Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Ketua DPRD Magetan Tersandung Kasus Korupsi, Suyatno Ditunjuk Jadi Plt untuk Jaga Stabilitas Lembaga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 385
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Sekretaris DPRD Magetan, Yok Sujarwadi, mengatakan bahwa Suyatno ditunjuk sebagai Plt Ketua DPRD Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Penetapan Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) memicu langkah cepat di internal lembaga legislatif. Untuk menjaga keberlangsungan fungsi kelembagaan, unsur pimpinan DPRD langsung menggelar musyawarah dan menunjuk pelaksana tugas (Plt) ketua.

Wakil Ketua I DPRD Magetan dari PDI Perjuangan, Suyatno, resmi disepakati sebagai Plt Ketua DPRD Magetan untuk sisa masa jabatan 2024–2029, sembari menunggu proses hukum yang tengah berjalan.

Plt Sekretaris DPRD Magetan, Yok Sujarwadi, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil melalui musyawarah tiga unsur pimpinan DPRD, yakni Wakil Ketua I Suyatno, Wakil Ketua II Phutut Pujiono dari Partai Gerindra, dan Wakil Ketua III Pangajoman dari Partai Demokrat.

“Pimpinan DPRD langsung bergerak melakukan musyawarah dan menyepakati Pak Suyatno sebagai pelaksana tugas Ketua DPRD Magetan,” ujar Yok, Senin (27/4/2026).

Penunjukan Plt ini dilakukan sehari setelah Suratno dinyatakan berhalangan menjalankan tugasnya. Menurut Yok, langkah tersebut penting untuk memastikan seluruh agenda dan fungsi DPRD tetap berjalan tanpa hambatan.

“Ini untuk menjaga stabilitas, menjaga proses administrasi, serta memastikan kegiatan dan rencana kerja DPRD tetap berjalan,” jelasnya.

Ia menegaskan, secara kewenangan, Plt Ketua DPRD memiliki otoritas yang sama dengan ketua definitif. Hal ini mencakup pengambilan keputusan strategis, pembahasan peraturan daerah (perda), hingga penandatanganan dokumen resmi.

Diketahui, kasus dugaan korupsi pokir yang tengah ditangani Kejaksaan Negeri Magetan tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga langsung memengaruhi struktur kepemimpinan DPRD.

Selain Suratno, satu anggota DPRD aktif lainnya, Juli Martana dari Partai NasDem, juga turut ditetapkan sebagai tersangka. Sementara satu nama lain, Jamaludin Malik, diketahui merupakan anggota DPRD periode sebelumnya (2019–2024).

“Dari tiga nama yang ditetapkan, dua di antaranya merupakan anggota DPRD aktif saat ini,” terang Yok.

Kasus ini menjadi sorotan karena berkaitan dengan pengelolaan dana hibah pokir yang selama ini menjadi instrumen penyaluran aspirasi masyarakat. Dalam penyidikan, aparat penegak hukum menemukan dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran tersebut.

Yok menjelaskan, masa jabatan Plt Ketua DPRD akan berlaku hingga ketua definitif dapat kembali menjalankan tugasnya atau hingga partai politik pengusung mengajukan pengganti.

Jika kondisi berlanjut, partai asal ketua DPRD akan mengusulkan nama pengganti melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW) dari internal fraksi.

“Kalau masih berhalangan, partai asal akan mengusulkan calon pengganti hingga ditetapkan menjadi ketua definitif melalui mekanisme yang berlaku,” katanya.

Mekanisme serupa juga akan diterapkan bagi anggota DPRD lain yang tidak dapat menjalankan tugasnya akibat proses hukum, dengan pengusulan melalui partai masing-masing.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa kasus korupsi pokir tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga berdampak langsung pada dinamika politik dan tata kelola lembaga legislatif di daerah.

Langkah cepat penunjukan Plt dinilai sebagai upaya menjaga kesinambungan pemerintahan daerah, sekaligus meredam potensi gangguan terhadap fungsi representasi DPRD.

