Berita Terkini
Trending Tags

Mudahkan Pelayanan, Disdukcapil Magetan Reformasi Aplikasi Pak Tuwa ke Pak Bagus

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 142
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disdukcapil Kabupaten Magetan berinovasi menghadirkan aplikasi Pak Tuwa untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di tengah derasnya arus digitalisasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan terus berbenah. Inovasi demi inovasi lahir demi memberikan pelayanan yang lebih praktis, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

Salah satu terobosan yang sempat menjadi sorotan adalah hadirnya aplikasi Pak Tuwa. Nama yang terdengar sederhana ini ternyata menyimpan kepanjangan Pelayanan Administrasi Kependudukan Tutul WhatsApp. Sesuai namanya, layanan ini dirancang agar masyarakat cukup “mengetuk” aplikasi percakapan WhatsApp untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.

Awalnya, Pak Tuwa hanya fokus pada penerbitan akta kematian. Namun seiring waktu, aplikasinya berkembang menjadi layanan lintas administrasi. Masyarakat bisa mengajukan dokumen tanpa perlu antre panjang di kantor Disdukcapil. Hingga saat ini, aplikasi Pak Tuwa digunakan rata-rata oleh 5–10 pemohon setiap harinya.

Novita Gamasika, Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Magetan, menceritakan bahwa aplikasi ini mendapat sambutan positif, khususnya dari kalangan muda.

“Kita menggunakan aplikasi Pak Tuwa kemudian kita kembangkan lagi. Untuk pelayanan dokumennya gratis, namun untuk pengiriman hingga ke rumah memang dikenakan biaya karena melalui jasa kurir. Kita bekerja sama dengan PT Pos dan JNE. Aplikasi ini ramai digunakan, terutama saat pelayanan di kecamatan sempat tutup. Rata-rata penggunanya adalah generasi muda yang sibuk atau mager. Jadi, sambil rebahan di rumah, urusan dokumen bisa tetap jalan,” jelas Novita.

Namun, Disdukcapil Magetan tidak berhenti di situ. Mereka kini tengah menyiapkan generasi baru dari layanan digital tersebut, yang diberi nama Pak Bagus. Jika Pak Tuwa berbasis WhatsApp, maka Pak Bagus dirancang lebih modern karena berdiri di platform aplikasi tersendiri.

“Saat ini sudah kita buatkan aplikasi terbaru bernama Pak Bagus. Nanti masyarakat tinggal menginstalnya melalui Playstore. Sistemnya mirip dengan Pak Tuwa, tapi lebih lengkap. Ada opsi dokumen diantar ke rumah lewat jasa kurir, atau bisa diambil langsung melalui layanan drive thru. Jadi tidak perlu lagi masuk ke belakang kantor untuk mengambil dokumen,” terang Novita.

Tak hanya soal kemudahan akses, aspek keamanan data juga menjadi perhatian. Karena tidak lagi berbasis WhatsApp, aplikasi Pak Bagus diyakini lebih aman. “Pak Bagus ini murni dibuat internal kami, jadi dari sisi keamanan datanya lebih terjamin,” imbuh Novita.

Rencananya, aplikasi Pak Bagus akan resmi diluncurkan pada September mendatang. Dengan kehadirannya, Disdukcapil Magetan berharap layanan administrasi kependudukan menjadi semakin dekat, praktis, dan ramah bagi masyarakat.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rem Blong Saat Turuni Jalur Ekstrem Sarangan–Cemoro Sewu, Pesepeda Terlempar ke Arah Hutan

    Rem Blong Saat Turuni Jalur Ekstrem Sarangan–Cemoro Sewu, Pesepeda Terlempar ke Arah Hutan

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jalur ekstrem Sarangan–Cemoro Sewu kembali menelan korban. Kali ini, bukan pengendara motor atau sopir bus, melainkan seorang pesepeda yang kehilangan kendali saat melintasi turunan tajam di kawasan lereng Gunung Lawu. Korban diketahui bernama Widi Suprayitno (37), warga asal Magetan, yang saat itu mengikuti kegiatan gowes bersama komunitasnya pada Minggu pagi (22/6/2025). […]

    Bagikan
  • Tradisi Bersih Desa dan Kirab Budaya Warnai Perayaan HUT RI ke-80 di Kelurahan Pandean

    Tradisi Bersih Desa dan Kirab Budaya Warnai Perayaan HUT RI ke-80 di Kelurahan Pandean

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, menggelar tradisi bersih desa dan kirab budaya untuk menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (01/08/2025) ini diawali dengan doa bersama di punden atau sendang, yang kemudian dilanjutkan dengan perebutan tumpeng dan kirab budaya oleh warga dari berbagai kalangan. Ratusan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Pilih TPA Kaliabu untuk Program LSDP

    Pemkab Madiun Pilih TPA Kaliabu untuk Program LSDP

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.183
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya mengarahkan rencana pembangunan kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) untuk program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) ke kawasan TPA Kaliabu. Keputusan itu diambil setelah rencana penempatan TPST di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, memicu penolakan dan friksi di tengah masyarakat. Kepastian tersebut mengemuka saat Pemkab Madiun menerima […]

    Bagikan
  • Seorang Peserta BPJS PBID Merasa Keberatan Dirujuk ke RS Swasta

    Seorang Peserta BPJS PBID Merasa Keberatan Dirujuk ke RS Swasta

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Kab Madiun – Seorang warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur mengaku kesal dengan layanan dari salah satu staff puskesmas Gantrung setempat. Kekecewaan itu bermula saat pasien bernama Sri Ningsih (48) ingin berobat mengunakan fasilitas BPJS di rumah sakit yang dekat dengan rumahnya. Akan tetapi dua orang staff puskesmas yang tidak diketahui namanya […]

    Bagikan
  • Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Besar Kota Madiun Merangkak Naik

    Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Besar Kota Madiun Merangkak Naik

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Harga kebutuhan pokok di Pasar Besar Kota Madiun (PBM) mulai menunjukkan tren kenaikan. Sejumlah komoditas seperti tomat, bawang, dan cabai mengalami penyesuaian harga dalam sepekan terakhir. Sebagian pedagang menilai kenaikan tersebut masih tergolong wajar. Seno, salah satu pedagang sayur di Pasar Besar Kota Madiun, mengungkapkan harga tomat saat ini berkisar […]

    Bagikan
  • Kejari Ngawi Tetapkan Seorang Notaris Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Pajak Pembebasan Lahan PT GFT Indonesia

    Kejari Ngawi Tetapkan Seorang Notaris Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Pajak Pembebasan Lahan PT GFT Indonesia

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi kembali mengungkap perkembangan baru dalam kasus dugaan korupsi terkait pembebasan lahan PT GFT Indonesia Investment. Seorang Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Notaris, Nafiatur Rohmah (43), resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan. Nafiatur diduga terlibat dalam manipulasi penerimaan pajak daerah terkait proses pembebasan lahan untuk pembangunan pabrik mainan […]

    Bagikan
expand_less