Berita Terkini
Trending Tags

Meski Bulog Salurkan 18 Ribu Liter Per Pekan, Minyakita di Pasar Sayur Magetan Diharga Rp. 21 Ribu Per Liter

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 206
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bulog ingatkan mitra jual MinyaKita sesuai HET pemerintah. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Penyaluran MinyaKita oleh Perum Bulog di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Magetan belum sepenuhnya mampu menekan harga di tingkat konsumen. Meski setiap pekan digelontorkan hingga 18 ribu liter minyak goreng bersubsidi, MinyaKita di Pasar Sayur Magetan masih dijual seharga Rp21.000 per liter atau jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

Pantauan di Pasar Sayur Magetan, Selasa (7/7/2026), menunjukkan harga MinyaKita hanya terpaut sekitar Rp1.000 dari minyak goreng kemasan non-subsidi. Minyak goreng merek Fortune maupun Sunco dijual sekitar Rp22.000 per liter, sehingga banyak konsumen memilih beralih ke produk non-subsidi yang dinilai lebih dikenal kualitasnya.

Pedagang menyebut kondisi tersebut membuat daya tarik MinyaKita semakin menurun. Padahal, saat masih dijual sesuai HET, produk bersubsidi itu menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan harga yang jauh lebih murah dibandingkan minyak goreng kemasan lainnya.

Salah seorang pedagang, Helmi, mengatakan pihaknya tidak memperoleh pasokan MinyaKita langsung dari Bulog, melainkan dari tenaga penjualan (sales). Akibatnya, harga beli yang diterima pedagang sudah mencapai sekitar Rp20.500 per liter sehingga ruang keuntungan sangat terbatas.

“Barang yang kami dapat bukan langsung dari Bulog, tetapi dari sales dengan harga sekitar Rp20.500 per liter. Kalau dijual Rp21.000, untungnya sangat sedikit. Karena selisih dengan minyak non-subsidi hanya sekitar seribu rupiah, banyak pembeli akhirnya memilih merek lain,” ujarnya.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Nanik. Menurutnya, MinyaKita kini tidak lagi memiliki keunggulan harga seperti saat pertama kali diluncurkan pemerintah. Selisih harga yang semakin tipis membuat konsumen beralih ke minyak goreng non-subsidi.

“Dulu MinyaKita dijual sesuai HET sehingga menjadi pilihan masyarakat. Sekarang harganya hampir sama dengan merek lain, selisihnya hanya sekitar seribu rupiah, sehingga banyak pembeli memilih minyak non-subsidi,” katanya.

Di sisi lain, Perum Bulog Cabang Ponorogo memastikan distribusi MinyaKita di Magetan terus ditingkatkan. Kepala Cabang Perum Bulog Ponorogo, Budiawan Susanto, mengatakan khusus di Pasar Sayur Magetan, Bulog melakukan penyaluran rutin dua kali setiap pekan dengan volume masing-masing sekitar 9.000 liter atau total 18.000 liter per pekan.

Distribusi tersebut disalurkan melalui 15 pedagang mitra resmi Bulog dengan harapan masyarakat dapat memperoleh MinyaKita sesuai HET sebesar Rp15.700 per liter.

“Kami menjadwalkan penyaluran dua kali dalam seminggu, masing-masing sekitar 9.000 liter. Harapannya masyarakat bisa mendapatkan MinyaKita dengan harga sesuai HET,” ujar Budiawan.

Selain memastikan ketersediaan pasokan, Bulog juga mengingatkan seluruh mitra resmi agar menjual MinyaKita sesuai ketentuan pemerintah. Apabila ditemukan pelanggaran, Bulog akan menjatuhkan sanksi secara bertahap, mulai dari teguran hingga pencabutan status sebagai mitra atau blacklist sehingga tidak lagi diperbolehkan menjual MinyaKita melalui jalur distribusi resmi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Protes warga terhadap aktivitas tambang galian C di Desa Taji, Kecamatan Karas, kembali mencuat. Keluhan yang disampaikan tak hanya soal debu yang kian pekat, tetapi juga kerusakan jalan hingga kekhawatiran hilangnya batas lahan milik warga akibat aktivitas tambang. Situasi tersebut mendorong Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung ke lokasi […]

    Bagikan
  • Deteksi Pesawat Asing, TNI AU Paksa Mendarat di Lanud Iswahjudi

    Deteksi Pesawat Asing, TNI AU Paksa Mendarat di Lanud Iswahjudi

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Satuan radar di bawah kendali Komando Sektor II (Kosek II) Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Iswahjudi mendeteksi keberadaan pesawat asing. Pesawat tersebut terdeteksi memasuki wilayah udara Indonesia tanpa izin terbang (Flight Clearance), sehingga memicu respons cepat dari unsur pertahanan udara. Komandan Lanud Iswahjudi segera menginstruksikan unsur tempur Skadron Udara 15 […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Poncol, Residivis di Banyak TKP

    Polres Magetan Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Poncol, Residivis di Banyak TKP

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya cepat Polres Magetan dalam menangani kasus pencurian sepeda motor di Kecamatan Poncol membuahkan hasil. Dua pelaku berhasil ditangkap kurang dari dua hari setelah kejadian. Salah satunya diketahui merupakan residivis yang diduga juga terlibat dalam sejumlah kasus serupa di luar Kabupaten Magetan. Kasus ini bermula pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 12.30 […]

    Bagikan
  • Hore!! Jembatan Gantung Patihan – Sogaten Bisa Dilewati

    Hore!! Jembatan Gantung Patihan – Sogaten Bisa Dilewati

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Kabar gembira bagi masyarakat, khususnya bagi warga Kelurahan Patihan dan Kelurahan Sogaten Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Bagaimana tidak, jembatan gantung yang telah lama ditunggu-tunggu akhirnya selesai dibangun dan kini sudah dapat difungsikan. Masyarakat bisa melintasi jembatan gantung tersebut namun harus tetap memperhatikan ketentuan. Jembatan gantung yang dibangun Pemerintah Kota Madiun dengan nilai […]

    Bagikan
  • Puncak Ibadah Haji, Khitmatnya Jamaah Haji Berwukuf di Arafah

    Puncak Ibadah Haji, Khitmatnya Jamaah Haji Berwukuf di Arafah

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Mekkah – Ratusan ribu jemaah haji asal Indonesia mulai bersiap menghadapi salah satu puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah, yang akan dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah. Sejak pagi hari, jemaah dari berbagai kloter diberangkatkan secara bertahap dari Mekkah menuju Padang Arafah oleh petugas haji Indonesia. Wukuf di Arafah merupakan inti dari rangkaian ibadah […]

    Bagikan
  • Sepeda Motor Terbakar di Ponorogo, Diduga Tersulut Rokok

    Sepeda Motor Terbakar di Ponorogo, Diduga Tersulut Rokok

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Satu unit sepeda motor terbakar di Jalan Soroito, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Minggu malam (9/02/2025). Kendaraan tersebut diketahui milik Arif, seorang warga yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Ponorogo, Bambang Supeno, menjelaskan insiden terjadi saat Arif tengah memperbaiki motornya yang mogok sambil merokok. […]

    Bagikan
expand_less