Berita Terkini
Trending Tags

Renanda Maharani Kembali ke Pelukan Orang Tua, Ditemukan di Semarang

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 145
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Renanda Maharani Kembali ke Pelukan Orang Tua, Ditemukan di Semarang, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kabar gembira datang dari kasus anak hilang yang sempat menghebohkan warga Kota Madiun. Renanda Maharani Kharisma Wardhana atau kerap di panggil Risma,  yang dilaporkan hilang sejak Senin (03/11/2025), akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah Semarang, Jawa Tengah.

Sebelumnya, gadis berusia 20 tahun itu dikabarkan meninggalkan rumah dengan berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi mengaji. Namun, hingga malam hari, ia tak kunjung pulang, sehingga keluarga melapor ke pihak kepolisian.

Kapolsek Kartoharjo, Kompol Mujo Prajoko mengungkap kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya menemukan keberadaan gadis itu.

“Jadi tanggal 4 November kami menerima laporan orang hilang yang diduga belum pulang setelah berpamitan untuk mengaji. Kami tindak lanjuti dengan pemeriksaan saksi-saksi dan penyelidikan. Alhamdulillah, seminggu kemudian Babinkamtibmas kami memperoleh informasi keberadaan yang bersangkutan di Semarang,” jelas Kompol Mujo Prajoko dalam Pers Konferens pada Kamis (13/11/2025).

Ia menambahkan, Satreskrim Polres Madiun Kota bersama anggota Polwan kemudian melakukan penjemputan di lokasi tempat Risma ditemukan. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi penculikan.

“Dugaan sementara, kasus ini terjadi karena kendala berkomunikasi. Anak tersebut meninggalkan rumah tanpa izin, dan tidak ada tanda-tanda keterlibatan pihak lain. Namun, kami tetap akan mendalami kasus ini dan mendatangkan psikolog untuk membantu pemulihan kondisi korban,” imbuhnya.

Sementara itu, Linda Purwanti, ibu dari Risma, mengungkapkan rasa haru dan syukur atas ditemukannya sang putri.

“Saya sangat bersyukur karena akhirnya bisa bertemu lagi dengan putri kami. Terima kasih kepada Polres Madiun Kota dan Polsek Kartoharjo yang telah membantu hingga anak kami bisa pulang,” ujar Linda dengan mata berkaca-kaca.

Linda juga menuturkan, pihak keluarga akan terus mendampingi putrinya dan berupaya memperbaiki hubungan keluarga. Ia berencana membawa Risma untuk menjalani perawatan psikologis agar dapat pulih sepenuhnya.

Kasus ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk memastikan kondisi psikologis dan latar belakang perginya Risma dari rumah. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Niat Menyeberang, Kakek di Ponorogo Hilang Terseret Arus Sungai

    Niat Menyeberang, Kakek di Ponorogo Hilang Terseret Arus Sungai

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang kakek bernama Bani (60), warga Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Ponorogo, dilaporkan hilang setelah hanyut terseret arus Sungai Keling, Selasa (20/05/2025) siang. Peristiwa ini terjadi saat korban hendak pulang dari sawah dan nekat menyeberangi sungai yang tengah berarus deras. Menurut keterangan saksi, sebelum hanyut, Mbah Bani sempat terlihat meminta tolong […]

    Bagikan
  • Dugaan Kebocoran PADes Dempelan Berujung Audit Inspektorat, Pihak Kecamatan Bantah Kebobolan

    Dugaan Kebocoran PADes Dempelan Berujung Audit Inspektorat, Pihak Kecamatan Bantah Kebobolan

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polemik dugaan kebocoran Pendapatan Asli Desa (PADes) Dempelan, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun Jawa Timur, memunculkan desakan audit ke Inspektorat Kabupaten Madiun. Tuntutan ini mengemuka setelah ratusan warga menggelar aksi protes dan mencapai kesepakatan dengan pemerintah desa dalam forum mediasi yang turut disaksikan Muspika setempat pada Kamis (28/08/2025). Penjabat (Pj) Kepala […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tidak hanya menangani perkara dugaan korupsi bantuan sosial di Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo. Saat ini, penyidik juga tengah mendalami dugaan korupsi aktivitas tambang galian C ilegal di lingkungan Seprahu, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung. Tambang yang disebut telah beroperasi puluhan tahun tersebut diduga memanfaatkan lahan milik Perhutani untuk […]

    Bagikan
  • Diduga Keracunan Nasi Goreng Program MBG, Begini Kondisi Siswa

    Diduga Keracunan Nasi Goreng Program MBG, Begini Kondisi Siswa

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Puluhan siswa sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, mengalami gejala mual hingga muntah setelah menyantap menu nasi goreng dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (27/11/2025). Mereka mendapat perawatan intensif di Puskesmas Klecorejo, sementara sebagian lainnya harus dirujuk ke rumah sakit. Inaya, Salah satu siswa kelas IV yang dirawat di […]

    Bagikan
  • Dispendikbud Madiun Akui Ada Kelalaian Sistem Perihal Siswa Tak Terdaftar Meski Ikut MPLS di SMPN 2 Dagangan

    Dispendikbud Madiun Akui Ada Kelalaian Sistem Perihal Siswa Tak Terdaftar Meski Ikut MPLS di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik seorang siswa yang sempat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Dagangan, namun belakangan dinyatakan tidak terdaftar secara resmi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Insiden ini memicu kegaduhan publik, mengingat siswa tersebut telah mengikuti seluruh […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 62 Sekolah di Madiun Raya, Anggaran Capai Rp51,3 Miliar photo_camera 2

    Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 62 Sekolah di Madiun Raya, Anggaran Capai Rp51,3 Miliar

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan program revitalisasi dan rehabilitasi sarana prasarana pendidikan di wilayah Madiun Raya. Peresmian dipusatkan di SMAN 2 Madiun pada Kamis (12/3/2026). Program revitalisasi tersebut mencakup 62 sekolah yang tersebar di Kota dan Kabupaten Madiun, Ponorogo, Ngawi, serta Magetan. Total anggaran dalam program tersebut sekitar […]

    Bagikan
expand_less