Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Anggaran Pembangunan RTLH Yang Bersumber APBD Tidak Terdampak Efisiensi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi rumah Maidi, warga Desa Kedungrejo, Balerejo yang masuk kategori tak layak huni, Foto : Dana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Program Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) di Kabupaten Madiun dipastikan tidak terhalang efisiensi. Sebanyak 221 unit RTLH rencananya akan ditangani menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat mencatat terdapat 8.489 unit RTLH yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Madiun. 

“Paling banyak ada di Pilangkenceng, Balerejo, Gemarang, Kare, Saradan, untuk bagian selatan sudah mulai banyak peningkatan,” kata Kepala Disperkim Kabupaten Madiun, Hari Pitojo Senin ( 24/2/2025).

Guna mengentaskan RTLH di wilayah Kabupaten Madiun, Hari menyebutkan ada ribuan unit RTLH akan ditangani tahun ini. 

 “Kemudian kami mengusulkan 3.500 unit RTLH untuk mendapat bantuan dari APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara),” terangnya.

Sementara itu, sebanyak 50 unit RTLH rencananya akan ditangani menggunakan dana corporate social responsibility (CSR). Adapun untuk nominal bantuan masing-masing unit RTLH baik dari pemerintah pusat, daerah maupun perusahaan swasta sama, sebesar Rp 20 juta per unit. 

“Kalau dari APBD sesuai surat edaran tidak termasuk kategori yang perlu di efisiensi anggaran, jadi tetap. Hanya untuk bantuan dari pusat ini masih menunggu keputusan pasca efisiensi anggaran di pusat,” jelasnya.

“Jadwal pelaksanaannya menunggu selesainya proses efisiensi anggaran, nanti sistem pengerjaannya dilakukan secara swadaya masyarakat,” tandas Hari.

Untuk diketahui, pada tahun lalu jumlah RTLH yang sudah ditangani sebanyak 1.906 unit dengan masing-masing nominal bantuan sebesar Rp 20 juta per unit. 

Rinciannya, sejumlah 1.493 unit ditangani menggunakan APBN, 250 unit ditangani menggunakan APBD. Selin itu ada 46 unit menggunakan dana CSR dan 117 unit mendapat bantuan anggaran dari Kodim Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pick Up Terperosok ke Jurang di Ponorogo, Diduga Sopir Mengantuk

    Pick Up Terperosok ke Jurang di Ponorogo, Diduga Sopir Mengantuk

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah kendaraan pick up yang dikemudikan Agus (37), warga Desa Banaran, Kecamatan Pulung, terjun ke jurang sedalam tiga meter di Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Kamis pagi (30/10/2025). Beruntung, pengemudi selamat dan hanya mengalami luka ringan. Kecelakaan tunggal itu terjadi saat kendaraan melaju dari arah Kesugihan menuju Pulung. Diduga, sopir mengantuk […]

    Bagikan
  • Terancam Non Job, Kepala DLH Ponorogo Ajukan Sanggahan ke Bupati

    Terancam Non Job, Kepala DLH Ponorogo Ajukan Sanggahan ke Bupati

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Teka-teki terkait pejabat eselon 2 di lingkungan Pemkab Ponorogo yang terancam sanksi non-job terungkap. Sosok itu adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Gulang Winarno. Gulang terancam dicopot dari jabatannya karena diduga melanggar netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pilkada serentak 2024 lalu. Surat Keputusan (SK) Bupati Ponorogo tentang hukuman […]

    Bagikan
  • LKPJ 2025 Kota Madiun, SiLPA Tercatat Rp. 113 Miliar, Legislatif Bakal Bentuk Pansus

    LKPJ 2025 Kota Madiun, SiLPA Tercatat Rp. 113 Miliar, Legislatif Bakal Bentuk Pansus

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun menyampaikan Nota Penjelasan atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Jumat (27/3/2026). Dalam laporan tersebut, realisasi pendapatan daerah tercatat melampaui target yang telah ditetapkan. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menjelaskan bahwa […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Datangi SPPG Mejayan Usai Dikenai Suspend BGN

    Dinkes Madiun Datangi SPPG Mejayan Usai Dikenai Suspend BGN

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun —  17 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Timur dihentikan operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Salah satunya SPPG Mejayan, Kabupaten Madiun. Dapur tersebut selama ini menyuplai makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sejumlah sekolah dasar dan menengah di wilayah setempat. Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Targetkan Stunting Turun Jadi 4 Persen

    Pemkab Ponorogo Targetkan Stunting Turun Jadi 4 Persen

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menargetkan angka prevalensi stunting turun hingga 4 persen pada 2025. Saat ini, prevalensi stunting di Bumi Reog masih berada di angka 8 persen atau sekitar 3.000 anak mengalami kekerdilan. Target tersebut disampaikan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam pertemuan koordinasi fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) yang digelar Dinas […]

    Bagikan
  • Teror ‘Pocong Jadi-Jadian’ di Magetan Terungkap, Ternyata Lima Pelajar SMP

    Teror ‘Pocong Jadi-Jadian’ di Magetan Terungkap, Ternyata Lima Pelajar SMP

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi teror “pocong jadi-jadian” yang sempat membuat resah warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Polisi memastikan sosok yang terekam dalam foto dan video yang beredar di media sosial tersebut bukan makhluk gaib. Melainkan ulah lima pelajar SMP yang membuat konten demi mengikuti tren di media sosial. Sebelumnya, warga […]

    Bagikan
expand_less