Berita Terkini
Trending Tags

Telan Korban, Pengawasan Tambang Tradisional di Maospati Diperketat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 248
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Forkopimcam Maospati menggelar Rakor Terkait Pengawasan Tambang Tradisional. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kecamatan Maospati bersama Polsek Maospati memperketat pengawasan terhadap aktivitas galian tanah tradisional. Hal itu setelah temuan sejumlah titik galian dinilai berpotensi memicu bencana longsor. Penguatan koordinasi dilakukan melalui rapat bersama Forkopimcam Maospati.

Rakor dipimpin Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih, dan Sekcam Maospati Hadi Wasono Rohmad, serta dihadiri para Kanit Polsek, kepala desa dari tujuh desa, dan Bhabinkamtibmas. Pertemuan ini menjadi respons atas meningkatnya curah hujan dan sejumlah laporan aktivitas galian tradisional tanpa pengawasan teknis di wilayah setempat.

“Apabila masih ditemukan aktivitas galian tanah tradisional, agar segera dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas. Polsek Maospati akan melakukan pendekatan persuasif melalui himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menghentikan aktivitas tersebut,” ujarnya.

AKP Vista menambahkan bahwa kondisi cuaca saat ini meningkatkan kerentanan tanah terhadap pergeseran.

“Saat ini musim penghujan dengan intensitas cukup tinggi. Aktivitas galian tanah tanpa perhitungan teknis sangat berisiko menimbulkan longsor yang dapat mengancam keselamatan jiwa masyarakat,” tegasnya.

Peringatan ini bukan tanpa dasar. Pada 25 Januari 2026, seorang pekerja di Desa Sugihwaras tewas tertimbun longsor saat melakukan penambangan galian tanah. Dalam laporan kepolisian saat itu, petugas yang melakukan olah TKP menyebut medan galian tidak stabil dan tidak memiliki struktur penahan tebing.

“Tanah dalam kondisi jenuh air sehingga mudah ambles,” kata salah satu petugas di lapangan.

Peristiwa tersebut menjadi momentum bagi aparat kecamatan dan kepolisian untuk memperkuat pengawasan dan memastikan aktivitas galian yang tidak berizin dihentikan sementara.

Pemerintah kecamatan menegaskan bahwa koordinasi dengan dinas terkait akan ditingkatkan untuk memastikan legalitas dan keselamatan dalam setiap aktivitas galian.(Kus/Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 150 Pelajar Nganjuk Diangkat Jadi Agen Keselamatan, Ini Langkah KAI Cegah Vandalisme KA

    150 Pelajar Nganjuk Diangkat Jadi Agen Keselamatan, Ini Langkah KAI Cegah Vandalisme KA

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan perjalanan kereta api. Kali ini, KAI menggandeng ratusan pelajar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Fattah, Kabupaten Nganjuk, dalam kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api, Jumat (6/2/2026). Sedikitnya 150 siswa mengikuti kegiatan yang diinisiasi Tim […]

    Bagikan
  • Dari Panggung Jalanan ke Jejak Karya, Nogling S. Seniman Musik yang Tak Pernah Menyerah

    Dari Panggung Jalanan ke Jejak Karya, Nogling S. Seniman Musik yang Tak Pernah Menyerah

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di sudut tenang Perumahan Banjarsari Raya, Magetan, Jawa Timur, terdapat sosok yang diam-diam menorehkan jejak panjang dalam dunia musik. Nogling S. adalah pencipta lagu yang telah menempuh perjalanan musiknya sejak tahun 2006. Perjalanan yang tidak dimulai dari studio mewah atau panggung gemerlap, melainkan dari lantai jalanan yang menjadi saksi awal […]

    Bagikan
  • BPS Kota Madiun Apresiasi Kebijakan Wajib Tanam Cabai dan Tomat bagi ASN

    BPS Kota Madiun Apresiasi Kebijakan Wajib Tanam Cabai dan Tomat bagi ASN

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Madiun yang mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN untuk menanam komoditas hortikultura seperti cabai rawit dan tomat. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Aziz, menjelaskan bahwa dari perspektif BPS […]

    Bagikan
  • Kelas Inspirasi 11, Saat Anak-Anak SD di Gemarang Belajar Langsung dari Para Profesional

    Kelas Inspirasi 11, Saat Anak-Anak SD di Gemarang Belajar Langsung dari Para Profesional

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suasana belajar di delapan sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, berubah tidak seperti biasanya. Anak-anak tampak antusias menyambut para tamu istimewa, relawan dari berbagai profesi yang datang bukan untuk mengajar mata pelajaran, melainkan berbagi pengalaman hidup. Mereka datang sebagai bagian dari Kelas Inspirasi Madiun 11, sebuah kegiatan tahunan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Usulkan Renovasi Pasar Sayur Jadi Pasar Induk Regional

    Pemkab Magetan Usulkan Renovasi Pasar Sayur Jadi Pasar Induk Regional

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan tengah mempersiapkan sejumlah kelengkapan administrasi untuk mendukung rencana renovasi Pasar Sayur Magetan yang akan dikembangkan menjadi Pasar Induk Magetan. Langkah ini dilakukan setelah adanya kunjungan dari Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR sebagai tindak lanjut dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi DPR RI. Kepala Dinas Perindustrian […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Sita Uang Rp1,1 Miliar dari Tiga Tersangka Kasus Pokir DPRD

    Kejari Magetan Sita Uang Rp1,1 Miliar dari Tiga Tersangka Kasus Pokir DPRD

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan, Jawa Timur, kembali menyita aset yang berkaitan dengan perkara dugaan korupsi anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan tahun anggaran 2020-2024. Kali ini, penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) mengamankan uang tunai sekitar Rp1,1 miliar dari tiga tersangka. Ketiga tersangka tersebut adalah Suratno, mantan Ketua DPRD Magetan periode 2019-2024, […]

    Bagikan
expand_less