Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Anak Dimulai dari Orang Tua

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 94
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kota Madiun gelar kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter Anak Melalui Sinergi PAUD dan
orang tua, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Peran orang tua dinilai memiliki pengaruh besar dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan anak sejak usia dini. Pembentukan karakter anak tidak hanya diperoleh melalui pendidikan formal di satuan PAUD, tetapi juga melalui keteladanan nyata yang ditunjukkan orang tua dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Seperiti langkah Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pendidikan dalam kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter Anak Melalui Sinergi Peran Bunda PAUD dan Orang Tua di Ballroom The Sun Hotel, Selasa (23/12/2025).

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh orang tua murid, pengelola PAUD dan TK, hingga kepala sekolah SD dan SMP negeri maupun swasta, Wali Kota Madiun, Maidi menekankan agar orang tua lebih peduli terhadap tumbuh kembang dan karakter anak mereka. “Jadi karakter anak itu harus diberikan sejak dini. Penguatan karakter itu tidak lepas dari guru ataupun orang tua. Itu sangat penting untuk pendidikan kedepan,” tegas Maidi.

Karakter anak harus berlandaskan pada norma agama dan sorma sosial. Mental dan etika anak yang terbentuk sejak dini dinilai sangat penting untuk masa depan bangsa. “Karakter dan mental anak itu harusnya sesuai dengan agama yang dianut. Sesuai dengan norma-norma Pancasila. Jika semuanya sudah dilakukan, Insya Allah pastik kedepannya akan lebih baik,” imbuhnya.

Image Not Found
Wali kota bersama Bunda Paud saat menghadiri acara Penguatan Pendidikan Karakter Anak, Foto : Istimewa

Pendidikan akan tidak hanya soal akademik, namun karakter menjadi hal yang tidak kalah penting. Karena dengan karakter anak yang baik disertai akademik yang bagus, maka peluang untuk lebih maju kedepannya sangat terbuka.

“Pemerintah sudah memberikan berbagai program pendidikan, mulai laptop hingga biaya kuliah. Jadi, disinilah anak saat di rumah harus diberikan pemahaman tentang etika hingga norma-norma teladan dari orang tua,” pungkas Maidi.

Bunda PAUD Kota Madiun, Yuni Setyawati Maidi mengungkapkan peran orang tua sangat penting. Pendidikan karakter berangkat dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Bagian dari kolaborasi pemerintah daerah bersama sekolah maupun orang tua. Kami mengajak para orang tua untuk ikut memberikan teladan dan contoh karakter yang baik kepada anaknya,” ujarnya.

Menurutnya, nilai tanggung jawab dan disiplin harus dibiasakan sejak anak berada di rumah. Hal itu dinilai sangat penting lantaran kebersamaan anak dengan orang tua memiliki waktu lebih panjang dibandingkan anak dengan gurunya.

“Mari kita sama-sama memberikan yang terbaik bagi anak-anak. Perkuat teladan serta karakter anak untuk generasi emas 2045 mendatang,” tutupnya.

Sementara itu, Kepada Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati menyatakan pendidikan karakter menjadi pondasi utama untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Anak-anak nantinya akan menjadi pemegang tongkat estafet kepemimpinan dalam pembangunan daerah.

“Sejak dini Dinas Pendidikan selalu mengawal pentingnya karakter anak-anak. Sebagai generasi penerus, pemegang tongkat estafet kepemimpinan ini harus benar-benar kita siapkan. Tidak hanya dari sisi IQ saja, tetapi harus integritas dan ahklaknya juga harus bagus,” terang Lismawati.

