Berita Terkini
Trending Tags

Penjaga Gudang di Kota Madiun Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga karena Sakit

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
  • visibility 216
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi evakuasi korban dari gudang kosong. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Warga di Jalan Tanjung Manis, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, dikejutkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di sebuah gudang kosong, Minggu (23/8/2026) petang. Korban diketahui bernama Vence S. Kurmasela (69) warga Jalan Kelapa Manis Kelurahan Manisrejo ditemukan dalam kondisi tertelungkup. Sehari-hari, korban bekerja sebagai penjaga gudang.

Kapolsek Taman AKP Yulis Hari Rahmanto mengatakan, pihak kepolisian menerima laporan dari warga sekitar pukul 17.15 WIB mengenai adanya seseorang yang diduga meninggal dunia di dalam gudang kosong tersebut.

“Sekira pukul 17.15, kami mendapatkan informasi dari Ketua RT 50 bahwasanya ada orang yang diduga meninggal dunia di salah satu gudang kosong di Jalan Tanjung Manis,” kata Yulis.

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Taman langsung mendatangi lokasi kejadian. Selanjutnya, petugas berkoordinasi dengan SPKT dan Unit Identifikasi Polres Madiun Kota untuk melakukan pemeriksaan serta evakuasi terhadap korban.

Image Not Found
Jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Soedono Madiun. Foto : Kris-Sinergia

“Berdasarkan informasi tersebut, kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Bersama jajaran SPKT di Polres Madiun Kota, termasuk Unit Inafis untuk kita lakukan evakuasi,” ujarnya.

Dari pemeriksaan awal Unit Identifikasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sementara berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang telah dihimpun polisi, korban sempat mengeluhkan sesak napas satu hingga dua hari sebelum ditemukan meninggal dunia.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Unit Identifikasi terhadap kondisi korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun demikian, dari beberapa keterangan saksi-saksi yang sudah kita pulbaket, diterangkan bahwa satu atau dua hari sebelum korban ditemukan meninggal dunia, sempat mengeluh sesak napas,” jelas Yulis.

Polisi memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar dua jam sebelum ditemukan. Meski dugaan sementara korban meninggal akibat kondisi kesehatan, pemeriksaan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab kematian.

“Korban dievakuasi ke RSUD dr. Soedono Kota Madiun untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gadis 20 Tahun di Kota Madiun Hilang Sejak Awal November, Polisi Lakukan Pencarian

    Gadis 20 Tahun di Kota Madiun Hilang Sejak Awal November, Polisi Lakukan Pencarian

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kesedihan mendalam dirasakan Mulawarda dan Linda Purwati, warga Jalan Tawang Krida, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Anak semata wayang mereka, Renanda Maharani Kharisma Wardhana atau akrab disapa Risma (20), dilaporkan hilang sejak 3 November 2025 dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. Menurut sang ibu, Risma berpamitan pada Senin pagi […]

    Bagikan
  • Langkah Tegas Wali Kota Madiun Maidi Tangani Kabel Udara Semrawut di Jalan

    Langkah Tegas Wali Kota Madiun Maidi Tangani Kabel Udara Semrawut di Jalan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi tidak main-main dalam menertibkan kabel udara milik provider internet yang terpasang semrawut di sejumlah ruas jalan. Bahkan, tindakan tegas berupa pemotongan kabel dilakukan bagi provider internet yang berulang kali tidak menggubris peringatan dari Pemerintah Kota Madiun. Selain itu, banyak tiang untuk pemasangan kabel dinilai merusak estetika […]

    Bagikan
  • Atap Ruang Kelas SDN 1 Ngelang Magetan Roboh, Siswa Belajar di Mushola

    Atap Ruang Kelas SDN 1 Ngelang Magetan Roboh, Siswa Belajar di Mushola

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Lapuk termakan usia. Itulah gambaran ruang kelas yang berada di SD Negeri Ngelang Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan. Atap ruang kelas dua itu pun roboh pada Rabu (12/2/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat atap roboh, seluruh siswa dan guru sudah pulang. Sehingga musibah robohnya atap ruang kelas tersebut tak sampai menimbulkan […]

    Bagikan
  • Obat Nyamuk Bakar Picu Kebakaran Kamar Rumah Warga Gelangkulon Ponorogo

    Obat Nyamuk Bakar Picu Kebakaran Kamar Rumah Warga Gelangkulon Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Obat nyamuk bakar diduga menjadi pemicu kebakaran sebuah kamar rumah warga di Dukuh Kroyo, Desa Gelangkulon, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. Kebakaran diketahui pada pagi hari (16/9/2026), sekitar pukul 06.00 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Ponorogo yang menerima laporan langsung menerjunkan satu unit truk pemadam ke lokasi. Kabid Damkar Satpol […]

    Bagikan
  • Dana Desa 2026 Turun Drastis, Pembangunan Desa di Magetan Terancam Tertunda

    Dana Desa 2026 Turun Drastis, Pembangunan Desa di Magetan Terancam Tertunda

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengalihan fokus penggunaan Dana Desa tahun 2026 untuk mendukung program prioritas nasional berdampak signifikan bagi pemerintah desa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Para kepala desa mengaku prihatin lantaran besaran anggaran yang diterima menurun tajam, sehingga berpotensi menghambat pembangunan, khususnya infrastruktur. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Magetan, total pagu […]

    Bagikan
  • KPU Magetan Tunggu Usulan Resmi, Proses PAW DPRD Belum Berlanjut

    KPU Magetan Tunggu Usulan Resmi, Proses PAW DPRD Belum Berlanjut

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Magetan memastikan proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD tidak bisa dilakukan secara sepihak dan harus mengikuti prosedur yang berlaku. Hingga kini, tahapan PAW masih menunggu pengajuan resmi dari DPRD maupun partai politik pengusung. Ketua KPU Magetan, Noviano Suyide, mengungkapkan sebelumnya pihaknya telah menerima surat dari DPRD […]

    Bagikan
expand_less