Berita Terkini
Trending Tags

Meski Bulog Salurkan 18 Ribu Liter Per Pekan, Minyakita di Pasar Sayur Magetan Diharga Rp. 21 Ribu Per Liter

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 207
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bulog ingatkan mitra jual MinyaKita sesuai HET pemerintah. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Penyaluran MinyaKita oleh Perum Bulog di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Magetan belum sepenuhnya mampu menekan harga di tingkat konsumen. Meski setiap pekan digelontorkan hingga 18 ribu liter minyak goreng bersubsidi, MinyaKita di Pasar Sayur Magetan masih dijual seharga Rp21.000 per liter atau jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

Pantauan di Pasar Sayur Magetan, Selasa (7/7/2026), menunjukkan harga MinyaKita hanya terpaut sekitar Rp1.000 dari minyak goreng kemasan non-subsidi. Minyak goreng merek Fortune maupun Sunco dijual sekitar Rp22.000 per liter, sehingga banyak konsumen memilih beralih ke produk non-subsidi yang dinilai lebih dikenal kualitasnya.

Pedagang menyebut kondisi tersebut membuat daya tarik MinyaKita semakin menurun. Padahal, saat masih dijual sesuai HET, produk bersubsidi itu menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan harga yang jauh lebih murah dibandingkan minyak goreng kemasan lainnya.

Salah seorang pedagang, Helmi, mengatakan pihaknya tidak memperoleh pasokan MinyaKita langsung dari Bulog, melainkan dari tenaga penjualan (sales). Akibatnya, harga beli yang diterima pedagang sudah mencapai sekitar Rp20.500 per liter sehingga ruang keuntungan sangat terbatas.

“Barang yang kami dapat bukan langsung dari Bulog, tetapi dari sales dengan harga sekitar Rp20.500 per liter. Kalau dijual Rp21.000, untungnya sangat sedikit. Karena selisih dengan minyak non-subsidi hanya sekitar seribu rupiah, banyak pembeli akhirnya memilih merek lain,” ujarnya.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Nanik. Menurutnya, MinyaKita kini tidak lagi memiliki keunggulan harga seperti saat pertama kali diluncurkan pemerintah. Selisih harga yang semakin tipis membuat konsumen beralih ke minyak goreng non-subsidi.

“Dulu MinyaKita dijual sesuai HET sehingga menjadi pilihan masyarakat. Sekarang harganya hampir sama dengan merek lain, selisihnya hanya sekitar seribu rupiah, sehingga banyak pembeli memilih minyak non-subsidi,” katanya.

Di sisi lain, Perum Bulog Cabang Ponorogo memastikan distribusi MinyaKita di Magetan terus ditingkatkan. Kepala Cabang Perum Bulog Ponorogo, Budiawan Susanto, mengatakan khusus di Pasar Sayur Magetan, Bulog melakukan penyaluran rutin dua kali setiap pekan dengan volume masing-masing sekitar 9.000 liter atau total 18.000 liter per pekan.

Distribusi tersebut disalurkan melalui 15 pedagang mitra resmi Bulog dengan harapan masyarakat dapat memperoleh MinyaKita sesuai HET sebesar Rp15.700 per liter.

“Kami menjadwalkan penyaluran dua kali dalam seminggu, masing-masing sekitar 9.000 liter. Harapannya masyarakat bisa mendapatkan MinyaKita dengan harga sesuai HET,” ujar Budiawan.

Selain memastikan ketersediaan pasokan, Bulog juga mengingatkan seluruh mitra resmi agar menjual MinyaKita sesuai ketentuan pemerintah. Apabila ditemukan pelanggaran, Bulog akan menjatuhkan sanksi secara bertahap, mulai dari teguran hingga pencabutan status sebagai mitra atau blacklist sehingga tidak lagi diperbolehkan menjual MinyaKita melalui jalur distribusi resmi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Madiun Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, SILPA Capai Rp154,79 Miliar Jadi Sorotan

    DPRD Kota Madiun Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, SILPA Capai Rp154,79 Miliar Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Senin (29/6/2026). Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kota Madiun melaporkan realisasi pendapatan daerah melampaui target, namun menyisakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sebesar Rp154,79 miliar […]

    Bagikan
  • Tak Sekadar Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal, Pemkot Madiun Siapkan Anggaran untuk Kreativitas Pemuda

    Tak Sekadar Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal, Pemkot Madiun Siapkan Anggaran untuk Kreativitas Pemuda

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun bersama Bea Cukai Madiun menyosialisasikan Peraturan Pengawasan Barang Kena Cukai kepada pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna di wilayah Kecamatan Taman, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut tak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terkait cukai dan pemberantasan rokok ilegal. Pemkot Madiun juga membuka peluang bagi pemuda […]

    Bagikan
  • DPRD Ngawi Bahas LKPJ 2025, Realisasi APBD Nyaris Tercapai 100 Persen, PAD Melonjak Signifikan

    DPRD Ngawi Bahas LKPJ 2025, Realisasi APBD Nyaris Tercapai 100 Persen, PAD Melonjak Signifikan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngawi digelar dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Ngawi Tahun Anggaran 2025, Selasa (31/3/2026). Agenda ini menjadi momentum evaluasi kinerja pemerintah daerah, terutama dalam pengelolaan keuangan selama satu tahun terakhir. Dalam laporan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ngawi mencatat realisasi anggaran pendapatan daerah […]

    Bagikan
  • Puluhan Warga Demo di RSUD dr. Harjono Ponorogo, Tuntut Peningkatan Pelayanan dan Klarifikasi Isu Tak Sedap

    Puluhan Warga Demo di RSUD dr. Harjono Ponorogo, Tuntut Peningkatan Pelayanan dan Klarifikasi Isu Tak Sedap

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan warga yang tergabung dalam komunitas Pemuda Peduli Ponorogo menggelar aksi damai di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Harjono, Senin (23/6/2025). Mereka membawa sejumlah poster berisi tuntutan, mulai dari desakan perbaikan pelayanan hingga permintaan klarifikasi atas isu dugaan tidak sedap yang melibatkan direktur rumah sakit. Koordinator aksi, Wijaya, mengatakan […]

    Bagikan
  • Ini Arahan Ketua Umum PSHT dan Ketua Umum PSHW-TM soal Suroan dan Suran Agung

    Ini Arahan Ketua Umum PSHT dan Ketua Umum PSHW-TM soal Suroan dan Suran Agung

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 819
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Mendekati bulan Muharram 1447 Hijriah atau dalam kalender Jawa disebut bulan Suro berkaitan erat dengan 2 tradisi besar Kota Madiun. Yakni tradisi Suroan bagi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) serta Suran Agung bagi Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM). 2 tradisi tersebut menjadi atensi bagi pihak keamanan baik Pemerintah […]

    Bagikan
  • Kakak Adik Penambang Batu di Ponorogo Tewas Tertimbun Longsor

    Kakak Adik Penambang Batu di Ponorogo Tewas Tertimbun Longsor

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Nasib tragis menimpa kakak beradik asal Desa Biting, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo. Keduanya tewas tertimbun material longsor saat menambang batu di bantaran Sungai Dung Gamping, Jumat (05/09/2025). Kedua korban diketahui bernama Tukimun (44) dan Sarno (50). Selain mereka, terdapat satu korban selamat, Leri Windaryanto (36), yang mengalami luka di bagian kaki […]

    Bagikan
expand_less