Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

UMK Magetan 2026 Resmi Naik, DPRD Ingatkan Pengusaha Wajib Patuh

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
  • visibility 909
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana Pekerja Pabrik tekstil di Magetan, Foto : Nan/Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur akhirnya merilis besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 untuk seluruh 38 daerah. Ketetapan itu tertuang dalam SK Gubernur Jawa Timur yang diteken Gubernur Khofifah Indar Parawansa pada Rabu (24/12/2025) menjelang tengah malam. Hal itu setelah melalui rangkaian pembahasan panjang bersama perwakilan pekerja dan kalangan usaha.

Untuk Kabupaten Magetan, UMK 2026 dipatok sebesar Rp. 2,55 juta, naik dari tahun sebelumnya dan menjadi acuan bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun.

Menanggapi keputusan tersebut, Ketua Komisi B DPRD Magetan, Rita Haryati, mengingatkan bahwa kenaikan UMK harus diikuti kepatuhan mutlak oleh para pemberi kerja. Ia menegaskan masih sering menemukan praktik pelanggaran hak normatif buruh di lapangan.

Menurut Rita, meski pemerintah sudah menetapkan angka baku, sebagian perusahaan masih membayar buruh di bawah standar, mencicil gaji, atau menunda hak-hak seperti THR dan lembur.

“Keputusan gubernur itu mengikat. Namun di kenyataannya, masih ada pelanggaran yang terus terulang. Situasi seperti ini seharusnya tidak terjadi lagi,” ujarnya, Jumat (26/12/2025).

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menilai bahwa nominal UMK Magetan berada di kisaran menengah dibandingkan daerah lain di Jawa Timur. Karena itu, alasan perusahaan tidak mampu mengikuti ketentuan upah dinilai tak dapat dibenarkan. Rita menuturkan bahwa Rp2,55 juta bukanlah angka yang tinggi jika dibandingkan kebutuhan layak para buruh.

“Itu batas minimal agar pekerja bisa bertahan hidup dengan layak. Jadi ketika upah masih di bawah nilai tersebut, artinya ada masalah serius pada komitmen perusahaan terhadap hubungan industrial yang adil,” tegasnya.

Rita mendorong Pemkab Magetan melalui Dinas Ketenagakerjaan untuk meningkatkan intensitas pengawasan, khususnya di sektor padat karya dan sektor yang kerap dilaporkan rawan pelanggaran.

Ia menambahkan bahwa langkah pengawasan seharusnya tidak menunggu adanya protes ataupun laporan pekerja.

“Pendekatan harus lebih aktif. Jangan sampai pengawasan hanya bergerak saat buruh sudah turun ke jalan,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya koordinasi cepat antara pemkab dan pengawas ketenagakerjaan provinsi yang memegang kewenangan pemberian sanksi.

“Kalau tanggung jawab ada di provinsi, koordinasinya jangan lambat. Buruh tidak boleh menjadi korban tarik-ulur wewenang,” kata Rita.

Di sisi lain, serikat pekerja di Magetan dinilai cukup vokal tetapi masih kesulitan menjangkau perusahaan-perusahaan yang berada di sektor informal. Daya pengawasan mereka pun terbatas karena jumlah anggota tidak sebanding dengan luas cakupan industri. “Ketika kesejahteraan buruh meningkat, daya beli masyarakat ikut terdorong. UMKM berjalan, dan ekonomi Magetan ikut tumbuh. Jadi kepatuhan terhadap UMK adalah investasi sosial, bukan beban,” pungkasnya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Kesbangpoldagri Terseret Kasus Korupsi, PJ Bupati : Hormati Proses Hukum

    Kepala Kesbangpoldagri Terseret Kasus Korupsi, PJ Bupati : Hormati Proses Hukum

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pj Bupati Madiun, Tontro Pahlawanto buka suara perihal kasus rasuah yang menyeret Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Mashudi yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Secara prinsip, Pemerintah daerah menghormati upaya penegakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal itu dikatakan Tontro, saat ditemui awak media usai Rapat Staf […]

    Bagikan
  • Tercatat di PBB, Kota Madiun Raih Terbaik I Indonesia’s SDGs Action Awards 2025

    Tercatat di PBB, Kota Madiun Raih Terbaik I Indonesia’s SDGs Action Awards 2025

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih Kota Madiun di kancah nasional hingga internasional. Kota Pendekar resmi dinobatkan sebagai Terbaik I Indonesia’s SDGs Action Awards 2025 untuk kategori pemerintah kota. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di kantor Bappenas, Rabu (19/11/2025). Lebih istimewa lagi, capaian ini akan dibukukan […]

    Bagikan
  • Kebakaran Pabrik Sepatu PT. Dwi Prima Sentosa, Gudang Penyimpanan Ludes

    Kebakaran Pabrik Sepatu PT. Dwi Prima Sentosa, Gudang Penyimpanan Ludes

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran hebat melanda pabrik sepatu PT. Dwi Prima Sentosa yang berada di Desa Karangtengah Prandon, Kec/Kabupaten Ngawi pada Minggu (06/07/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Kobaran api melahap bagian gudang penyimpanan sepatu dan sandal. Diduga api berasal dari korsleting listrik pada Air Conditioner (AC). Riki Hidayat, petugas keamanan pabrik saat dikonfirmasi mengaku sempat […]

    Bagikan
  • Moncer ! Persit Dian Bakti Wicaksono Sabet Perak dalam 10th International Open Karate Championship KL Mayor’s Cup 2025

    Moncer ! Persit Dian Bakti Wicaksono Sabet Perak dalam 10th International Open Karate Championship KL Mayor’s Cup 2025

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Dian Bakti Wicaksono, anggota Persit KCK Cabang XXIV Yonif 511 Koorcab Rem 081, berhasil meraih medali perak dalam ajang 10th International Open Karate Championship KL Mayor’s Cup 2025 yang digelar pada 30 Oktober hingga 2 November 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia. Turun di kelas Kumite +68 Kg, Dian semula menargetkan medali […]

    Bagikan
  • Jelang Lebaran 2026, Pemkot Madiun Salurkan BLTD dan BLT DBHCHT Triwulan I Tahap Kedua bagi 3.074 Warga

    Jelang Lebaran 2026, Pemkot Madiun Salurkan BLTD dan BLT DBHCHT Triwulan I Tahap Kedua bagi 3.074 Warga

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pembagian Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLTD) kembali dilakukan Pemerintah Kota Madiun pada Kamis (12/3/2026). Penyaluran ini merupakan tahap kedua untuk triwulan pertama tahun 2026 ini. Seperti penyaluran yang dilaksanakan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun kepada warga di wilayah Kecamatan Kartoharjo di Aula Kelurahan Oro […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Tekankan Disiplin Pengelolaan ADD dalam Bimtek Tata Kelola Keuangan Desa

    Bupati Madiun Tekankan Disiplin Pengelolaan ADD dalam Bimtek Tata Kelola Keuangan Desa

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Realisasi Tata Pemerintahan Bersahaja menuju Optimalisasi Tata Kelola Keuangan Daerah melalui penguatan Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) tingkat desa di Kecamatan Wungu, Selasa (13/1/2026). Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam pengelolaan Anggaran di Desa baik itu Dana Desa ( DD ) atau […]

    Bagikan
expand_less