Berita Terkini
Trending Tags

Soal Pengunduran Diri Kades Taji, Camat Karas Klarifikasi Perangkat dan BPD

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 122
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perangkat Desa Taji dan BPD memastikan kebenaran informasi mengenai Keputusan mendadak Kepala Desa Taji yang mengundurkan diri dari jabatannya, Foto: Jepretan Gambar

Sinergia | Magetan – Keputusan mendadak Kepala Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Sigit Supriyadi, untuk mengundurkan diri dari jabatannya memicu kehebohan publik. Surat pengunduran diri tertanggal 19 Desember 2025 itu beredar luas di media sosial, membuat warganet mempertanyakan alasan di balik langkah tersebut. Padahal, masa jabatan Sigit masih tersisa dua tahun lagi hingga 2027.

Merespons surat tersebut, Plt Camat Karas, Eka Radityo, segera mengumpulkan perangkat Desa Taji dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk memastikan kebenaran informasi. “Hari Jumat kemarin saya menerima salinan surat pengunduran diri itu. Setelah itu saya langsung berkomunikasi dengan pihak desa dan BPD, dan pagi ini kami lakukan klarifikasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pengunduran diri kepala desa secara formal harus melalui usulan resmi dari BPD kepada bupati, namun tahap klarifikasi tetap menjadi langkah awal. “Secara prinsip, pemberhentian kepala desa atas permintaan sendiri itu diusulkan oleh BPD kepada bupati melalui camat. Tapi sebelum masuk proses formal, kami tabayun dulu. Tadi seluruh anggota BPD dan perangkat desa justru meminta Mbah Kades tetap bertahan sampai masa jabatan selesai pada 2027,” kata Eka.

Eka menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Sigit. “Keputusan tetap kami serahkan ke Mbah Kades. Kalau jadi mengundurkan diri, BPD yang akan mengusulkan pemberhentiannya ke bupati. Tapi kalau tidak jadi, surat yang sudah dikirim harus diklarifikasi, termasuk yang sudah terlanjur beredar,” imbuhnya.

Soal alasan pengunduran diri, Eka menyebut Sigit belum menjelaskan secara detail. “Beliau tidak menyampaikan alasannya secara gamblang, hanya seperti yang tertulis di surat yakni merasa tidak mampu. Tapi tadi seluruh perangkat dan BPD meminta beliau bertahan. Kami berharap keputusan bisa segera disampaikan agar ada kepastian”, tambahnya.

Dalam kesempatan terpisah, Sigit Supriyadi menegaskan bahwa pengunduran dirinya bukan karena masalah internal. “Kami tidak ada konflik dengan perangkat desa maupun BPD. Musyawarah tadi demi kebaikan bersama, demi cita-cita untuk kesejahteraan warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keputusan mundur berasal dari pertimbangan pribadi. “Saya merasa tidak mampu. Lebih baik saya merasa tidak mampu daripada merasa mampu. Itu proses, ada langkah-langkah yang harus ditempuh. Mudah-mudahan nanti semuanya lancar,”jelas Sigit.

Meski telah mengajukan pengunduran diri, ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi tanggung jawabnya selagi belum ada keputusan resmi. “Sebelum ada SK, saya tetap menjalankan hak dan kewajiban melayani warga. Semoga prosesnya nanti lancar,” pungkasnya. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 741 Personel Disiagakan, Polres Madiun Kota Siap Laksanakan Ops Ketupat Semeru 2026 

    741 Personel Disiagakan, Polres Madiun Kota Siap Laksanakan Ops Ketupat Semeru 2026 

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 741 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri di wilayah Kota Madiun. Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di halaman Mako Polres Madiun Kota, Kamis (12/3/2026) sore. Apel tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, serta berbagai instansi terkait […]

    Bagikan
  • Hama Wereng Serang Sawah Petani Ponorogo, Potensi Gagal Panen Tak Terhindarkan

    Hama Wereng Serang Sawah Petani Ponorogo, Potensi Gagal Panen Tak Terhindarkan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Serangan hama wereng kembali menghantui para petani di Kabupaten Ponorogo. Sedikitnya delapan hektar dari total sebelas hektar lahan pertanian di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, rusak parah hingga menyebabkan tanaman padi gagal panen alias puso. Kondisi ini dikeluhkan para petani karena terjadi begitu cepat dan luas. Dalam hitungan malam, petak-petak sawah berubah […]

    Bagikan
  • Puluhan Satwa Liar Diselamatkan, JSI Serahkan 34 Ekor ke BBKSDA Jatim

    Puluhan Satwa Liar Diselamatkan, JSI Serahkan 34 Ekor ke BBKSDA Jatim

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 34 ekor satwa liar berhasil dievakuasi dari wilayah Madiun dan sekitarnya sepanjang November 2025. Penyerahan satwa dilakukan pada Kamis (27/11/2025) oleh organisasi Jaga Satwa Indonesia (JSI) beralamat di Kelurahan Patihan, Kota Madiun, kepada Balai Besar KSDA Jawa Timur melalui Bidang KSDA Wilayah I Madiun. Dari total satwa yang dievakuasi, […]

    Bagikan
  • Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Bupati Madiun: “Kami Adalah Korban, Bukan Sarang PKI”

    Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Bupati Madiun: “Kami Adalah Korban, Bukan Sarang PKI”

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Kecamatan Wungu, Rabu (01/10/2025). Monumen yang berada di lereng Gunung Wilis itu merupakan lokasi pembantaian para tokoh masyarakat, kiai, serta anggota TNI-Polri pada tragedi Madiun 1948. Dalam upacara tersebut, Bupati Madiun […]

    Bagikan
  • Wisatawan Asal Ponorogo Meninggal Mendadak di Telaga Sarangan

    Wisatawan Asal Ponorogo Meninggal Mendadak di Telaga Sarangan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketenangan lokasi wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, terusik dengan insiden mengejutkan pada Minggu (9/11/2025) siang. Seorang wisatawan asal Ponorogo, Wahyu Eko Apriliyono (34), ditemukan tak sadarkan diri di pinggir jalan kawasan tikungan selatan Hotel Kintamani. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Plaosan, namun nyawanya tak tertolong. Peristiwa itu bermula saat Wahyu datang […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025

    Polres Madiun Kota Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar Apel Pasukan dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2025 di halaman Mapolres Madiun Kota, Senin (17/11/2025). Apel dipimpin langsung Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, dan diikuti jajaran PJU Polres, Kapolsek se-Kota Madiun, personel TNI–Polri, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kota Madiun. Dengan mengusung tema “Terwujudnya […]

    Bagikan
expand_less