Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

PMK Kembali Muncul di Ngawi, 30 Sapi Terinfeksi dan Pedagang Mulai Waswas

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 33
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PMK Kembali Muncul sejumlah pedagang di Pasar Hewan Kandangan was was. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Kemunculan kembali kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Ngawi menandai fase baru kewaspadaan sektor peternakan. Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) setempat mencatat 30 ekor sapi terindikasi terjangkit dan tersebar di 10 kecamatan serta 15 desa. Meski belum masuk kategori wabah besar, situasi ini cukup memicu tekanan di pasar hewan yang sebelumnya mulai pulih dari episode PMK sebelumnya.

Di Pasar Hewan Kandangan, geliat jual beli tampak tidak sepadat hari-hari normal. Warsono, salah satu pedagang, menyebut adanya perubahan perilaku pembeli sejak kabar kasus PMK kembali muncul.

“Begitu ada kabar PMK muncul lagi, jelas pedagang tidak tenang,” kata Warsono, Sabtu (24/1/2026). 

Ia menambahkan bahwa sapi yang terjangkit otomatis jatuh harga, membuat pedagang menanggung risiko kerugian. Menurutnya, pembeli kini lebih selektif dan cenderung menahan diri.

“Orang tidak mau ambil risiko. Ada yang bilang khawatir sapi yang dibawa pulang menulari kandang mereka,” ujarnya.

Warsono menyebut kondisi saat ini mengingatkan pada situasi beberapa tahun lalu, ketika pedagang merugi dalam waktu singkat akibat merosotnya nilai jual ternak.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DPP Ngawi, Tony Wibowo, mengatakan bahwa laporan yang masuk tidak menunjukkan pola penyebaran terpusat.

“Ada 30 sapi yang mengarah ke PMK, sebarannya tidak menumpuk di satu wilayah. Tersebar di 10 kecamatan dan 15 desa,” kata Tony.

Image Not Found
DPP Ngawi memperketat pemeriksaan hewan, termasuk penyemprotan dan pemeriksaan fisik sebelum transaksi. Foto : Nan-Sinergia

Ia menyebut bahwa 15 sapi sudah menunjukkan pemulihan, sementara sisanya masih dipantau oleh petugas lapangan. Meski demikian, Tony mengakui masih ada jeda pelaporan dari peternak yang membuat deteksi dini tidak optimal.

“Ada beberapa kasus yang baru dilaporkan setelah gejala muncul beberapa hari. Ini memperlambat penanganan,” ujarnya.

PMK dikenal cepat menular, terutama di lokasi dengan pergerakan ternak tinggi. Pasar hewan menjadi salah satu titik paling rentan. DPP Ngawi memperketat pemeriksaan hewan di area ini, termasuk penyemprotan disinfektan dan pemeriksaan fisik sebelum transaksi.

“Kalau ada satu hewan terinfeksi lolos pemeriksaan di pasar, penyebarannya bisa meluas. Itu yang kami cegah,” ujar Tony.

Selain di pasar kabupaten, pengawasan juga dilakukan di pasar hewan tingkat desa yang kerap luput dari pantauan.

Vaksinasi disebut tetap berjalan, namun partisipasi peternak menjadi tantangan tersendiri. “Masih ada yang enggan atau menunda vaksinasi. Ini menyulitkan pencegahan,” kata Tony.

Meski langkah-langkah pengawasan diperketat, peternak di tingkat bawah memegang peranan vital. Tony menekankan bahwa pelaporan cepat sangat menentukan keberhasilan pengendalian.

“Gejala awal seperti sariawan atau kesulitan berjalan harus segera dilaporkan. Kalau menunggu parah, potensi penularan makin besar,” ujarnya.

Ia juga menyinggung soal kebersihan kandang, yang menjadi salah satu faktor mempertahankan kondisi hewan.