Menurut Lismawati, kedepan tidak hanya sisi akademik yang menjadi perhitungan. Tetapi akademik yang baik harus diimbangi dengan kareakter yang baik pula. “Adab yang bai. Harus menjadi hal tersebut. Sehingga Dinas Pendidikan sejak awal selalu mengawal dimana anak-anak ini diperkuat pondasinya untuk pendidikan karakter,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya telah menerapkan pembiasaan karakter di seluruh sekolah bagi anak-anak yang konsisten. Hal itu agar mereka dapat lebih paham serta menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Di sekolah sudah kami biasakan untuk pembiasaan pendidikan karakter, seperti kegiatan Jumat religi sesuai agama masing-masing. Dan pendidikan karakter lainnya dari para guru. Tujuannya untuk membangun karakter religius dan akhlak yang baik sejak dini,” pugnkasnya.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pelunasan biaya haji tahap pertama untuk Kabupaten Magetan telah berakhir pada 23 Desember 2025. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, menyampaikan perkembangan terbaru terkait jumlah jemaah yang telah melunasi maupun yang belum menyelesaikan kewajibannya. Ida menjelaskan, dari 415 jemaah yang berhak melunasi, tercatat 361 jemaah telah […]

    Bagikan
  • KPU Kota Madiun Coklit Data 28 Pemilih Berusia Lebih dari Seabad

    KPU Kota Madiun Coklit Data 28 Pemilih Berusia Lebih dari Seabad

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pencocokan dan penelitian (coklit) terbatas yang digelar KPU Kota Madiun pada 29–30 September 2025 menghasilkan temuan menarik. Tercatat, sejumlah warga yang usianya sudah melampaui satu abad. Ketua KPU Kota Madiun, Pita Anjarsari, menjelaskan bahwa pihaknya menerima 28 data pemilih tidak valid dari KPU RI untuk diverifikasi. Dalam data itu, sejumlah […]

    Bagikan
  • Sertijab Wali Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Bakal Tancap Gas

    Sertijab Wali Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Bakal Tancap Gas

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Serah terima jabatan (Sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun resmi dilaksanakan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Senin (3/3/2025). Dari Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto kepada Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun. Sertijab yang digelar di Gedung Paripurna ini dipimpin […]

    Bagikan
  • Kesigapan Polres Ponorogo Bantu Kendaraan Pemudik yang Mogok

    Kesigapan Polres Ponorogo Bantu Kendaraan Pemudik yang Mogok

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jumlah kendaraan arus balik di wilayah Kabupaten Ponorogo mulai mengalami peningkatan. Personil Polres Ponorogo telah disiagakan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi kemacetan hingga gangguan lalu lintas. Seperti kesigapan Polres Ponorogo membantu salah satu pemudik yang mengalami mogok kendaraan di jalur protokol Ponorogo–Madiun pada Jumat (04/04/2025). Ismianto, warga Blora Jawa Tengah, […]

    Bagikan
  • Akses Vital Warga, Menanti Rencana Perbaikan Jembatan di Desa Ngale dan Desa Sugihwaras

    Akses Vital Warga, Menanti Rencana Perbaikan Jembatan di Desa Ngale dan Desa Sugihwaras

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Banjir bandang yang terjadi di akhir bulan Januari lalu,  sangat dirasakan dampaknya bagi masyarakat di Dusun Josaren Desa Sugihwaras Kecamatan Saradan dan di Dusun/Desa Ngale Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Rusaknya infrastruktur yang selama ini dijadikan akses jalan warga tersebut tak luput dari perhatian Legislatif.  Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Sahkan PAPBD 2025 dengan Defisit Rp. 109,6 Miliar

    DPRD Magetan Sahkan PAPBD 2025 dengan Defisit Rp. 109,6 Miliar

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPRD Kabupaten Magetan akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Tahun Anggaran 2025. Keputusan itu diambil dalam rapat paripurna pada Selasa (30/9/2025), meski dalam dokumen anggaran masih tercatat defisit sebesar Rp109,6 miliar. Berdasarkan ringkasan dokumen, pendapatan daerah setelah perubahan mencapai Rp1,98 triliun atau turun […]

    Bagikan
expand_less