Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags

Terkuak ! Pembunuhan Ibu dan Anak di 2 TKP Berbeda, Polisi Dalami Motifnya

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 52 menit yang lalu
  • visibility 38
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Labfor Polda Jatim melakukan olah TKP di sejumlah tempat di Kota Madiun terkait kasus pembunuhan ibu dan anak. (26/10/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Polisi terus mengungkap rangkaian dugaan pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun uang kini masih menjadi teka teki. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur bersama Satreskrim Polres Madiun Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di tiga lokasi berbeda untuk menelusuri praktik pembunuhan sekaligus mengungkap motif di balik kematian ibu dan anak tersebut.

Olah TKP dilakukan pada Senin (26/10/2026), meliputi sebuah Hotel Di Kota Madiun,  rumah di Gang Tentrem, Jalan Doho, Kelurahan Winongo, serta rumah yang ditempati terduga pelaku Dwi Bagus Martono di Jalan Kunir Nomor 13, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Pemeriksaan di Jalan Kunir dipimpin Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Agus Riyadi. Sementara itu, Dwi Bagus yang merupakan suami siri korban telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim untuk pendalaman lebih lanjut.

Image Not Found
Polisi mendalami motif kematian ibu dan anak di Kota Madiun, Jawa Timur. Foto:Tova-Sinergia

Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama Wida Prastianto mengatakan, penyelidikan bermula dari laporan kehilangan Dini dan anaknya pada 5 Oktober 2026. Laporan tersebut disampaikan oleh Khanza, adik korban, serta Dwi Bagus.

“Dari laporan tersebut, tim opsnal Polres Madiun Kota melaksanakan penyelidikan, kemudian menelusuri dari TKP awal sampai ke titik-titik lokasi. Dari hasil penyelidikan, ada indikasi terkait dengan terduga pelaku,” kata AKBP Rizki.

Menurut Kapolres, penyelidikan kini dilakukan bersama jajaran Polda Jatim untuk mengungkap peristiwa tersebut secara menyeluruh.

Image Not Found
Tim Labfor Polda Jatim melakukan olah TKP kasus kematian ibu dan anak. Foto : Tova-Sinergia

“Iya, untuk perkara ini kita melaksanakan joint investigation bersama-sama dengan tim Polda,” ujarnya.

Selain menelusuri keterkaitan ketiga lokasi, polisi juga mendalami dugaan praktik pembunuhan yang disebut melibatkan mutilasi dan pembakaran jasad korban.

Kapolres Madiun Kota membenarkan adanya sejumlah alat yang berkaitan dengan perkara tersebut. Namun, polisi belum membeberkan secara terperinci alat yang digunakan maupun kronologi lengkap kejadian karena masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan pengumpulan barang bukti.

Ia menjelaskan, kedua korban ditemukan berkaitan dengan dua lokasi berbeda. Karena itu, penyidik masih berupaya menyusun keterkaitan antara tempat kejadian, barang bukti, dan dugaan tindakan yang dilakukan pelaku. hal ini berkat petunjuk rekaman kamera CCTV dari hotel yang sempat disinggahi oleh pelaku dan korban.

“Untuk penggunaan alatnya memang ada beberapa. Ini ada dua korban, yaitu ibu dan anaknya, di dua lokasi yang berbeda. Saat ini masih dilakukan pengembangan, pendalaman, dan olah TKP untuk merangkai satu kejadian secara utuh,” jelasnya.

Image Not Found
Petugas mengumpulkan bukti untuk mengungkap kematian ibu dan anaknya. Foto : Istimewa

Hingga Senin (26/10/2026), polisi belum mengungkap motif di balik dugaan pembunuhan terhadap Dini dan anaknya. Penyidik masih mendalami keterangan terduga pelaku serta mengumpulkan bukti dari sejumlah lokasi.

Polisi meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan karena polisi masih harus memastikan rangkaian peristiwa berdasarkan bukti yang diperoleh.

“Untuk motif saat ini masih digali. Jadi, mohon waktu. Saat ini masih pengembangan,” tegasnya.

Polisi berharap hasil olah TKP dan pemeriksaan barang bukti dapat membantu mengungkap secara jelas bagaimana peristiwa tersebut terjadi, dugaan praktik yang dilakukan, serta motif di balik kematian ibu dan anak itu. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Hilang di Sungai Wilangan Ponorogo Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Korban Hilang di Sungai Wilangan Ponorogo Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Kuntarto (33), warga Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing di Sungai Wilangan, Desa Wilangan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Minggu (19/7/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sehingga operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi ditutup. Komandan Tim SAR Gabungan, Dian Susetio […]

    Bagikan
  • Audit Jadi Kunci, Polisi Komitmen Tuntaskan Kasus Gagal Bayar Koperasi MSI Magetan

    Audit Jadi Kunci, Polisi Komitmen Tuntaskan Kasus Gagal Bayar Koperasi MSI Magetan

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kasus gagal bayar yang membelit Koperasi Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) di Kabupaten Magetan terus menjadi sorotan. Ribuan warga yang merasa menjadi korban masih menggantungkan harapan pada proses hukum. Sementara Polres Magetan memastikan penanganan perkara ini tak akan dibiarkan berlarut-larut. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menegaskan bahwa pihaknya serius […]

    Bagikan
  • Bapanas Sidak Pasar Legi Ponorogo, Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Bulan Ramadan

    Bapanas Sidak Pasar Legi Ponorogo, Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Bulan Ramadan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Melonjaknya sejumlah harga kebutuhan pokok di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada bulan Ramadan 2026 mendorong Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Legi Ponorogo, Selasa (03/02/2026) pagi. Dalam sidak tersebut terungkap beberapa komoditas masih bertahan di harga tinggi, terutama cabai rawit yang mencapai Rp95 ribu per kilogram. Sidak […]

    Bagikan
  • Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama photo_camera 3

    Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Awal tahun 2026, Kabupaten Magetan kembali menghadapi tingginya frekuensi kejadian bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat 50 kejadian bencana dan peristiwa sepanjang 1–31 Januari 2026. Mayoritas di antaranya dipicu oleh cuaca ekstrem. BPBD melaporkan bahwa kejadian bencana terjadi hampir merata di seluruh kecamatan. Kecamatan Magetan menjadi wilayah dengan jumlah […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Gelontorkan Rp7,3 Miliar untuk Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    Pemprov Jatim Gelontorkan Rp7,3 Miliar untuk Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,3 miliar untuk penataan kawasan kumuh di wilayah Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Program tersebut akan menyasar perbaikan infrastruktur dasar hingga pengelolaan lingkungan guna meningkatkan kualitas permukiman dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemkot Madiun melaksanakan rapat koordinasi penataan kawasan kumuh bersama Dinas Perumahan Rakyat, […]

    Bagikan
  • Dikbud Belum Terima Juklak Juknis Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

    Dikbud Belum Terima Juklak Juknis Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 192
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun dalam Hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan belum ada persiapan khusus terkait Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). meski per hari ini Senin (06/01/2025) pemerintah pusat telah melakukan kick off MBG secara serentak, dengan menyasar 3,2 juta peserta didik baik PAUD, SD, SMP dan SMA. Saat ditemui diruanganya, Sekretaris […]

    Bagikan
expand_less