Berita Terkini
Trending Tags

Gerakan Pangan Murah Digelar di Kota Madiun, Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Bahan Pokok

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 232
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun apresiasi Gerakan Pangan Murah, (6/3/2026), Foto : Kriswanto

Sinergia | Kota Madiun – Upaya menekan inflasi serta mengendalikan lonjakan harga bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri terus dilakukan pemerintah. Salah satunya melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kota Madiun di Lapangan Rejomulyo, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan tersebut disambut antusias warga. Sejak pagi, masyarakat terlihat mengantri untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok seperti minyak goreng, bawang merah, telur, hingga cabai dengan harga lebih terjangkau dibandingkan di pasaran.

Salah satu warga, Wiwin Kristiana, mengaku sengaja datang ke lokasi karena harga bahan pokok yang ditawarkan lebih murah. “Ini tadi beli minyak goreng, bawang merah, sama telur buat kebutuhan sehari-hari. Menurut saya untuk saat ini memang harganya lebih murah dibandingkan biasanya, makanya saya ikut antre karena mumpung murah,” ujarnya.

Ia mengatakan kegiatan seperti ini cukup membantu masyarakat, terutama pada momen Ramadan ketika harga bahan pokok biasanya mulai mengalami kenaikan. “Alhamdulillah terbantu. Biasanya kalau sudah bulan puasa harga bahan pokok melonjak. Walaupun selisihnya tidak terlalu jauh, tapi tetap membantu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Heru Suseno, menjelaskan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menekan laju inflasi. Menurutnya, saat ini pasokan sejumlah komoditas di pasar induk memang mengalami penurunan, sehingga berdampak pada kenaikan harga di pasaran. Khususnya saat ini cabai rawit yang harganya masih tinggi.

“Contohnya di Pasar Induk Pare yang menjadi salah satu pemasok buah dan sayur di Jawa Timur. Biasanya suplai mencapai sekitar 30 ton per hari, tetapi saat ini hanya sekitar 20 ton. Artinya memang pasokannya berkurang,” jelas Heru.

Meski demikian, ia memperkirakan kondisi harga akan kembali normal dalam waktu dekat seiring dengan masa panen yang diperkirakan mulai berlangsung pada akhir Maret, terutama untuk komoditas cabai dari daerah dataran tinggi. “Nanti sekitar akhir Maret sudah mulai panen, terutama cabai dari daerah dataran tinggi. Kalau pasokannya meningkat, biasanya harga juga akan kembali normal,” ujarnya.

Image Not Found
Gerakan Pangan Murah di Kota Madiun diserbu warga, Foto : Kriswanto

Selain melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah juga melakukan berbagai intervensi lain untuk menjaga stabilitas harga, seperti operasi pasar di sejumlah pasar tradisional yang menjadi acuan penghitungan inflasi, seperti di Kota Madiun ada Pasar Sleko dan Pasar Besar Madiun.

Heru menambahkan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur menargetkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di 15 titik di berbagai daerah.

“Kota Madiun ini sudah titik yang ketiga dari total 15 titik yang direncanakan. Selain itu, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan di sejumlah daerah,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengapresiasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Kota Madiun karena dinilai mampu membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan. Menurutnya, selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Ramadan dan Idul Fitri, pemerintah bersama TNI dan Polri terus melakukan pemantauan harga serta pasokan bahan pokok di pasar-pasar tradisional.

“Hampir setiap hari laporan harga dari pasar selalu diperbarui oleh Dinas Perdagangan. Satgas juga terus memantau agar pasokan tetap aman dan harga stabil,” katanya.

Bagus menyebutkan salah satu komoditas yang sering memicu kenaikan inflasi adalah cabai, khususnya cabai rawit, karena menjadi kebutuhan utama masyarakat. “Warga Madiun ini terkenal suka makanan pedas. Cabai rawit sering jadi komoditas yang harganya naik cukup tinggi dan mempengaruhi inflasi,” ujarnya.

Karena itu, pemerintah melakukan berbagai intervensi, termasuk melalui Gerakan Pangan Murah serta kerja sama antar daerah untuk menjaga ketersediaan pasokan pangan. “Kami juga bekerja sama dengan daerah sekitar seperti Kediri, Magetan, dan Blitar untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok, karena Kota Madiun tidak memiliki lahan pertanian yang luas,” jelasnya.

