Berita Terkini
Trending Tags

TPS3R Diperbanyak, Pemkab Madiun Tekan Ancaman Gunung Sampah di TPA Kaliabu

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • visibility 273
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, diperesmian operasional TPS3R di Desa Klitik, Kec.Wonoasri, Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus mempercepat pengurangan volume sampah rumah tangga yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliabu Kecamatan Mejayan. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memperluas pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di tingkat desa.

Upaya tersebut ditandai dengan peresmian operasional TPS3R di Desa Klitik, Kecamatan Wonoasri, Senin (22/12/2025). Peresmian yang dilakukan oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, ini sekaligus peresmian TPS 3R di Kecamatan Jiwan.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan, keberadaan TPS3R menjadi instrumen penting untuk menekan laju sampah yang setiap hari menumpuk di TPA. Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa lagi diselesaikan dengan pola kumpul-angkut-buang lantaran berisiko menimbulkan “gunung sampah” di lokasi pembuangan akhir.

“Ini bagian dari visi Bersih, Sehat, dan Sejahtera. Bersih tidak hanya tata kelola, tapi juga fisik lingkungan. TPS3R diharapkan mengubah pola pikir masyarakat, bahwa sampah bukan semata masalah, tapi juga punya nilai ekonomi,” ujar Hari Wuryanto.

Program TPS3R mengusung tiga prinsip utama, yakni reduce (mengurangi timbulan sampah), reuse (menggunakan kembali barang layak pakai), dan recycle (mendaur ulang). Melalui skema ini, sebagian besar sampah dipilah dan diolah di tingkat desa, sehingga tidak seluruhnya dibuang ke TPA.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi, menyebut saat ini terdapat 15 TPS3R yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk dua unit yang baru diresmikan. Setiap TPS3R diperkirakan mampu mengelola dan mengurangi sampah antara satu hingga satu setengah ton per hari.

“Produksi sampah Kabupaten Madiun saat ini hampir 296 ton per hari yang masuk ke TPA Kaliabu. Kalau TPS3R ini berjalan optimal, jelas akan sangat membantu menekan beban TPA,” kata Zahrowi.

Ia menambahkan, pemerintah daerah masih akan menambah TPS3R di wilayah-wilayah prioritas sebagai bagian dari target nasional pengelolaan sampah 100 persen pada 2029, sebagaimana tertuang dalam agenda Asta Cita pemerintah pusat.

Selain peresmian TPS3R, Pemkab Madiun juga menyerahkan berbagai sarana dan prasarana pendukung pengelolaan sampah kepada desa dan kelurahan, bank sampah unit, pondok pesantren, serta sekolah berpredikat adiwiyata. Langkah ini diharapkan memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

Bagi Pemkab Madiun, gotong royong menjadi kunci keberlanjutan program. Tanpa keterlibatan warga, TPS3R dinilai tidak akan efektif menahan laju sampah yang terus mengancam kapasitas TPA.

“Kalau kebersihan dikerjakan bersama, insyaallah lebih mudah dan berkelanjutan. Ini tanggung jawab kolektif,” kata Hari Wuryanto.

Dengan memperkuat TPS3R di tingkat desa, Pemkab Madiun berharap ancaman penumpukan sampah di TPA dapat ditekan, sekaligus mendorong lahirnya kesadaran baru bahwa pengelolaan sampah adalah bagian tak terpisahkan dari kualitas hidup masyarakat. (Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • 427 Hektar Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Terpaksa Tanam Ulang

    427 Hektar Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Terpaksa Tanam Ulang

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Dampak banjir beberapa waktu lalu sejumlah tanaman padi yang baru berusia 7-21 hari terancam gagal tanam. Genangan air yang masih ada mengancam kondisi tanaman padi. Data menyebut sekitar 427 hektar lahan tanaman padi terendam banjir. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi Supardi menjelaskan, dampak hujan deras di wilayah […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Perketat Pengawasan MinyaKita, Pedagang Diingatkan Tak Jual di Atas HET

    Bulog Madiun Perketat Pengawasan MinyaKita, Pedagang Diingatkan Tak Jual di Atas HET

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Madiun memperketat pengawasan distribusi MinyaKita di wilayah kerjanya. Langkah ini dilakukan menyusul mencuatnya dugaan penyalahgunaan distribusi minyak goreng bersubsidi tersebut yang menyebabkan harga jual di tingkat konsumen melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter. Pengawasan diperketat saat Bulog mendistribusikan MinyaKita ke Pasar Sayur Caruban, […]

    Bagikan
  • Kenalan di Aplikasi Kencan Online, Cewek Saradan Madiun Kena Tipu Daya Pria Asal Wonogiri 

    Kenalan di Aplikasi Kencan Online, Cewek Saradan Madiun Kena Tipu Daya Pria Asal Wonogiri 

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Aplikasi kencan online kembali dimanfaatkan sebagai pintu masuk aksi penipuan. Seorang perempuan asal Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, mengalami kerugian sekitar Rp31 juta setelah berkenalan dengan pria berinisial AWN (28), warga Wonogiri. AWN kini telah ditangkap polisi dan menjalani proses hukum di Mapolres Madiun. Polisi menduga korban penipuan tersangka bukan hanya satu […]

    Bagikan
  • Pamit Menyusul Ibunya, Gadis 15 Tahun Hilang di Hutan Jati

    Pamit Menyusul Ibunya, Gadis 15 Tahun Hilang di Hutan Jati

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang remaja perempuan bernama Ilut Apriliani (15) dilaporkan hilang di kawasan hutan jati Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sejak Jumat sore (09/05/2025). Hingga Sabtu siang (10/05/2025), proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Ilut, warga Dusun Tegal Rejo RT 02 RW 04, terakhir terlihat berjalan […]

    Bagikan
  • Serapan Anggaran Lambat, Pemkab Magetan Tunda TPP Puluhan OPD, Ini Sebabnya

    Serapan Anggaran Lambat, Pemkab Magetan Tunda TPP Puluhan OPD, Ini Sebabnya

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lambannya realisasi anggaran belanja di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Magetan hingga pertengahan Juli 2025 berbuntut sanksi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memutuskan menunda pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi puluhan OPD dengan progres serapan anggaran yang dinilai minim. Hingga pertengahan bulan ini, rata-rata realisasi belanja OPD baru mencapai kisaran 40 persen. […]

    Bagikan
  • Penggeledahan KPK di Kota Madiun, Rumah Warga Jatiwangi Disasar, Kaos Pilkada dan HP Disita

    Penggeledahan KPK di Kota Madiun, Rumah Warga Jatiwangi Disasar, Kaos Pilkada dan HP Disita

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan penggeledahan di Kota Madiun, Selasa (7/4/2026). Kali ini, rumah seorang warga di Perumahan Jatiwangi Regency menjadi sasaran. Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang milik penghuni rumah, Agung Tri Winarto. Barang yang diamankan antara lain kaos bertema Pilkada 2024 serta satu unit telepon seluler. “Yang […]

    Bagikan
expand_less