Berita Terkini
Trending Tags

Puluhan Warga Desa Serag Gelar Aksi Damai, Desak Transparansi Pembangunan Kantor Desa

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 33 menit yang lalu
  • visibility 25
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Desa Serag dibongkar sejak 2024 dan belum dibangun kembali. (26/9/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Puluhan warga Desa Serag, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menggelar aksi damai di area bekas Balai Desa Serag, Sabtu malam (26/9/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Warga menggelar tikar dan duduk bersama di lokasi bekas kantor desa yang kini hanya menyisakan puing-puing bangunan. Aksi berlangsung dalam suasana gelap tanpa penerangan, menjadi bentuk keprihatinan warga terhadap kondisi kantor desa yang hingga kini belum dibangun kembali.

Kantor Desa Serag diketahui telah dibongkar sejak 2024. Namun, hingga dua tahun berlalu, pembangunan kembali kantor desa belum juga terealisasi.

Kondisi tersebut turut berdampak terhadap pelayanan administrasi masyarakat. Warga yang hendak mengurus berbagai keperluan administrasi desa harus berpindah ke lokasi lain, termasuk memanfaatkan bangunan sekolah TK untuk pelayanan.

Suswondo, salah seorang warga Desa Serag, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tirakatan sekaligus bentuk penyampaian aspirasi warga.

Image Not Found
Puluhan warga Desa Serag menggelar aksi damai di bekas kantor desa. Foto : Ega-Sinergia

“Ini tirakatan. Masalah kantor desa kita ini sudah dibongkar sejak 2024 hingga kini tidak dibangun. Warga untuk mengurus administrasi harus pindah ke sekolah TK,” ujar Suswondo.

Melalui aksi tersebut, warga meminta Kepala Desa Serag, Hariyadi, bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), memberikan transparansi mengenai alasan pembongkaran kantor desa dan kejelasan rencana pembangunan kembali.

Sementara itu, Anggoro Hari Wibowo, Kasi Pemerintahan Desa Serag, mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan pembongkaran maupun penyebab pembangunan kantor desa belum dilakukan.

“Kalau saya sendiri bukan tupoksi saya. Kalau ini sudah dibongkar sejak 2024. Kalau alasannya kenapa, saya tidak tahu,” kata Anggoro Hari Wibowo.

Warga berharap pemerintah desa dan BPD segera memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status pembangunan kantor desa, termasuk rencana, anggaran apabila telah tersedia, serta kepastian waktu pembangunan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan langsung dari Kepala Desa Serag, Hariyadi, terkait tuntutan transparansi yang disampaikan puluhan warga tersebut. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sugiri Sampaikan LKPJ, DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Evaluasi

    Bupati Sugiri Sampaikan LKPJ, DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Evaluasi

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kinerja Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko selama setahun dievaluasi oleh DPRD setempat. Dalam sidang paripurna yang digelar di Kantor Bappeda Ponorogo, Senin (24/03/2025), Bupati Sugiri menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2024. Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno menegaskan bahwa bulan Maret ini merupakan batas akhir penyerahan LKPJ bupati. Setelah […]

    Bagikan
  • DPRD-Pemkot Madiun Bakal Kaji Usulan Hasil Musrenbangcam Tahun 2026

    DPRD-Pemkot Madiun Bakal Kaji Usulan Hasil Musrenbangcam Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun telah merampungkan Musyawarah Rencana Pembangunan tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) Tahun 2026. Musrenbangcam telah dilaksanakan di 3 kecamatan yakni Taman, Manguharjo serta Kartoharjo. Forum ini guna menyepakati program pembangunan daerah untuk perencanaan tahun 2027. Sesuai data yang dihimpun, Kecamatan Taman mencatatkan sebanyak 147 usulan fisik dengan perkiraan anggaran sebesar […]

    Bagikan
  • Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pencarian Ilut Apriliani, remaja penyandang disabilitas yang dilaporkan hilang di hutan Desa Lembean Wetan, Kecamatan Lembean, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus dilakukan hingga Minggu (11/5/2025). Memasuki hari ketiga, keberadaan Ilut masih belum diketahui meskipun ratusan personel gabungan telah dikerahkan. Sekitar 200 petugas dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan warga menyisir hutan […]

    Bagikan
  • Didakwa Korupsi Kolam Renang, Kades Sukosari Madiun Ajukan Eksepsi

    Didakwa Korupsi Kolam Renang, Kades Sukosari Madiun Ajukan Eksepsi

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Kepala Desa (Kades) Sukosari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Kusno, menjalani sidang perdana kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan kolam renang desa yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (16/10/2025). Dalam perkara ini, Kusno didakwa bersama rekanan proyeknya, Eko Edi Siswanto, atas dugaan penyimpangan pada pembangunan kolam renang di […]

    Bagikan
  • Pelajar SMP di Ponorogo Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Sumur Tua

    Pelajar SMP di Ponorogo Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Sumur Tua

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Seorang pelajar di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ditemukan tewas membusuk di dalam sebuah sumur tua setelah dilaporkan hilang selama tiga hari. Jenazah korban ditemukan warga pada Minggu malam (9/2/2026) di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon. Korban diketahui bernama Adi Saputra (15), warga setempat. Sebelumnya, korban dilaporkan meninggalkan rumah pada Jumat (6/2/2026) […]

    Bagikan
  • Jelang Duduki Kursi Pimpinan DPRD Magetan, Harta Kekayaan Riyin Nur Asiyah Naik Rp3,26 Miliar dalam 1,5 Tahun

    Jelang Duduki Kursi Pimpinan DPRD Magetan, Harta Kekayaan Riyin Nur Asiyah Naik Rp3,26 Miliar dalam 1,5 Tahun

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Riyin Nur Asiyah, mencatatkan peningkatan harta kekayaan yang cukup signifikan dalam kurun waktu sekitar satu setengah tahun terakhir. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dipublikasikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total kekayaan Riyin meningkat lebih dari Rp3,2 miliar atau […]

    Bagikan
expand_less