Munculnya kembali PMK ini menjadi alarm dini bagi sektor perdagangan ternak di Ngawi. Mengingat periode awal tahun biasanya menjadi fase peningkatan transaksi, para pedagang waspada jika lonjakan kasus berlanjut dapat mengganggu stabilitas harga.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penanganan ODGJ Jambon Ponorogo, Ipda Purnomo Berencana Jemput Nanto

    Penanganan ODGJ Jambon Ponorogo, Ipda Purnomo Berencana Jemput Nanto

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Penanganan kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dikurung dalam kandang besi di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, mulai menemui titik terang. Ipda Purnomo, Kanit Binpolmas Polres Lamongan, menyatakan berencana menjemput Suhananto atau Nanto, 45 tahun, sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. Rencana tersebut disampaikan Ipda Purnomo melalui unggahan di media sosial […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Terapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Suran Agung PSHW-Tunas Muda

    Polres Madiun Kota Terapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Suran Agung PSHW-Tunas Muda

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Guna mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan kegiatan Suran Agung yang digelar oleh PSHW-Tunas Muda, Polres Madiun Kota akan menutup beberapa ruas jalan strategis pada Minggu, (06/07/2025) mendatang. Salah satu ruas jalan yang akan ditutup total adalah Jalan Ring Road, yang menjadi jalur utama kegiatan Suran Agung di Kota Madiun. Kasatlantas […]

    Bagikan
  • Dua Rombongan Umrah Angkatan 64 Sindo Wisata Tiba Dengan Penuh Syukur di Kota Madinah

    Dua Rombongan Umrah Angkatan 64 Sindo Wisata Tiba Dengan Penuh Syukur di Kota Madinah

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia – Alhamdulillah, kurang lebih 9 jam berada di pesawat, 2 rombongan umrah Sindo Wisata Madiun Haji Ulul Azmi tiba di Kota Nabi, Madinah al-Munawwarah. Perasaan bahagia dan penuh syukur pun terpancar dari jemaah umrah Sindo Wisata angkatan 64. Hari pertama tiba dimanfaatkan jemaah untuk melaksanakan sholat di Masjid Nabawi. Selain itu, sesuai jadwal dari […]

    Bagikan
  • Ini Jurus Wali Kota Maidi Hadapi Pemangkasan Transfer Daerah

    Ini Jurus Wali Kota Maidi Hadapi Pemangkasan Transfer Daerah

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi kebijakan pemangkasan transfer daerah dari pemerintah pusat. Wali Kota Madiun, Maidi, menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sembilan jurus atau strategi utama guna menjaga stabilitas keuangan daerah serta memastikan pembangunan tetap berjalan optimal. “Sudah mulai kita siapkan jurus-jurus menghadapi adanya pemangkasan transfer […]

    Bagikan
  • Didik Haryono Secara Aklamasi Pimpin Golkar Magetan, Targetkan 7 Kursi di Pemilu Mendatang

    Didik Haryono Secara Aklamasi Pimpin Golkar Magetan, Targetkan 7 Kursi di Pemilu Mendatang

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar akhirnya menutup proses pemilihan ketua DPD Magetan dengan keputusan aklamasi. Dalam agenda yang digelar di Surabaya pada Senin (08/12/2025), Didik Haryono resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Magetan periode 2025–2030. Dalam keterangannya, Didik mengungkapkan rasa syukur sekaligus tanggung jawab besar yang kini ia emban. […]

    Bagikan
  • Jelang Keberangkatan, Calhaj Madiun Jalani Vaksinasi Meningitis dan Influenza

    Jelang Keberangkatan, Calhaj Madiun Jalani Vaksinasi Meningitis dan Influenza

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Calon jemaah haji asal Kabupaten Madiun, mulai menjalani vaksinasi meningitis dan influenza sebagai bagian dari persiapan kesehatan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara bertahap di sejumlah puskesmas. Salah satunya di Puskesmas Gantrung, Kecamatan Kebonsari, pada Senin (5/5/2025). Sebelumnya, para jemaah telah menerima vaksin polio sebagai tahap awal. […]

    Bagikan
expand_less