Berita Terkini
Trending Tags

Pengendara Motor Tewas Mengenaskan Tertabrak Bus di Sukomoro Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
  • visibility 213
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Twinroad Sukomoro, tepatnya di Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Twinroad Sukomoro, tepatnya di Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Sabtu malam (07/06/2025) sekitar pukul 23.30 WIB. Seorang pemuda berusia 19 tahun tewas setelah sepeda motornya tertabrak dan terlindas bus.

Korban diketahui bernama Given Dimas Ara Dea, warga Desa Bogoarum, Kecamatan Plaosan, Magetan mengendarai sepeda motor Yamaha XR155 bernomor polisi AE 5292 RF saat kejadian nahas tersebut. Menurut keterangan saksi mata, suara benturan keras terdengar jelas dari lokasi kejadian. Saat warga keluar rumah, tubuh korban sudah tergeletak di jalan.

“Kami dengar suara benturan keras dari depan rumah. Pas keluar, korban sudah terkapar dengan luka parah di kepala. Ada bus Restu yang berhenti tidak jauh dari lokasi,” ujar Doni, warga sekitar yang menyaksikan pascakejadian.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kecelakaan terjadi saat bus Hino dari PO Restu bernomor polisi N 7264 UF yang dikemudikan oleh N, warga Getasanyar, Kecamatan Sidorejo, Magetan, melaju dari arah timur menuju barat. Di depannya, terdapat sepeda motor yang dikendarai korban yang bergerak searah.

Diduga, sopir bus kurang mengantisipasi jarak saat hendak mendahului, sehingga menabrak bagian belakang motor korban. Akibat tabrakan keras tersebut, korban terjatuh dan diduga terlindas roda bus.

“Jenis laka adalah tabrak depan-belakang. Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat,” ujar petugas kepolisian dari Unit Laka Lantas Polres Magetan.

Jenazah korban segera dievakuasi ke rumah sakit oleh tim medis dan polisi. Sementara itu, pengemudi bus telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Polisi juga melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Pencarian Korban Hanyut, Tim SAR Terjunkan Perahu Karet Susur Sungai

    Operasi Pencarian Korban Hanyut, Tim SAR Terjunkan Perahu Karet Susur Sungai

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Operasi pencarian terhadap Bani, warga Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Ponorogo yang hanyut di Sungai Keling, memasuki hari kedua, Rabu (21/05/2025). Puluhan relawan dikerahkan dalam operasi SAR untuk menemukan korban yang diduga tenggelam sejak Selasa (20/05/2025) sore. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, menyampaikan bahwa proses pencarian terus berlanjut […]

    Bagikan
  • Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah pohon pasang berdiameter sekitar 90 sentimeter tumbang dan menutup total akses Jalan Raya Sarangan–Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (15/11/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Magetan, Eka Wahyudi, menjelaskan bahwa hujan berintensitas ringan yang mengguyur wilayah Plaosan […]

    Bagikan
  • Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

    Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Harga telur ayam ras di tingkat peternak di Kabupaten Madiun mengalami penurunan tajam dalam dua pekan terakhir. Saat ini, harga jual hanya berkisar Rp20.000 per kilogram, jauh di bawah biaya produksi yang diperkirakan mencapai titik impas di kisaran Rp24.000 per kilogram. Kondisi tersebut dikeluhkan para peternak karena dinilai semakin menekan usaha […]

    Bagikan
  • WOW !! Nata Hotel Jadi Hotel Bintang Empat Pertama di Ngawi

    WOW !! Nata Hotel Jadi Hotel Bintang Empat Pertama di Ngawi

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Bagi pendatang maupun wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Ngawi kini tidak perlu bingung lagi mencari hotel untuk bermalam. Kini, di Kabupaten Ngawi resmi mempunyai hotel Bintang Empat pertama di pusat kota setelah dilaksanakan Grand Opening Nata Hotel Ngawi pada Senin (03/02/2025) lalu. Nata Hotel Ngawi dilengkapi 90 kamar eksklusif yang […]

    Bagikan
  • Dinsos Madiun Akan Benahi Data Darus Salam, Warga Miskin yang Terganjal ‘Desil Tinggi’

    Dinsos Madiun Akan Benahi Data Darus Salam, Warga Miskin yang Terganjal ‘Desil Tinggi’

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun merespons kasus Darus Salam (52), warga miskin asal Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, yang luput dari daftar penerima bantuan sosial (bansos). Dinsos kini berfokus membenahi anomali data administratif yang mengategorikan buruh serabutan tersebut ke dalam kelompok masyarakat mampu. Berdasarkan informasi nama Darus Salam tercatat dalam desil 7 […]

    Bagikan
  • Banjir Rendam 40 Rumah di Giri Asa

    Banjir Rendam 40 Rumah di Giri Asa

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 164
    • 0Komentar

    PONOROGO – Hujan deras yang mengguyur Ponorogo, Jawa Timur, selama lebih dari satu jam, Selasa (24/12/2024) sore, mengakibatkan banjir tidak hanya menggenangi jalan raya, tetapi juga merendam 40 rumah warga di Perumahan Giri Asa, Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman. Ketinggian air di kawasan tersebut bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 1 meter. Kondisi ini memaksa […]

    Bagikan
expand_less