Rabu, 14 Okt 2026
Trending Tags

Harga Plastik Melonjak, UMKM Ponorogo Kelimpungan 

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 240
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga plastik kemasan di Ponorogo naik hingga dua kali lipat, pelaku UMKM terpaksa siasati biaya produksi, Foto : Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Kenaikan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Ponorogo kini merambah ke sektor lain. Harga plastik kemasan dilaporkan melonjak hingga dua kali lipat, membuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin tertekan.

Kenaikan harga plastik ini sudah terasa sejak bulan Ramadan lalu. Hingga awal April 2026, harga belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Hampir seluruh jenis plastik, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha, mengalami lonjakan signifikan.

Di salah satu toko grosir plastik di Jalan Juanda, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Kota, Ponorogo, harga produk mengalami kenaikan drastis. Plastik es yang sebelumnya dijual Rp32 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp55 ribu. Plastik potong juga mengalami kenaikan dari Rp37 ribu menjadi Rp55 ribu per kilogram.

Kenaikan serupa terjadi pada jenis lainnya. Plastik gula naik dari Rp15 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram. Untuk kemasan minuman, harga cup meningkat dari Rp9 ribu menjadi Rp12 ribu per pak. Sementara itu, kotak makanan jenis thinwall melonjak dari Rp22 ribu menjadi Rp41 ribu per pak.

Murdyanto, pemilik toko plastik setempat, mengungkapkan bahwa kenaikan harga berdampak langsung terhadap penjualan. Daya beli masyarakat menurun seiring harga yang terus merangkak naik.

“Penjualan turun karena banyak pelanggan kaget dengan harga sekarang,” ujarnya.

Kondisi ini turut dirasakan pelaku UMKM. Atin Nurcahyo, salah satu pelaku usaha, mengaku harus memutar strategi agar usahanya tetap berjalan tanpa merugi.

“Ya bisanya bertahan, tidak berani menaikkan harga. Paling memutar otak supaya tidak rugi. Kalau dulu gratis es teh, sekarang sudah tidak,” katanya.

Pelaku UMKM kini dihadapkan pada pilihan sulit, antara menaikkan harga jual atau menekan biaya produksi. Sebagian memilih mengurangi fasilitas tambahan kepada pelanggan demi menjaga stabilitas usaha.

Masyarakat pun berharap harga plastik dapat segera stabil, agar aktivitas ekonomi kembali normal dan tidak semakin membebani pelaku usaha kecil. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Lapangan Pemkot Madiun Hadir di THD, Pelayanan Masyarakat Makin Dekat dan Cepat

    Kantor Lapangan Pemkot Madiun Hadir di THD, Pelayanan Masyarakat Makin Dekat dan Cepat

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berinovasi dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kali ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama Wali Kota Madiun membuka kantor lapangan di Taman Hijau Demangan (THD), Senin (21/4/2025). Peresmian kantor lapangan tersebut ditandai dengan pemotongan pita dan pemecahan kendi oleh Wali Kota Madiun, Maidi.  Maidi menyampaikan bahwa […]

    Bagikan
  • Antusiasme Tinggi, Kuota Program Balik Gratis Pemkab Madiun Habis Kurang dari 24 Jam

    Antusiasme Tinggi, Kuota Program Balik Gratis Pemkab Madiun Habis Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Antusiasme masyarakat terhadap program Balik Gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjelang arus balik Lebaran 2026 sangat tinggi. Kuota yang disediakan untuk ratusan penumpang bahkan langsung habis dalam waktu kurang dari 24 jam sejak pendaftaran dibuka. Program yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun itu mulai membuka pendaftaran pada Kamis […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat, 260 Siswa Bersiap Ikuti Pendidikan Berasrama

    Bupati Madiun Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat, 260 Siswa Bersiap Ikuti Pendidikan Berasrama

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Madiun resmi dimulai pada Jumat (31/7/2026). Pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto di kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi, Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun, sekaligus menandai dimulainya operasional sekolah berasrama bagi ratusan siswa dari keluarga prasejahtera. Sebanyak 260 peserta didik yang […]

    Bagikan
  • Hasil Uji Lab, Polisi Temukan Bakteri Pada Makanan Penyebab Keracunan di Bondrang dan Belang

    Hasil Uji Lab, Polisi Temukan Bakteri Pada Makanan Penyebab Keracunan di Bondrang dan Belang

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo mengungkap hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal yang menimpa puluhan warga di dua kecamatan beberapa waktu lalu. Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Hidajanto, menyebutkan sampel yang diperiksa meliputi air, bumbu gulai, kecap, sate, tongseng, gulai kambing, serta sejumlah peralatan memasak dari […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Tetapkan RPJMD 2025–2029, DPRD Ingatkan Sinergi dan Keterbatasan Anggaran

    Pemkab Magetan Tetapkan RPJMD 2025–2029, DPRD Ingatkan Sinergi dan Keterbatasan Anggaran

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi menetapkan arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RPJMD 2025–2029. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, memaparkan visi pembangunan daerah yakni “Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan” dengan tujuh misi utama. Sejumlah program prioritas disiapkan, mulai dari penguatan SDM lewat beasiswa bagi keluarga […]

    Bagikan
  • Kemiskinan di Ngawi Turun Tipis, Pemkab Perkuat Program “Gerbang Sejahtera”

    Kemiskinan di Ngawi Turun Tipis, Pemkab Perkuat Program “Gerbang Sejahtera”

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Angka kemiskinan di Kabupaten Ngawi kembali menunjukkan tren penurunan pada 2025. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi mencatat, persentase penduduk miskin turun dari 13,81 persen pada 2024 menjadi 13,62 persen di tahun ini. Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menyebut penurunan tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program penanggulangan kemiskinan yang dijalankan pemerintah daerah mulai […]

    Bagikan
expand_less