Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Anak Dimulai dari Orang Tua

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 232
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kota Madiun gelar kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter Anak Melalui Sinergi PAUD dan
orang tua, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Peran orang tua dinilai memiliki pengaruh besar dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan anak sejak usia dini. Pembentukan karakter anak tidak hanya diperoleh melalui pendidikan formal di satuan PAUD, tetapi juga melalui keteladanan nyata yang ditunjukkan orang tua dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Seperiti langkah Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pendidikan dalam kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter Anak Melalui Sinergi Peran Bunda PAUD dan Orang Tua di Ballroom The Sun Hotel, Selasa (23/12/2025).

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh orang tua murid, pengelola PAUD dan TK, hingga kepala sekolah SD dan SMP negeri maupun swasta, Wali Kota Madiun, Maidi menekankan agar orang tua lebih peduli terhadap tumbuh kembang dan karakter anak mereka. “Jadi karakter anak itu harus diberikan sejak dini. Penguatan karakter itu tidak lepas dari guru ataupun orang tua. Itu sangat penting untuk pendidikan kedepan,” tegas Maidi.

Karakter anak harus berlandaskan pada norma agama dan sorma sosial. Mental dan etika anak yang terbentuk sejak dini dinilai sangat penting untuk masa depan bangsa. “Karakter dan mental anak itu harusnya sesuai dengan agama yang dianut. Sesuai dengan norma-norma Pancasila. Jika semuanya sudah dilakukan, Insya Allah pastik kedepannya akan lebih baik,” imbuhnya.

Image Not Found
Wali kota bersama Bunda Paud saat menghadiri acara Penguatan Pendidikan Karakter Anak, Foto : Istimewa

Pendidikan akan tidak hanya soal akademik, namun karakter menjadi hal yang tidak kalah penting. Karena dengan karakter anak yang baik disertai akademik yang bagus, maka peluang untuk lebih maju kedepannya sangat terbuka.

“Pemerintah sudah memberikan berbagai program pendidikan, mulai laptop hingga biaya kuliah. Jadi, disinilah anak saat di rumah harus diberikan pemahaman tentang etika hingga norma-norma teladan dari orang tua,” pungkas Maidi.

Bunda PAUD Kota Madiun, Yuni Setyawati Maidi mengungkapkan peran orang tua sangat penting. Pendidikan karakter berangkat dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Bagian dari kolaborasi pemerintah daerah bersama sekolah maupun orang tua. Kami mengajak para orang tua untuk ikut memberikan teladan dan contoh karakter yang baik kepada anaknya,” ujarnya.

Menurutnya, nilai tanggung jawab dan disiplin harus dibiasakan sejak anak berada di rumah. Hal itu dinilai sangat penting lantaran kebersamaan anak dengan orang tua memiliki waktu lebih panjang dibandingkan anak dengan gurunya.

“Mari kita sama-sama memberikan yang terbaik bagi anak-anak. Perkuat teladan serta karakter anak untuk generasi emas 2045 mendatang,” tutupnya.

Sementara itu, Kepada Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati menyatakan pendidikan karakter menjadi pondasi utama untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Anak-anak nantinya akan menjadi pemegang tongkat estafet kepemimpinan dalam pembangunan daerah.

“Sejak dini Dinas Pendidikan selalu mengawal pentingnya karakter anak-anak. Sebagai generasi penerus, pemegang tongkat estafet kepemimpinan ini harus benar-benar kita siapkan. Tidak hanya dari sisi IQ saja, tetapi harus integritas dan ahklaknya juga harus bagus,” terang Lismawati.

