Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags

Pemkot Madiun Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Anak Dimulai dari Orang Tua

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 283
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kota Madiun gelar kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter Anak Melalui Sinergi PAUD dan
orang tua, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Peran orang tua dinilai memiliki pengaruh besar dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan anak sejak usia dini. Pembentukan karakter anak tidak hanya diperoleh melalui pendidikan formal di satuan PAUD, tetapi juga melalui keteladanan nyata yang ditunjukkan orang tua dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Seperiti langkah Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pendidikan dalam kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter Anak Melalui Sinergi Peran Bunda PAUD dan Orang Tua di Ballroom The Sun Hotel, Selasa (23/12/2025).

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh orang tua murid, pengelola PAUD dan TK, hingga kepala sekolah SD dan SMP negeri maupun swasta, Wali Kota Madiun, Maidi menekankan agar orang tua lebih peduli terhadap tumbuh kembang dan karakter anak mereka. “Jadi karakter anak itu harus diberikan sejak dini. Penguatan karakter itu tidak lepas dari guru ataupun orang tua. Itu sangat penting untuk pendidikan kedepan,” tegas Maidi.

Karakter anak harus berlandaskan pada norma agama dan sorma sosial. Mental dan etika anak yang terbentuk sejak dini dinilai sangat penting untuk masa depan bangsa. “Karakter dan mental anak itu harusnya sesuai dengan agama yang dianut. Sesuai dengan norma-norma Pancasila. Jika semuanya sudah dilakukan, Insya Allah pastik kedepannya akan lebih baik,” imbuhnya.

Image Not Found
Wali kota bersama Bunda Paud saat menghadiri acara Penguatan Pendidikan Karakter Anak, Foto : Istimewa

Pendidikan akan tidak hanya soal akademik, namun karakter menjadi hal yang tidak kalah penting. Karena dengan karakter anak yang baik disertai akademik yang bagus, maka peluang untuk lebih maju kedepannya sangat terbuka.

“Pemerintah sudah memberikan berbagai program pendidikan, mulai laptop hingga biaya kuliah. Jadi, disinilah anak saat di rumah harus diberikan pemahaman tentang etika hingga norma-norma teladan dari orang tua,” pungkas Maidi.

Bunda PAUD Kota Madiun, Yuni Setyawati Maidi mengungkapkan peran orang tua sangat penting. Pendidikan karakter berangkat dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Bagian dari kolaborasi pemerintah daerah bersama sekolah maupun orang tua. Kami mengajak para orang tua untuk ikut memberikan teladan dan contoh karakter yang baik kepada anaknya,” ujarnya.

Menurutnya, nilai tanggung jawab dan disiplin harus dibiasakan sejak anak berada di rumah. Hal itu dinilai sangat penting lantaran kebersamaan anak dengan orang tua memiliki waktu lebih panjang dibandingkan anak dengan gurunya.

“Mari kita sama-sama memberikan yang terbaik bagi anak-anak. Perkuat teladan serta karakter anak untuk generasi emas 2045 mendatang,” tutupnya.

Sementara itu, Kepada Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati menyatakan pendidikan karakter menjadi pondasi utama untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Anak-anak nantinya akan menjadi pemegang tongkat estafet kepemimpinan dalam pembangunan daerah.

“Sejak dini Dinas Pendidikan selalu mengawal pentingnya karakter anak-anak. Sebagai generasi penerus, pemegang tongkat estafet kepemimpinan ini harus benar-benar kita siapkan. Tidak hanya dari sisi IQ saja, tetapi harus integritas dan ahklaknya juga harus bagus,” terang Lismawati.

