Kamis, 29 Okt 2026
Trending Tags

MPLS Ramah 2025 di Magetan Tanpa Perpeloncoan, Fokus pada Pembiasaan Anak Indonesia Hebat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • visibility 192
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 1 Kawedanan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 di Kabupaten Magetan resmi dimulai pada Senin (14/07/2025). Mengusung konsep MPLS Ramah, kegiatan ini digelar serentak di seluruh jenjang pendidikan—dari SD, SMP, hingga SMA/SMK—dengan penekanan pada pendekatan edukatif, tanpa unsur perpeloncoan.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magetan, Suwoto, menegaskan bahwa seluruh sekolah diwajibkan menjalankan MPLS tanpa kekerasan atau praktik senioritas yang tidak mendidik.

“Kami instruksikan agar MPLS dilakukan dengan cara yang ramah, menyenangkan, dan mendidik. Tidak ada lagi praktik kekerasan atau tekanan mental. Fokus tahun ini adalah pembiasaan nilai-nilai positif melalui program Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH),” ujar Suwoto, Selasa (15/07/2025).

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang lebih menekankan pada penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), pelaksanaan MPLS tahun ini diarahkan untuk membentuk karakter siswa melalui enam kebiasaan utama dalam program KAIH, yaitu:

1. Salam – Sapa – Senyum – Santun – Sopan – Semangat

2. Datang Sekolah Tepat Waktu

3. Membuang Sampah pada Tempatnya

4. Berdoa Sebelum dan Sesudah Kegiatan

5. Menghargai Teman dan Guru

6. Rapi dalam Berpakaian dan Membawa Perlengkapan Sekolah

Setiap sekolah diminta untuk menyisipkan enam pembiasaan ini ke dalam seluruh rangkaian MPLS. Kegiatan dikemas dalam bentuk permainan edukatif, simulasi, pemutaran video inspiratif, hingga praktik langsung dalam interaksi sehari-hari.

Suwoto juga menambahkan bahwa terdapat tujuh kebiasaan utama Anak Indonesia Hebat secara nasional, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur tepat waktu. Semuanya langsung dipraktikkan di lingkungan sekolah.

Durasi kegiatan MPLS pun disesuaikan dengan jenjang pendidikan. MPLS untuk jenjang SD berlangsung selama tiga hari, dari 14 hingga 16 Juli 2025, sementara untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK berlangsung lima hari, hingga 18 Juli 2025.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah sekolah seperti SMAN 1 Magetan, SMPN 1 Kawedanan dan SDN Candirejo 1 telah menerapkan konsep MPLS Ramah dengan baik. Para siswa baru tampak antusias mengikuti kegiatan penguatan karakter, tur keliling sekolah, hingga sesi doa bersama.

“Kami ingin anak-anak merasa diterima sejak hari pertama. Mereka belajar menyapa, mengucapkan terima kasih, dan menjaga kebersihan sekolah. Ini awal yang baik,” kata Agus Sunadi, Plt. Kepala SMP Negeri 1 Kawedanan.

Dinas Pendidikan juga mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam proses adaptasi anak selama MPLS. Jika ditemukan pelanggaran terhadap prinsip ramah, masyarakat dapat langsung melaporkan ke sekolah atau ke kantor Disdikpora.

“Kami terbuka terhadap masukan dan laporan masyarakat. Jika ada dugaan perpeloncoan atau pelanggaran terhadap prinsip MPLS Ramah, akan kami tindak tegas,” pungkas Suwoto.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keseruan Bermain Sambil Belajar di Kids Library Demangan

    Keseruan Bermain Sambil Belajar di Kids Library Demangan

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tak salah jika Kota Madiun menjadi Kota yang ramah anak. Bagaimana tidak, anak-anak tidak akan bingung untuk memilih tempat untuk bermain atau pun sambil belajar. Ya, di sudah Taman Hijau Demangan, Pemerintah Kota Madiun telah menyediakan fasilitas umum yakni Kids Library. Fasilitas itu merupakan ruang perpustakaan yang dirancang khusus untuk […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan dan Peredaran Miras dalam Operasi Pekat Semeru 2025

    Polres Madiun Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan dan Peredaran Miras dalam Operasi Pekat Semeru 2025

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar konferensi pers pada Kamis (22/05/2025) terkait pengungkapan sejumlah kasus pengeroyokan dan peredaran minuman keras (miras) dalam rangka Operasi Pekat 2 Semeru 2025. Dalam keterangannya, Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Agus Setiawan, menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mengungkap total 7 kasus pengeroyokan dengan jumlah tersangka sebanyak 11 […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Antisipasi Lonjakan ISPA dan DBD di Masa Peralihan Musim

    Dinkes Madiun Antisipasi Lonjakan ISPA dan DBD di Masa Peralihan Musim

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Memasuki masa peralihan dari kemarau ke musim hujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mulai mewaspadai potensi peningkatan kasus penyakit menular seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Demam Berdarah Dengue (DBD), dan Chikungunya. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujianto, mengatakan bahwa perubahan suhu dan kelembapan […]

    Bagikan
  • Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Dagangan, DPRD Madiun Soroti Minimnya Transparansi

    Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Dagangan, DPRD Madiun Soroti Minimnya Transparansi

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di SMPN 2 Dagangan dipertanyakan oleh DPRD Kabupaten Madiun. Ketua Komisi A, Purwadi, menyoroti adanya dugaan pelanggaran prosedur dan ketidak transparanan dalam proses seleksi siswa baru, usai mencuatnya kasus yang menimpa seorang wali murid bernama Kartini. Purwadi menduga, terdapat indikasi permainan oleh oknum […]

    Bagikan
  • Pembekalan dan Pelatihan Damkar Bagi Karyawan SPPG Simo dan SPPG Krajan  photo_camera 3

    Pembekalan dan Pelatihan Damkar Bagi Karyawan SPPG Simo dan SPPG Krajan 

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab.Madiun – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Simo Balerejo dan SPPG Krajan Mejayan mengadakan pelatihan pemadam kebakaran (Damkar) bagi seluruh relawannya. Diadakan di SPPG Krajan Mejayan, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), utamanya saat terjadi kebakaran. “Kami mengundang Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun untuk mengedukasi tim relawan baik dari SPPG […]

    Bagikan
  • Dua Gugatan Gus Wahid Seret Pimpinan DPRD dan DPC PKB Magetan

    Dua Gugatan Gus Wahid Seret Pimpinan DPRD dan DPC PKB Magetan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Konflik internal di tubuh Fraksi PKB DPRD Magetan memasuki babak baru. Anggota DPRD Magetan, Nur Wakhid atau yang akrab disapa Gus Wahid, resmi menyeret pimpinan DPRD Magetan ke Pengadilan Negeri (PN) setempat. Ia menggugat tiga pimpinan dewan atas dugaan perbuatan melawan hukum (PMH) dalam proses Pergantian Antar Waktu (PAW) yang disebut […]

    Bagikan
expand_less