Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Dua Anak Tewas Usai Mobil Sayur Tabrak Kerumunan Balap Liar di Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 41
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebuah mobil pick up bermuatan sayur menabrak kerumunan aksi balapan liar. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan — Aksi balap liar kembali memakan korban. Sebuah mobil pick up bermuatan sayur menabrak kerumunan, diduga penonton balapan liar di Jalan Raya Kawedanan, Desa Selorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Sabtu (14/1/2026) dini hari. Dua anak tewas, sementara lima lainnya dilarikan ke RSUD dr. Sayidiman Magetan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, ketika sekelompok remaja berdiri di badan jalan untuk menonton balap liar di lokasi yang minim penerangan. Dari arah Ponorogo atau arah timur, sebuah Mitsubishi L300 bermuatan tomat dan cabai melaju cukup kencang menuju Magetan. Karena gelap dan pengemudi kurang mengantisipasi keberadaan kerumunan, kecelakaan pun tak terhindarkan.

Mobil pikap yang dikemudikan Aryanto (26), warga Babatan, Ponorogo, menabrak para penonton balap liar hingga akhirnya terguling ke selokan di tepi jalan. Akibat benturan keras, dua anak dinyatakan meninggal dunia. Mereka adalah Rendy Firmansyah (21), warga Desa Pucanganom, Kecamatan Kebonsari, Madiun meninggal di lokasi dan Bayu Satria Nur Ramadhan (14), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, Magetan mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapat perawatan medis.

Warga setempat, Anjar Dewanto, mengatakan bahwa lokasi tersebut memang kerap dipakai untuk aksi balap liar, meski sering dirazia petugas. “Sering ada balap liar di sini, Mas. Kalau dirazia ya bubar, tapi besok-besoknya muncul lagi. Rata-rata masih anak-anak. Banyak juga yang dari luar daerah,” ungkapnya.

Kasat Lantas Polres Magetan, AKP Ade Andini mengatakan diduga sopir pick up tidak bisa mengantisipasi para korban yang berdiri di badang jalan karena kondisi penerangan jalan yang kurang. Pihaknya telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Kendaraan pikap Mitsubishi L300 yang dikemudikan saudara Aryanto melaju dari timur ke barat. Sesampainya di Desa Selorejo, pengemudi tidak bisa mengantisipasi karena jalan gelap dan ada kerumunan di badan jalan. Akhirnya menabrak kerumunan tersebut. Satu korban meninggal di TKP, satu lagi meninggal saat dirawat,” ujarnya.

Polisi telah mengamankan kendaraan dan sopir pikap untuk penyelidikan lebih lanjut. Usai kejadian, polisi kembali mengingatkan orang tua untuk mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari.

AKP Ade Andini menegaskan bahwa balap liar bukan hanya membahayakan pelaku dan penonton, tetapi juga pengguna jalan lain. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan atau menonton balap liar karena sangat membahayakan. Pengawasan dari orang tua sangat dibutuhkan,” pungkasnya.

Polres Magetan menyatakan akan meningkatkan patroli di titik-titik yang rawan dijadikan lokasi balap liar, termasuk kawasan Kawedanan.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Rem Blong, Truk Bermuatan Hebel Tabrak Gapura di Parang Magetan

    Diduga Rem Blong, Truk Bermuatan Hebel Tabrak Gapura di Parang Magetan

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk bermuatan hebel mengalami kecelakaan tunggal di Jalan umum Sayutan–Sampung, tepatnya Desa Sayutan RT 18 RW 06, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Kamis (10/4/2025) pukul 09.30 WIB. Sebuah truk Mitsubishi bernomor polisi S 8693 UC menabrak gapura di sisi timur jalan. Diduga kecelakaan itu akibat mengalami gangguan pada sistem pengereman. Kanit […]

    Bagikan
  • Wisatawan ke Telaga Ngebel Naik 64 Persen, PAD Tembus Rp. 400 Juta

    Wisatawan ke Telaga Ngebel Naik 64 Persen, PAD Tembus Rp. 400 Juta

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Libur Idul Fitri 2025 membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Ponorogo. Telaga Ngebel mencatat lonjakan jumlah kunjungan wisatawan sebesar 64 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi mengungkapkan lonjakan wisatawan itu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Alhamdulillah, tahun 2025 ini […]

    Bagikan
  • Hanya Satu dari 29 Dapur MBG di Ngawi yang Kantongi Sertifikat Higienis

    Hanya Satu dari 29 Dapur MBG di Ngawi yang Kantongi Sertifikat Higienis

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari total 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang telah dibangun, baru satu yang memiliki Sertifikat Laik Higieni Sanitasi (SLHS). Penanggung jawab Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG Kabupaten Ngawi, Mokhamad Sodiq Triwidayanto, menyebutkan jumlah dapur […]

    Bagikan
  • Mudahkan Pelayanan, Disdukcapil Magetan Reformasi Aplikasi Pak Tuwa ke Pak Bagus

    Mudahkan Pelayanan, Disdukcapil Magetan Reformasi Aplikasi Pak Tuwa ke Pak Bagus

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah derasnya arus digitalisasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan terus berbenah. Inovasi demi inovasi lahir demi memberikan pelayanan yang lebih praktis, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. Salah satu terobosan yang sempat menjadi sorotan adalah hadirnya aplikasi Pak Tuwa. Nama yang terdengar sederhana ini ternyata menyimpan […]

    Bagikan
  • Gedung Terpadu Diusulkan Ganti Nama Jadi Gedung Haji Amin

    Gedung Terpadu Diusulkan Ganti Nama Jadi Gedung Haji Amin

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Penghargaan terhadap jasa pemimpin masa lalu tak cukup hanya sebatas mengenang. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, memilih langkah konkret dengan mengusulkan perubahan nama Gedung Terpadu di Jalan Basuki Rahmad menjadi Gedung Haji Amin. Nama Haji Amin dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada sosok Bupati Ponorogo yang menggagas pembangunan gedung enam lantai tersebut […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih di 206 Desa dan Kelurahan

    Pemkab Madiun Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih di 206 Desa dan Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus mempercepat proses pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa. Langkah ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop UM). Sekretaris Disperdagkop UM Kabupaten Madiun, Agus Sujudi, […]

    Bagikan
expand_less