Pemerintah Kota Madiun juga menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan harga yang signifikan. Selain itu, subsidi harga juga dimungkinkan akan diberlakukan jika terpantau harga bahan pokok di pasaran melambung tinggi. “Jika terjadi kenaikan harga yang berpotensi memicu inflasi tinggi, pemerintah kota siap memberikan subsidi untuk membantu masyarakat,” pungkasnya. (krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lansia 74 Tahun di Jiwan Madiun Ditemukan Meninggal Lebih dari 5 Hari di Rumahnya

    Lansia 74 Tahun di Jiwan Madiun Ditemukan Meninggal Lebih dari 5 Hari di Rumahnya

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga Desa Bibrik, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, digegerkan dengan penemuan jasad seorang lansia di dalam rumahnya pada Jumat (3/4/2026) malam. Korban diketahui bernama Porwo Wasito (74) yang ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia dan diduga sudah lebih dari lima hari. Kapolsek Jiwan, AKP Bambang Wahyu Jati, menjelaskan bahwa penemuan jasad tersebut […]

    Bagikan
  • Menilik KA Kahuripan, KA Dengan Tarif Hemat Yang Merakyat

    Menilik KA Kahuripan, KA Dengan Tarif Hemat Yang Merakyat

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kereta Api (KA) Kahuripan menjadi salah satu KA di PT KAI Daop 7 Madiun yang menjadi pilihan pelanggan. Sepanjang tahun 2023, total pelanggan KA Kahuripan mencapai 223.707 pelanggan. Sementara, selama Januari 2024, jumlah pelanggan KA Kahuripan tercatat sebanyak 268.994 pelanggan, mengalami kenaikan sebesar 20% dibandingkan tahun 2023. Manager Humas KAI Daop […]

    Bagikan
  • Lebih Dekat Dengan Supernova Band Smada Juara 1 Kreasi Musik Festival 2025

    Lebih Dekat Dengan Supernova Band Smada Juara 1 Kreasi Musik Festival 2025

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hentakan drum, petikan gitar dan bas serta melodi keyboard jadi perpaduan yang selaras namun penuh semangat. Ya, itulah penampilan memukau dari Supernova Band dari SMA Negeri 2 Kota Madiun dalam Kreasi Musik Festival 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Madiun pada Sabtu (13/12/2025). Penampilan aktratif […]

    Bagikan
  • Tiga Kelas Rusak, Siswa SDN Glonggong Belajar di Perpustakaan dan Rumah Penjaga

    Tiga Kelas Rusak, Siswa SDN Glonggong Belajar di Perpustakaan dan Rumah Penjaga

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sudah hampir satu tahun, siswa kelas 1, 2, dan 3 SDN Glonggong 01, Kecamatan Balerejo, harus berpindah-pindah tempat belajar. Bukan karena program rotasi, melainkan karena atap tiga ruang kelas mereka rusak parah. “Sebagian gentengnya melorot, kayunya patah dan lapuk. Terlalu berisiko kalau tetap dipakai,” kata Kepala SDN Glonggong 01, Anita […]

    Bagikan
  • Jalan Jembatan Mojorayung Ambles Terdampak Banjir

    Jalan Jembatan Mojorayung Ambles Terdampak Banjir

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Mojorayung merasakan dampak banjir yang melanda wilayah setempat. Badan jembatan di Dusun Blodro Desa Mojorayung Kecamatan Wungu Ambles lantaran tergerus aliran banjir pada Sabtu malam (15/3/2025). Terpantau pada Minggu (16/3/2025) akses jembatan desa setempat hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua. Namun, warga yang melintas di jalan tersebut […]

    Bagikan
  • Hari Jadi Kab. Madiun ke-457, RSUD Caruban Fasilitasi Khitan Massal Gratis untuk 115 Anak

    Hari Jadi Kab. Madiun ke-457, RSUD Caruban Fasilitasi Khitan Massal Gratis untuk 115 Anak

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban memfasilitasi khitan massal gratis bagi 115 anak dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun. Kegiatan sosial ini digelar pada Senin (07/07/2025) dan menjadi bagian dari rangkaian perayaan yang berlangsung sepanjang bulan Juli ini. Sebanyak 40 tenaga medis dikerahkan, termasuk dokter spesialis bedah dan […]

    Bagikan
expand_less