Menurut Lismawati, kedepan tidak hanya sisi akademik yang menjadi perhitungan. Tetapi akademik yang baik harus diimbangi dengan kareakter yang baik pula. “Adab yang bai. Harus menjadi hal tersebut. Sehingga Dinas Pendidikan sejak awal selalu mengawal dimana anak-anak ini diperkuat pondasinya untuk pendidikan karakter,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya telah menerapkan pembiasaan karakter di seluruh sekolah bagi anak-anak yang konsisten. Hal itu agar mereka dapat lebih paham serta menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Di sekolah sudah kami biasakan untuk pembiasaan pendidikan karakter, seperti kegiatan Jumat religi sesuai agama masing-masing. Dan pendidikan karakter lainnya dari para guru. Tujuannya untuk membangun karakter religius dan akhlak yang baik sejak dini,” pugnkasnya.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ceria Tanpa Gawai, Ratusan Anak Ponorogo Ikut Lomba Permainan Tradisional

    Ceria Tanpa Gawai, Ratusan Anak Ponorogo Ikut Lomba Permainan Tradisional

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya anak-anak yang lebih akrab dengan gawai (red: perangkat elektronik seperti ponsel pintar, tablet, atau komputer), ratusan siswa sekolah dasar di Ponorogo justru punya cara berbeda untuk bersenang-senang. Mereka diajak bernostalgia lewat permainan tradisional yang dulu sempat akrab di masa kecil banyak orang. Kegiatan bertajuk Loka Permainan Tradisional ini […]

    Bagikan
  • Mengenal Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Nahkoda Baru Korem 081/DSJ

    Mengenal Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Nahkoda Baru Korem 081/DSJ

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 902
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Komandan Korem 081 Dhirot Saha Jaya akhirnya terjawab. Kolonel Arm Untoro Hariyanto resmi menjabat sebagai Danrem 081/DSJ. Prosesi penyerahan jabatan dipimpin oleh Pangdam V/ Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin di Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/2/2025). Mayjen TNI Rudy Saladin menilai Kolonel Arm Untoro akan dapat menindaklanjuti apa yang […]

    Bagikan
  • Pemangkasan Transfer Keuangan Daerah, Pemkab Madiun Siapkan Strategi Efisiensi Anggaran 2026

    Pemangkasan Transfer Keuangan Daerah, Pemkab Madiun Siapkan Strategi Efisiensi Anggaran 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bakal melakukan efisiensi besar-besaran pada tahun anggaran 2026. Langkah ini diambil setelah adanya pergeseran dan pemangkasan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat senilai sekitar Rp. 228 miliar. Kondisi itu diungkapkan Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam Rapat Koordinasi Penganggaran APBD Tahun Anggaran 2026 dan Evaluasi […]

    Bagikan
  • Penganiayaan Anak Dibawah Umur, Pemilik Bengkel di Magetan Ditangkap Polisi

    Penganiayaan Anak Dibawah Umur, Pemilik Bengkel di Magetan Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan menetapkan Bambang Suprianto (46), pemilik bengkel truk di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, sebagai tersangka kasus penganiayaan berat terhadap anak di bawah umur. Itu setelah video memperlihatkan pelaku memukul seorang bocah dengan besi dan selang dalam kondisi tangan serta kaki terikat tersebar luas di media sosial. Penangkapan dilakukan setelah […]

    Bagikan
  • Dua Rombongan Jemaah Umrah Sindo Wisata Ulul Azmi Memulai Perjalanan Suci ke Tanah Suci

    Dua Rombongan Jemaah Umrah Sindo Wisata Ulul Azmi Memulai Perjalanan Suci ke Tanah Suci

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Asrama Haji Kota Madiun menjadi titik awal sebelum 2 rombongan bus umrah Sindo Wisata Haji Ulul Azmi berangkat ke Tanah Suci. Minggu, 16 Februari 2025, pukul 1 dini hari, dengan membawa koper bawaan mereka, jemaah umrah Sindo Wisata Madiun ini mulai berdatangan. Satu persatu koper diterima oleh tim Sindo Wisata […]

    Bagikan
  • Karnaval Unik di Magetan, Puluhan Mesin Penggiling Padi Dihias Nuansa Kemerdekaan

    Karnaval Unik di Magetan, Puluhan Mesin Penggiling Padi Dihias Nuansa Kemerdekaan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemandangan tak biasa mewarnai perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Puluhan mesin penggiling padi keliling atau huler disulap menjadi kendaraan karnaval dan diarak menyusuri jalan desa. Sedikitnya 40 unit huler keliling ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mesin-mesin yang sehari-hari digunakan untuk menggiling […]

    Bagikan
expand_less