Berita Terkini
Trending Tags

Mudahkan Pelayanan, Disdukcapil Magetan Reformasi Aplikasi Pak Tuwa ke Pak Bagus

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 90
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disdukcapil Kabupaten Magetan berinovasi menghadirkan aplikasi Pak Tuwa untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di tengah derasnya arus digitalisasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan terus berbenah. Inovasi demi inovasi lahir demi memberikan pelayanan yang lebih praktis, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

Salah satu terobosan yang sempat menjadi sorotan adalah hadirnya aplikasi Pak Tuwa. Nama yang terdengar sederhana ini ternyata menyimpan kepanjangan Pelayanan Administrasi Kependudukan Tutul WhatsApp. Sesuai namanya, layanan ini dirancang agar masyarakat cukup “mengetuk” aplikasi percakapan WhatsApp untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.

Awalnya, Pak Tuwa hanya fokus pada penerbitan akta kematian. Namun seiring waktu, aplikasinya berkembang menjadi layanan lintas administrasi. Masyarakat bisa mengajukan dokumen tanpa perlu antre panjang di kantor Disdukcapil. Hingga saat ini, aplikasi Pak Tuwa digunakan rata-rata oleh 5–10 pemohon setiap harinya.

Novita Gamasika, Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Magetan, menceritakan bahwa aplikasi ini mendapat sambutan positif, khususnya dari kalangan muda.

“Kita menggunakan aplikasi Pak Tuwa kemudian kita kembangkan lagi. Untuk pelayanan dokumennya gratis, namun untuk pengiriman hingga ke rumah memang dikenakan biaya karena melalui jasa kurir. Kita bekerja sama dengan PT Pos dan JNE. Aplikasi ini ramai digunakan, terutama saat pelayanan di kecamatan sempat tutup. Rata-rata penggunanya adalah generasi muda yang sibuk atau mager. Jadi, sambil rebahan di rumah, urusan dokumen bisa tetap jalan,” jelas Novita.

Namun, Disdukcapil Magetan tidak berhenti di situ. Mereka kini tengah menyiapkan generasi baru dari layanan digital tersebut, yang diberi nama Pak Bagus. Jika Pak Tuwa berbasis WhatsApp, maka Pak Bagus dirancang lebih modern karena berdiri di platform aplikasi tersendiri.

“Saat ini sudah kita buatkan aplikasi terbaru bernama Pak Bagus. Nanti masyarakat tinggal menginstalnya melalui Playstore. Sistemnya mirip dengan Pak Tuwa, tapi lebih lengkap. Ada opsi dokumen diantar ke rumah lewat jasa kurir, atau bisa diambil langsung melalui layanan drive thru. Jadi tidak perlu lagi masuk ke belakang kantor untuk mengambil dokumen,” terang Novita.

Tak hanya soal kemudahan akses, aspek keamanan data juga menjadi perhatian. Karena tidak lagi berbasis WhatsApp, aplikasi Pak Bagus diyakini lebih aman. “Pak Bagus ini murni dibuat internal kami, jadi dari sisi keamanan datanya lebih terjamin,” imbuh Novita.

Rencananya, aplikasi Pak Bagus akan resmi diluncurkan pada September mendatang. Dengan kehadirannya, Disdukcapil Magetan berharap layanan administrasi kependudukan menjadi semakin dekat, praktis, dan ramah bagi masyarakat.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Tersengat Listrik Bor, Kuli Bangunan di Madiun Tewas Terjatuh di Lokasi Proyek

    Diduga Tersengat Listrik Bor, Kuli Bangunan di Madiun Tewas Terjatuh di Lokasi Proyek

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Suasana proyek pembangunan rumah di Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, mendadak berubah panik setelah seorang pekerja bangunan tewas usai terjatuh di lokasi kerja, Sabtu (25/4/2026) siang. Korban diduga tersengat aliran listrik dari bor yang tengah digunakan. Korban diketahui bernama Wawan Frengki Cahyono (45), warga setempat. Ia sempat dilarikan ke rumah […]

    Bagikan
  • ASN Pemkab Ponorogo Diperiksa KPK Secara Maraton di Kota Madiun

    ASN Pemkab Ponorogo Diperiksa KPK Secara Maraton di Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penyelidikan dugaan suap terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo semakin intensif. Sejak Senin (01/12/2025), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memulai rangkaian pemeriksaan maraton terhadap sejumlah saksi. Seluruh proses pendalaman perkara tersebut dipusatkan di Gedung Bhara Daksa, Polres Madiun Kota. Terpantau Selasa (02/13/2025), para saksi tampak datang bergiliran memasuki […]

    Bagikan
  • Diduga Korban Perdagangan Manusia di Afrika, 7 PMI Madiun dan Magetan Dipulangkan

    Diduga Korban Perdagangan Manusia di Afrika, 7 PMI Madiun dan Magetan Dipulangkan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak tujuh Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Madiun dan Magetan diduga menjadi korban perdagangan manusia (human trafficking) di Guinea Ekuatorial, Afrika. Mereka tiba kembali di Indonesia pada Rabu (03/09/2025) dan diterima Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mejayan. Salah satu korban asal Desa Sugihwaras, […]

    Bagikan
  • Kemenag Magetan Gelar Pembekalan Calon Jemaah Haji, Teknis Pemberangkatan Berubah

    Kemenag Magetan Gelar Pembekalan Calon Jemaah Haji, Teknis Pemberangkatan Berubah

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menggelar kegiatan pembekalan bagi 429 calon jemaah haji pada Sabtu (10/5/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas perubahan teknis pemberangkatan jemaah haji akibat kebijakan terbaru dari Pemerintah Arab Saudi.  Calon jemaah yang sebelumnya terbagi dalam 9 rombongan dan 1 rombongan tambahan, semula dijadwalkan berangkat […]

    Bagikan
  • Pasar Murah di Ponorogo Diserbu Warga, Berdesak desakan Demi Pangan Murah

    Pasar Murah di Ponorogo Diserbu Warga, Berdesak desakan Demi Pangan Murah

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan warga memadati halaman Kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Ponorogo dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Selasa (25/03/2025). Mereka saling berdesakan demi mendapatkan bahan pangan murah, di tengah kenaikan harga menjelang Lebaran tahun ini. Dalam GPM ini, harga bawang merah dijual Rp30.000 per kilogram, lebih […]

    Bagikan
  • Wakil DPRD Ngawi Tewas Usai Kecelakaan Maut di Tol Sragen

    Wakil DPRD Ngawi Tewas Usai Kecelakaan Maut di Tol Sragen

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Sragen – Kecelakaan tragis terjadi di ruas Tol Solo–Ngawi KM 547.900 A, tepatnya di wilayah Dukuh Gringging, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, pada Jumat dini hari (06/06/2025) sekitar pukul 03.30 WIB. Sebuah mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi oleh Waluyo Jati Sasono (61) Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngawi menabrak truk tronton yang melaju di […]

    Bagikan
expand_less