Menurut Lismawati, kedepan tidak hanya sisi akademik yang menjadi perhitungan. Tetapi akademik yang baik harus diimbangi dengan kareakter yang baik pula. “Adab yang bai. Harus menjadi hal tersebut. Sehingga Dinas Pendidikan sejak awal selalu mengawal dimana anak-anak ini diperkuat pondasinya untuk pendidikan karakter,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya telah menerapkan pembiasaan karakter di seluruh sekolah bagi anak-anak yang konsisten. Hal itu agar mereka dapat lebih paham serta menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Di sekolah sudah kami biasakan untuk pembiasaan pendidikan karakter, seperti kegiatan Jumat religi sesuai agama masing-masing. Dan pendidikan karakter lainnya dari para guru. Tujuannya untuk membangun karakter religius dan akhlak yang baik sejak dini,” pugnkasnya.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Pencarian Korban Hanyut, Tim SAR Terjunkan Perahu Karet Susur Sungai

    Operasi Pencarian Korban Hanyut, Tim SAR Terjunkan Perahu Karet Susur Sungai

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Operasi pencarian terhadap Bani, warga Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Ponorogo yang hanyut di Sungai Keling, memasuki hari kedua, Rabu (21/05/2025). Puluhan relawan dikerahkan dalam operasi SAR untuk menemukan korban yang diduga tenggelam sejak Selasa (20/05/2025) sore. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, menyampaikan bahwa proses pencarian terus berlanjut […]

    Bagikan
  • Hati-Hati Penipuan Berkedok Investasi, Korban Rugi Miliar Rupiah

    Hati-Hati Penipuan Berkedok Investasi, Korban Rugi Miliar Rupiah

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Berhati-hatilah memilih investasi. Alih-alih untung, malah berujung buntung. Sejumlah warga mendatangi Satreskrim Polres Madiun Kota pada Senin (03/03/2025) lantaran menjadi korban penipuan yang berkedok investasi. Bahkan, terduga pelaku sampai menipu korban hingga miliaran rupiah. ‘’Karena ada indikasi penipuan, saya bersama korban lainnya lapor ke Polres Madiun Kota. Iming-imingnya itu investasi […]

    Bagikan
  • Dua Guru Besar Baru Resmi Dikukuhkan, UNIPMA Perkuat Mutu Akademik Perguruan Tinggi

    Dua Guru Besar Baru Resmi Dikukuhkan, UNIPMA Perkuat Mutu Akademik Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) mengukuhkan dua Guru Besar baru pada Kamis (06/11/2025) di Graha Cendekia UNIPMA. Keduanya, adalah Prof. Dr. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd. (Profesor atau Guru Besar di Bidang Ilmu Pembelajaran Bahasa dan Sastra) dan Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd. (Profesor di Bidang Ilmu Inovasi Pembelajaran Biosains). Dengan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Masih Tanggung Utang Iuran JKN Rp6 Miliar, Dampak Aturan Berlaku Surut dan Tekanan Fiskal

    Pemkab Magetan Masih Tanggung Utang Iuran JKN Rp6 Miliar, Dampak Aturan Berlaku Surut dan Tekanan Fiskal

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan masih memiliki kewajiban membayar tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada BPJS Kesehatan senilai sekitar Rp6 miliar. Kewajiban tersebut menjadi salah satu konsekuensi tekanan fiskal yang dihadapi daerah setelah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat dalam beberapa tahun terakhir. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) […]

    Bagikan
  • Pelaksanaan Pertama Makan Bergizi Gratis di Ponorogo

    Pelaksanaan Pertama Makan Bergizi Gratis di Ponorogo

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 161
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Program Makan Bergizi Gratis yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Ponorogo telah sukses dilaksanakan. Sebelumnya, program ini telah diuji coba dengan target penerima yang mencakup pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Pada pelaksanaan pertamanya, sebanyak 3.000 porsi makanan bergizi dibagikan kepada masyarakat Ponorogo. Anggota TNI dari Kodim 0802 Ponorogo, bekerja sama […]

    Bagikan
  • Demo Tak Jadi Digelar di Kejari Magetan, MAKI Ubah Haluan Lapor ke Kejati Jatim

    Demo Tak Jadi Digelar di Kejari Magetan, MAKI Ubah Haluan Lapor ke Kejati Jatim

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan yang sebelumnya santer diberitakan, akhirnya tak muncul di lapangan. Massa yang diklaim mencapai ratusan orang tak terlihat dan memunculkan tanda tanya di publik. Batal, ditunda, atau justru hilang momentum. Koordinator MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menegaskan bahwa absennya aksi […]

    Bagikan
expand_less