Sabtu, 24 Okt 2026
Trending Tags

Gempa Pacitan Terasa hingga Madiun, Menara Masjid di Kincang Wetan Dilaporkan “Ndoyong” 

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 843
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Terdampak Gempa Pacitan, Sebuah menara masjid di Desa Kincang wetan Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun tampak miring. 
Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang berpusat di wilayah tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) dini hari, dirasakan hingga Kabupaten dan Kota Madiun. Getaran yang terjadi sekitar pukul 01.06 WIB sempat membuat sebagian warga panik dan keluar rumah.

Di Kabupaten Madiun, gempa dilaporkan berdampak pada sebuah menara masjid di Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan. Menara tersebut tampak miring atau “ndoyong” setelah gempa terjadi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menyebutkan, berdasarkan hasil pengecekan awal di lokasi, pihak takmir masjid menjelaskan bahwa kemiringan menara sebenarnya sudah terlihat sejak Kamis pagi (5/2/2026), sebelum gempa terjadi.

Namun, getaran gempa yang berpusat di Samudra Hindia diduga memperparah kondisi tersebut.

Kepala Desa Kincang Wetan, Ety Soekilasmini, mengatakan pihaknya baru menerima laporan dari warga pada malam hari dan langsung melakukan koordinasi dengan pengurus masjid untuk memastikan penyebab kemiringan bangunan.

“Saya dapat laporan itu baru tadi malam. Katanya dari warga menaranya ndoyong. Saya masih koordinasi dengan takmir untuk memastikan penyebabnya, apakah karena bencana atau faktor lain,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada koordinat 8,99 Lintang Selatan dan 111,18 Bujur Timur, atau sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Meski cukup jauh dari pusat gempa, sejumlah warga di Madiun mengaku merasakan guncangan yang cukup kuat. Beberapa warga bahkan memilih keluar rumah untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

Selain kerusakan pada menara masjid, BPBD juga menerima laporan kerusakan gapura makam di Desa Betek, Kecamatan Madiun, yang diduga dipicu oleh gempa yang sama.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana, termasuk kemungkinan gempa susulan.

“Meski tidak berada di titik pusat gempa, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan potensi gempa yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” kata Boby

Hingga berita ini ditulis, BPBD bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan. Tidak ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut.(Tova).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kaibon Digemparkan Temuan Mortir di Gudang Rongsokan

    Warga Kaibon Digemparkan Temuan Mortir di Gudang Rongsokan

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun dibuat kaget dengan adanya temuan benda mirip mortir di sebuah gudang rongsokan, Rabu (8/4/2026). Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik gudang, Muji Rahayu, saat membersihkan lokasi usahanya yang telah lama belasan tahun dikelola. Muji mengaku, mortir itu ditemukan ketika dirinya mengangkat sebuah karung […]

    Bagikan
  • Kejar Tahun Ajaran Baru, Wamen PU Perintahkan Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Madiun

    Kejar Tahun Ajaran Baru, Wamen PU Perintahkan Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Madiun

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Nglames, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Rabu (1/4/2026) Siang.  Dalam kunjungan tersebut, ia meminta kontraktor menambah jumlah tenaga kerja guna mempercepat penyelesaian proyek agar dapat digunakan pada tahun ajaran baru 2026–2027. Saat ini, progres […]

    Bagikan
  • Balita 1,5 Tahun di Ngawi Tewas Tertabrak Mobil Pick Up

    Balita 1,5 Tahun di Ngawi Tewas Tertabrak Mobil Pick Up

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Karangjati, Kabupaten Ngawi, digemparkan oleh insiden tragis pada Senin (11/08/2025) siang. Seorang balita perempuan, AS meninggal dunia setelah tertabrak mobil pikap milik orang tuanya sendiri di halaman rumah. Menurut Kepala Dusun setempat, Aryanto Adi, peristiwa bermula ketika mobil pikap pengangkut ayam milik keluarga korban baru selesai dicuci. Sopir, Aries Diantoro […]

    Bagikan
  • Kejar Target PAD, Bapenda Kota Madiun Optimalisasi PBJT Makanan-Minuman

    Kejar Target PAD, Bapenda Kota Madiun Optimalisasi PBJT Makanan-Minuman

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor Pajak Daerah, termasuk Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan minuman. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memperkuat upaya pendataan dan pengawasan terhadap pelaku usaha, khususnya jasa katering, guna mengejar […]

    Bagikan
  • Jumlah Lansia Magetan Tembus 20,3 Persen, Ribuan Masuk Kategori Rentan

    Jumlah Lansia Magetan Tembus 20,3 Persen, Ribuan Masuk Kategori Rentan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan kini memasuki fase demografis yang semakin menantang. Data terbaru mencatat bahwa 20,3 persen dari total penduduk sekitar 688 ribu jiwa merupakan kelompok lanjut usia. Angka ini bukan hanya menunjukkan populasi yang menua, tetapi juga menandai meningkatnya kebutuhan layanan sosial dan kesehatan yang harus diantisipasi sejak dini. Kepala Dinas Sosial […]

    Bagikan
  • KPK Soroti Pemkab Magetan, Catatan Penting Menyasar Pengelolaan Keuangan

    KPK Soroti Pemkab Magetan, Catatan Penting Menyasar Pengelolaan Keuangan

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan sejumlah catatan penting kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan setelah melakukan pendampingan tata kelola pemerintahan daerah pada September 2025. Hasil pendampingan itu menyoroti sejumlah aspek pengelolaan keuangan daerah yang dinilai masih perlu diperbaiki. Dalam laporan tersebut, KPK menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, khususnya […]

    Bagikan
expand_less