Namun di sisi lain, kasus ini juga menjadi ujian serius bagi kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif, khususnya dalam pengelolaan anggaran yang bersumber dari aspirasi masyarakat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemiskinan Masih Membayangi Magetan, Ribuan Warga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

    Kemiskinan Masih Membayangi Magetan, Ribuan Warga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kondisi sosial ekonomi di Kabupaten Magetan hingga kini masih menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah daerah. Meski tren angka kemiskinan menunjukkan penurunan dalam beberapa tahun terakhir, jumlah penduduk miskin masih tergolong tinggi dan menjadi tantangan serius dalam pembangunan. Berdasarkan data Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) 2025–2029, tingkat […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Rawat 63 Ribu Ton Beras, Begini Cara Jaga Kualitasnya Tetap Aman

    Bulog Madiun Rawat 63 Ribu Ton Beras, Begini Cara Jaga Kualitasnya Tetap Aman

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Perum Bulog Sub Divre Madiun memastikan seluruh stok beras di gudangnya tetap aman dan layak konsumsi meski disimpan selama berbulan-bulan. Melalui perawatan rutin harian, bulanan, dan triwulanan, Bulog menjaga kualitas 63 ribu ton beras yang tersimpan di empat gudang wilayah Madiun dan Ngawi. Kepala Kantor Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, mengatakan […]

    Bagikan
  • Duka Pendakian Indonesia, Mbok Yem Pemilik Warung Puncak Lawu Meninggal Dunia

    Duka Pendakian Indonesia, Mbok Yem Pemilik Warung Puncak Lawu Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Duka mendalam menyelimuti dunia pendakian, khususnya yang sering mendaki Gunung Lawu. Wakiyem atau biasa dipanggil Mbok Yem, pemilik warung tertinggi di puncak Gunung Lawu, meninggal dunia pada Rabu (23/04/2025) di rumahnya Desa Gonggang Kecamatan Poncol Magetan. Mbok Yem sempat dirawat di RSU Siti Aisyiah Ponorogo. Dari riwayat sakit perempuan 82 […]

    Bagikan
  • Lambat Serap Anggaran, Puluhan OPD di Magetan Kena Sanksi TPP Ditunda

    Lambat Serap Anggaran, Puluhan OPD di Magetan Kena Sanksi TPP Ditunda

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menerapkan sanksi tegas terhadap puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kinerjanya dinilai belum optimal dalam merealisasikan anggaran belanja. Hingga pertengahan Juli 2025, rata-rata serapan anggaran baru menyentuh angka 40 persen, jauh di bawah ekspektasi. Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Muchtar Wahid, mengungkapkan bahwa keterlambatan ini berimbas  […]

    Bagikan
  • Naik KA Wijayakusuma Dapat Diskon Tiket 10 Persen untuk ke Banyuwangi

    Naik KA Wijayakusuma Dapat Diskon Tiket 10 Persen untuk ke Banyuwangi

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Lagi ada rencana liburan ke Banyuwangi? Sekarang waktunya pas banget! PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun kasih promo spesial buat kamu yang naik KA Wijayakusuma — diskon tiket 10 persen khusus untuk kelas eksekutif. Promo ini hadir untuk memeriahkan event budaya Gandrung Sewu 2025, yang jadi salah satu acara […]

    Bagikan
  • Anak SMP Dianiaya Karena Diduga Curi Velg Truk, Aktivis Desak Penegakan Hukum

    Anak SMP Dianiaya Karena Diduga Curi Velg Truk, Aktivis Desak Penegakan Hukum

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus penganiayaan terhadap seorang pelajar SMP di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan menyita perhatian publik. Setelah rekaman video kekerasan itu beredar luas, sejumlah aktivis menyatakan siap memberikan pendampingan hukum kepada korban yang menjalani perawatan di rumah sakit. Insiden terjadi pada Kamis malam (27/11/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. Tiga remaja […]

    Bagikan
expand_less