahap klarifikasi tetap menjadi langkah awal. “Secara prinsip, pemberhentian kepala desa atas permintaan sendiri itu diusulkan oleh BPD kepada bupati melalui camat. Tapi sebelum masuk proses formal, kami tabayun dulu. Tadi seluruh anggota BPD dan perangkat desa justru meminta Mbah Kades tetap bertahan sampai masa jabatan selesai pada 2027,” kata Eka.

Eka menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Sigit. “Keputusan tetap kami serahkan ke Mbah Kades. Kalau jadi mengundurkan diri, BPD yang akan mengusulkan pemberhentiannya ke bupati. Tapi kalau tidak jadi, surat yang sudah dikirim harus diklarifikasi, termasuk yang sudah terlanjur beredar,” imbuhnya.

Soal alasan pengunduran diri, Eka menyebut Sigit belum menjelaskan secara detail. “Beliau tidak menyampaikan alasannya secara gamblang, hanya seperti yang tertulis di surat yakni merasa tidak mampu. Tapi tadi seluruh perangkat dan BPD meminta beliau bertahan. Kami berharap keputusan bisa segera disampaikan agar ada kepastian”, tambahnya.

Dalam kesempatan terpisah, Sigit Supriyadi menegaskan bahwa pengunduran dirinya bukan karena masalah internal. “Kami tidak ada konflik dengan perangkat desa maupun BPD. Musyawarah tadi demi kebaikan bersama, demi cita-cita untuk kesejahteraan warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keputusan mundur berasal dari pertimbangan pribadi. “Saya merasa tidak mampu. Lebih baik saya merasa tidak mampu daripada merasa mampu. Itu proses, ada langkah-langkah yang harus ditempuh. Mudah-mudahan nanti semuanya lancar,”jelas Sigit.

Meski telah mengajukan pengunduran diri, ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi tanggung jawabnya selagi belum ada keputusan resmi. “Sebelum ada SK, saya tetap menjalankan hak dan kewajiban melayani warga. Semoga prosesnya nanti lancar,” pungkasnya. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stok Hewan Kurban di Magetan Melimpah, Kambing Tetap Jadi Idola Jelang Iduladha

    Stok Hewan Kurban di Magetan Melimpah, Kambing Tetap Jadi Idola Jelang Iduladha

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, atmosfer kesiapan kurban mulai terasa di berbagai daerah. Di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) mencatat stok hewan kurban dipastikan aman, bahkan melimpah. “Jumlah permintaan tahun ini hampir sama seperti tahun lalu. Sekitar 3.100 ekor sapi, 14.000 kambing, dan 1.300 domba. Kami […]

    Bagikan
  • Dugaan Keracunan MBG di Ngawi, SPPG Kawu Belum Kantongi Sertifikat Laik Higieni

    Dugaan Keracunan MBG di Ngawi, SPPG Kawu Belum Kantongi Sertifikat Laik Higieni

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan kembali menimpa puluhan siswa SD dan SMP di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, setelah mereka menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (26/11/2025). Insiden tersebut memicu perhatian publik, terutama terkait standar kelayakan fasilitas yang menyiapkan ribuan porsi makanan bagi peserta didik. Fokus mengarah pada Satuan Pelayanan […]

    Bagikan
  • Terjun ke Sungai Bengawan, Upaya Akhiri Hidup Seorang Ibu Gagal Setelah Teriak Minta Tolong

    Terjun ke Sungai Bengawan, Upaya Akhiri Hidup Seorang Ibu Gagal Setelah Teriak Minta Tolong

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang wanita paruh baya terjun ke Sungai Bengawan Madiun pada Selasa pagi (22/07/2025). Namun, upaya mengakhiri hidup itu justru berbalik menjadi momen penyelamatan dramatis setelah sang korban menjerit meminta pertolongan. Wanita berinisial S, 54 tahun, warga Kecamatan Ngawi, diduga sengaja menceburkan diri ke sungai di wilayah Desa Kendung, Kecamatan Kwadungan. Niatnya […]

    Bagikan
  • SILPA Magetan Masih Tinggi, DPRD Minta Perencanaan APBD Diperbaiki

    SILPA Magetan Masih Tinggi, DPRD Minta Perencanaan APBD Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Besarnya SILPA menjadi perhatian DPRD Kabupaten Magetan. Wakil Ketua DPRD Magetan, Suyatno, menilai tingginya SILPA perlu menjadi bahan evaluasi bersama antara legislatif dan eksekutif agar tidak terus berulang pada tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, masih tingginya SILPA dapat disebabkan oleh perencanaan yang kurang tepat maupun keterlambatan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) […]

    Bagikan
  • Ribuan Pengunjung Nikmati Liburan di Kawasan PSC

    Ribuan Pengunjung Nikmati Liburan di Kawasan PSC

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun kini menjadi salah satu tempat wisata yang di padati pengunjung dari berbagai daerah. Terlebih pada momen libur lebaran saat ini, ribuan pengunjung menikmati suasana malam PSC dengan lampu-lampu hiasnya. Di PSC para wisatawan di manjakan dengan miniatur ikon dunia seperti Patung Liberty, Patung […]

    Bagikan
  • Progres Pengerjaan Baru 10 persen, Gedung Sekolah Rakyat terus Dikebut

    Progres Pengerjaan Baru 10 persen, Gedung Sekolah Rakyat terus Dikebut

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo– Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ponorogo terus dikebut. Meski baru dimulai beberapa hari lalu, proses renovasi gedung bekas Sentra Industri di Jalan Trunojoyo itu ditargetkan selesai pada akhir Juli 2025. Hingga Senin (7/7/2025), progres pembangunan baru mencapai sekitar 10 persen. Belum terlihat adanya sekat untuk ruang kelas maupun asrama siswa. Selain itu, […]

    Bagikan
expand_less