Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Dikbud Kabupaten Madiun Redistribusi SD Negeri, Seimbangkan Rasio Guru dan Murid

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 172
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan kepala Sekolah di Kabupaten Madiun mengikuti bimbingan teknis, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun tengah menyiapkan langkah redistribusi sejumlah Sekolah Dasar Negeri. Kebijakan ini diarahkan untuk menata ulang distribusi guru dan tenaga kependidikan yang dinilai tidak seimbang dengan jumlah peserta didik di beberapa sekolah.

Kepala Dikbud Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, mengatakan kebijakan tersebut berangkat dari temuan bahwa ada sekolah dengan jumlah guru berlebih tetapi kekurangan murid. Sementara disisi lain terdapat sekolah yang mengalami kondisi sebaliknya.

“Yang kami lakukan adalah redistribusi sumber daya tenaga pendidik dan kependidikan agar pelayanan pembelajaran lebih maksimal,” ujar Agus saat ditemui Jumat (14/11/2025).

Menurut Agus, penataan ulang penempatan guru dilakukan untuk mengatasi ketimpangan yang selama ini berpengaruh terhadap kualitas layanan pendidikan. Guru dari sekolah dengan murid sedikit akan dipindahkan ke sekolah yang jumlah siswanya lebih banyak.

Namun kebijakan ini, kata Agus, sering disalahpahami masyarakat sebagai bentuk penggabungan atau penghapusan sekolah. Ia menegaskan bahwa redistribusi guru berbeda dengan regrouping maupun merger. Utamanya karena regrouping menyangkut pengelolaan aset daerah dan prosesnya lebih kompleks.

“Kami tidak ingin langkah ini menimbulkan masalah baru, baik dari sisi aset maupun status lembaga pendidikan,” tegasnya.

Agus menambahkan, meski jumlah murid di beberapa sekolah menurun, status sekolah tetap dipertahankan karena masih tercatat sebagai aset daerah. Dinas akan berkoordinasi dengan BPKAD dan pemerintah desa untuk memastikan aset tersebut tetap dimanfaatkan.

Salah satu opsi yang disiapkan adalah menjadikan bangunan sekolah dengan jumlah murid sangat sedikit sebagai sanggar seni dan budaya. Hal itu sejalan dengan identitas Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat Indonesia.

Kebijakan redistribusi guru juga berdampak pada murid. Sekolah dengan jumlah siswa sangat sedikit berpotensi digabungkan secara administratif dengan sekolah terdekat. Namun tanpa menghapus status asetnya.

Agus memastikan keputusan ini diambil berdasarkan analisis menyeluruh, termasuk kondisi demografis dan geografis setiap wilayah.

“Semua keputusan kami ambil berdasarkan kajian data dan kondisi lapangan. Sekolah yang masih punya semangat dan kreativitas tetap kami beri kesempatan, tentu dengan masa evaluasi,” pungkasnya.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • TMMD ke-126 Resmi Dibuka di Magetan, Fokus Bangun Infrastruktur Pedesaan

    TMMD ke-126 Resmi Dibuka di Magetan, Fokus Bangun Infrastruktur Pedesaan

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 resmi dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Magetan bersama jajaran TNI di Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro, Rabu (08/10/2025). Program lintas sektoral ini menjadi langkah strategis, mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan yang membutuhkan peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Menurut Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, […]

    Bagikan
  • PT KAI dan Pemkab Ponorogo Teken MoU Pemanfaatan Aset Negara

    PT KAI dan Pemkab Ponorogo Teken MoU Pemanfaatan Aset Negara

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pemanfaatan aset milik KAI di wilayah Ponorogo. Penandatanganan dilaksanakan Selasa (5/8/2025) di Pendopo Kabupaten Ponorogo oleh Vice President Daop 7 Madiun Suharjono dan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. MoU ini menjadi langkah awal […]

    Bagikan
  • 38 SPPG Telah Berdiri, Pemkab Madiun Tekankan SOP ketat Pada Mitra

    38 SPPG Telah Berdiri, Pemkab Madiun Tekankan SOP ketat Pada Mitra

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menegaskan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hingga saat ini, tercatat sudah ada 38 SPPG berdiri di Kabupaten Madiun, sementara kebutuhan ideal mencapai sekitar 53 hingga 54 unit. Penegasan tersebut disampaikan dalam agenda grand launching SPPG Anak Sejahtera Wonoasri yang dikelola […]

    Bagikan
  • Mengulik Sejarah Masjid Kuno Kuncen dan Kegiatan di Bulan Suci Ramadhan

    Mengulik Sejarah Masjid Kuno Kuncen dan Kegiatan di Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Masjid Kuno Kuncen atau Masjid Nur Hidayatullah merupakan masjid bersejarah yang terletak di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman Kota Madiun. Masjid ini memiliki sejarah panjang dalam penyebaran agama Islam di wilayah Madiun. Masjid ini didirikan pada 18 Juli 1568 oleh Pangeran Timur, yang dikenal juga dengan nama Ki Ageng Panembahan Ronggo […]

    Bagikan
  • Belasan ASN Pemkab Madiun Tambah Libur Usai Idulfitri, BKPSDM: Sudah Sesuai Ketentuan

    Belasan ASN Pemkab Madiun Tambah Libur Usai Idulfitri, BKPSDM: Sudah Sesuai Ketentuan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.upaten Madiun — Hari pertama masuk kerja pascalibur panjang Hari Raya Idulfitri 2025, belasan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun diketahui belum kembali ke kantor. Mereka tercatat memperpanjang waktu libur meskipun pemerintah telah menetapkan masa cuti bersama sejak 28 Maret hingga 7 April 2025. Kepala Bidang Pembinaan, Data, dan Kesejahteraan […]

    Bagikan
  • Tragis, Lansia di Magetan Tewas Tertimpa Reruntuhan Dapur Rumah

    Tragis, Lansia di Magetan Tewas Tertimpa Reruntuhan Dapur Rumah

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rukinem, perempuan lanjut usia di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meninggal dunia secara tragis setelah tertimpa runtuhan dapur rumahnya sendiri. Korban yang berumur 70 tahun warga Dusun Ngijo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, ditemukan tak bernyawa pada Sabtu malam (31/5/2025). Peristiwa ini terjadi saat Rukinem berada di dapur rumahnya. Ketika itu, kondisi wilayah Magetan […]

    Bagikan
expand_less