Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Anak Dimulai dari Orang Tua

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 206
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kota Madiun gelar kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter Anak Melalui Sinergi PAUD dan
orang tua, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Peran orang tua dinilai memiliki pengaruh besar dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan anak sejak usia dini. Pembentukan karakter anak tidak hanya diperoleh melalui pendidikan formal di satuan PAUD, tetapi juga melalui keteladanan nyata yang ditunjukkan orang tua dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Seperiti langkah Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pendidikan dalam kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter Anak Melalui Sinergi Peran Bunda PAUD dan Orang Tua di Ballroom The Sun Hotel, Selasa (23/12/2025).

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh orang tua murid, pengelola PAUD dan TK, hingga kepala sekolah SD dan SMP negeri maupun swasta, Wali Kota Madiun, Maidi menekankan agar orang tua lebih peduli terhadap tumbuh kembang dan karakter anak mereka. “Jadi karakter anak itu harus diberikan sejak dini. Penguatan karakter itu tidak lepas dari guru ataupun orang tua. Itu sangat penting untuk pendidikan kedepan,” tegas Maidi.

Karakter anak harus berlandaskan pada norma agama dan sorma sosial. Mental dan etika anak yang terbentuk sejak dini dinilai sangat penting untuk masa depan bangsa. “Karakter dan mental anak itu harusnya sesuai dengan agama yang dianut. Sesuai dengan norma-norma Pancasila. Jika semuanya sudah dilakukan, Insya Allah pastik kedepannya akan lebih baik,” imbuhnya.

Image Not Found
Wali kota bersama Bunda Paud saat menghadiri acara Penguatan Pendidikan Karakter Anak, Foto : Istimewa

Pendidikan akan tidak hanya soal akademik, namun karakter menjadi hal yang tidak kalah penting. Karena dengan karakter anak yang baik disertai akademik yang bagus, maka peluang untuk lebih maju kedepannya sangat terbuka.

“Pemerintah sudah memberikan berbagai program pendidikan, mulai laptop hingga biaya kuliah. Jadi, disinilah anak saat di rumah harus diberikan pemahaman tentang etika hingga norma-norma teladan dari orang tua,” pungkas Maidi.

Bunda PAUD Kota Madiun, Yuni Setyawati Maidi mengungkapkan peran orang tua sangat penting. Pendidikan karakter berangkat dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Bagian dari kolaborasi pemerintah daerah bersama sekolah maupun orang tua. Kami mengajak para orang tua untuk ikut memberikan teladan dan contoh karakter yang baik kepada anaknya,” ujarnya.

Menurutnya, nilai tanggung jawab dan disiplin harus dibiasakan sejak anak berada di rumah. Hal itu dinilai sangat penting lantaran kebersamaan anak dengan orang tua memiliki waktu lebih panjang dibandingkan anak dengan gurunya.

“Mari kita sama-sama memberikan yang terbaik bagi anak-anak. Perkuat teladan serta karakter anak untuk generasi emas 2045 mendatang,” tutupnya.

Sementara itu, Kepada Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati menyatakan pendidikan karakter menjadi pondasi utama untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Anak-anak nantinya akan menjadi pemegang tongkat estafet kepemimpinan dalam pembangunan daerah.

“Sejak dini Dinas Pendidikan selalu mengawal pentingnya karakter anak-anak. Sebagai generasi penerus, pemegang tongkat estafet kepemimpinan ini harus benar-benar kita siapkan. Tidak hanya dari sisi IQ saja, tetapi harus integritas dan ahklaknya juga harus bagus,” terang Lismawati.

