Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Renanda Maharani Kembali ke Pelukan Orang Tua, Ditemukan di Semarang

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 230
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Renanda Maharani Kembali ke Pelukan Orang Tua, Ditemukan di Semarang, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kabar gembira datang dari kasus anak hilang yang sempat menghebohkan warga Kota Madiun. Renanda Maharani Kharisma Wardhana atau kerap di panggil Risma,  yang dilaporkan hilang sejak Senin (03/11/2025), akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah Semarang, Jawa Tengah.

Sebelumnya, gadis berusia 20 tahun itu dikabarkan meninggalkan rumah dengan berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi mengaji. Namun, hingga malam hari, ia tak kunjung pulang, sehingga keluarga melapor ke pihak kepolisian.

Kapolsek Kartoharjo, Kompol Mujo Prajoko mengungkap kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya menemukan keberadaan gadis itu.

“Jadi tanggal 4 November kami menerima laporan orang hilang yang diduga belum pulang setelah berpamitan untuk mengaji. Kami tindak lanjuti dengan pemeriksaan saksi-saksi dan penyelidikan. Alhamdulillah, seminggu kemudian Babinkamtibmas kami memperoleh informasi keberadaan yang bersangkutan di Semarang,” jelas Kompol Mujo Prajoko dalam Pers Konferens pada Kamis (13/11/2025).

Ia menambahkan, Satreskrim Polres Madiun Kota bersama anggota Polwan kemudian melakukan penjemputan di lokasi tempat Risma ditemukan. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi penculikan.

“Dugaan sementara, kasus ini terjadi karena kendala berkomunikasi. Anak tersebut meninggalkan rumah tanpa izin, dan tidak ada tanda-tanda keterlibatan pihak lain. Namun, kami tetap akan mendalami kasus ini dan mendatangkan psikolog untuk membantu pemulihan kondisi korban,” imbuhnya.

Sementara itu, Linda Purwanti, ibu dari Risma, mengungkapkan rasa haru dan syukur atas ditemukannya sang putri.

“Saya sangat bersyukur karena akhirnya bisa bertemu lagi dengan putri kami. Terima kasih kepada Polres Madiun Kota dan Polsek Kartoharjo yang telah membantu hingga anak kami bisa pulang,” ujar Linda dengan mata berkaca-kaca.

Linda juga menuturkan, pihak keluarga akan terus mendampingi putrinya dan berupaya memperbaiki hubungan keluarga. Ia berencana membawa Risma untuk menjalani perawatan psikologis agar dapat pulih sepenuhnya.

Kasus ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk memastikan kondisi psikologis dan latar belakang perginya Risma dari rumah. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catatan Dahlan Iskan untuk Maidi Diserahkan Pengadilan Tipikor, Satu Sisi KPK Masih Menghantui

    Catatan Dahlan Iskan untuk Maidi Diserahkan Pengadilan Tipikor, Satu Sisi KPK Masih Menghantui

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya  – Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menaruh perhatian serius kepada Walikota Madiun nonaktif Maidi. Catatan Dahlan Iskan berbentuk dokumen amicus curiae atau sahabat pengadilan diserahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (08/10/2026).  Ternyata langkah serupa dilakukan sejumlah tokoh masyarakat Kota Madiun. Dokumen ini diserahkan melalui perwakilannya, Muhammad Taufik, ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu […]

    Bagikan
  • Dianggap Menyesatkan, Warga Lakukan Pembongkaran Makam Palsu

    Dianggap Menyesatkan, Warga Lakukan Pembongkaran Makam Palsu

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah makam yang diduga palsu di kawasan pemakaman Ki Ageng Nur Salim, Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, dibongkar paksa oleh warga pada Rabu (30/4/2025). Pembongkaran dilakukan karena makam tersebut dianggap menyesatkan dan berpotensi mengaburkan sejarah Islam di kawasan tersebut. Aksi pembongkaran dipimpin oleh Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) Ponorogo dengan persetujuan […]

    Bagikan
  • Miris! 40 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Terjadi di Madiun hingga September 2026

    Miris! 40 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Terjadi di Madiun hingga September 2026

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) mencatat 40 kasus kekerasan dengan 57 korban, terdiri dari 48 anak dan 9 perempuan dewasa. Data tersebut tercatat sejak Januari hingga September 2026. […]

    Bagikan
  • Arah RKPD 2027 Dipaparkan, Pemkab Magetan Fokus Perkuat SDM, Infrastruktur, dan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

    Arah RKPD 2027 Dipaparkan, Pemkab Magetan Fokus Perkuat SDM, Infrastruktur, dan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan membeberkan arah kebijakan dan prioritas pembangunan dalam Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 melalui forum Musrenbang yang digelar di Pendopo Surya Graha, Kamis (26/3/2026). Rancangan tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah untuk mempercepat pembangunan daerah dengan menitikberatkan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM), pemerataan infrastruktur, serta penguatan sektor […]

    Bagikan
  • Anggaran Pembangunan RTLH Yang Bersumber APBD Tidak Terdampak Efisiensi

    Anggaran Pembangunan RTLH Yang Bersumber APBD Tidak Terdampak Efisiensi

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) di Kabupaten Madiun dipastikan tidak terhalang efisiensi. Sebanyak 221 unit RTLH rencananya akan ditangani menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat mencatat terdapat 8.489 unit RTLH yang tersebar di 15 kecamatan di […]

    Bagikan
  • PMII dan GMNI Tunda Audiensi dengan DPRD Kabupaten Madiun, Pertimbangkan Situasi Kondusif

    PMII dan GMNI Tunda Audiensi dengan DPRD Kabupaten Madiun, Pertimbangkan Situasi Kondusif

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua organisasi mahasiswa, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas PGRI Madiun (Unipma) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Madiun, menunda audiensi dengan DPRD Kabupaten Madiun yang semula dijadwalkan berlangsung pada Senin (1/9/2025). Keputusan ini disampaikan melalui rilis resmi kedua organisasi. Ketua GMNI Cabang Madiun, Nikolaus Leontin Ama Beta, […]

    Bagikan
expand_less