Menurut Lismawati, kedepan tidak hanya sisi akademik yang menjadi perhitungan. Tetapi akademik yang baik harus diimbangi dengan kareakter yang baik pula. “Adab yang bai. Harus menjadi hal tersebut. Sehingga Dinas Pendidikan sejak awal selalu mengawal dimana anak-anak ini diperkuat pondasinya untuk pendidikan karakter,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya telah menerapkan pembiasaan karakter di seluruh sekolah bagi anak-anak yang konsisten. Hal itu agar mereka dapat lebih paham serta menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Di sekolah sudah kami biasakan untuk pembiasaan pendidikan karakter, seperti kegiatan Jumat religi sesuai agama masing-masing. Dan pendidikan karakter lainnya dari para guru. Tujuannya untuk membangun karakter religius dan akhlak yang baik sejak dini,” pugnkasnya.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu kekurangan guru yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan nasional disebut telah teratasi di Kabupaten Magetan. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu dalam jumlah besar membuat kebutuhan tenaga kependidikan terisi secara optimal. “Dengan adanya P3K paruh waktu, insya Allah tenaga kependidikan […]

    Bagikan
  • Viral di Media Sosial, Sekelompok Pemuda Tak Dikenal Berbuat Keributan di Magetan

    Viral di Media Sosial, Sekelompok Pemuda Tak Dikenal Berbuat Keributan di Magetan

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah video berdurasi pendek viral di media sosial, menayangkan aksi kekerasan yang dilakukan sekelompok pemuda tidak dikenal. Informasi yang beredar, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (20/12/2024), sekira pukul 23.00 WIB,di Kelurahan Lembeyan Kulon dan Desa Pupus, wilayah Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Kejadian itu menyebabkan 2 pemuda dibawah umur inisial R […]

    Bagikan
  • Kisah Jemaah Haji Asal Madiun Jalani Arbain di Masjid Nabawi, Penuh Haru dan Syukur

    Kisah Jemaah Haji Asal Madiun Jalani Arbain di Masjid Nabawi, Penuh Haru dan Syukur

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Madinah – Jemaah haji asal Kabupaten Madiun tidak menyia-nyiakan waktu mereka menapakkan kaki di Masjid Nabawi. Di salah satu masjid paling suci bagi umat Islam itu, hari-hari mereka diisi dengan ibadah yang terasa lebih mendalam. Shalat lima waktu yang diupayakan selalu berjamaah, doa-doa yang dilangitkan, serta ziarah penuh haru ke makam Rasulullah SAW. […]

    Bagikan
  • Dari Panggung Jalanan ke Jejak Karya, Nogling S. Seniman Musik yang Tak Pernah Menyerah

    Dari Panggung Jalanan ke Jejak Karya, Nogling S. Seniman Musik yang Tak Pernah Menyerah

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di sudut tenang Perumahan Banjarsari Raya, Magetan, Jawa Timur, terdapat sosok yang diam-diam menorehkan jejak panjang dalam dunia musik. Nogling S. adalah pencipta lagu yang telah menempuh perjalanan musiknya sejak tahun 2006. Perjalanan yang tidak dimulai dari studio mewah atau panggung gemerlap, melainkan dari lantai jalanan yang menjadi saksi awal […]

    Bagikan
  • Sepi Pembeli, Penjualan Gerabah Tradisional di Magetan Merosot Saat Bulan Suro

    Sepi Pembeli, Penjualan Gerabah Tradisional di Magetan Merosot Saat Bulan Suro

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Bulan Suro yang selama ini identik dengan berbagai tradisi adat dan ritual masyarakat Jawa ternyata belum mampu mendongkrak penjualan gerabah tradisional di Kabupaten Magetan. Para pedagang gerabah di kawasan Pasar Sayur Magetan mengaku mengalami penurunan omzet yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pantauan di sejumlah lapak gerabah menunjukkan berbagai produk tradisional […]

    Bagikan
  • Wakil Kepala BP Taskin Cek Wilayah Sooko, Pulung, dan Pudak untuk Program MBG

    Wakil Kepala BP Taskin Cek Wilayah Sooko, Pulung, dan Pudak untuk Program MBG

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Republik Indonesia, Nanik S. Deyang, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ponorogo pada Sabtu (03/05/2025). Kunjungan ini untuk meninjau calon lokasi pelaksanaan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Dalam kunjungannya, Nanik disambut langsung […]

    Bagikan
expand_less