Puluhan Warga Desa Serag Gelar Aksi Damai, Desak Transparansi Pembangunan Kantor Desa
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 17 menit yang lalu
- visibility 14
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Puluhan warga Desa Serag, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menggelar aksi damai di area bekas Balai Desa Serag, Sabtu malam (26/9/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Warga menggelar tikar dan duduk bersama di lokasi bekas kantor desa yang kini hanya menyisakan puing-puing bangunan. Aksi berlangsung dalam suasana gelap tanpa penerangan, menjadi bentuk keprihatinan warga terhadap kondisi kantor desa yang hingga kini belum dibangun kembali.
Kantor Desa Serag diketahui telah dibongkar sejak 2024. Namun, hingga dua tahun berlalu, pembangunan kembali kantor desa belum juga terealisasi.
Kondisi tersebut turut berdampak terhadap pelayanan administrasi masyarakat. Warga yang hendak mengurus berbagai keperluan administrasi desa harus berpindah ke lokasi lain, termasuk memanfaatkan bangunan sekolah TK untuk pelayanan.
Suswondo, salah seorang warga Desa Serag, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tirakatan sekaligus bentuk penyampaian aspirasi warga.

“Ini tirakatan. Masalah kantor desa kita ini sudah dibongkar sejak 2024 hingga kini tidak dibangun. Warga untuk mengurus administrasi harus pindah ke sekolah TK,” ujar Suswondo.
Melalui aksi tersebut, warga meminta Kepala Desa Serag, Hariyadi, bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), memberikan transparansi mengenai alasan pembongkaran kantor desa dan kejelasan rencana pembangunan kembali.
Sementara itu, Anggoro Hari Wibowo, Kasi Pemerintahan Desa Serag, mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan pembongkaran maupun penyebab pembangunan kantor desa belum dilakukan.
“Kalau saya sendiri bukan tupoksi saya. Kalau ini sudah dibongkar sejak 2024. Kalau alasannya kenapa, saya tidak tahu,” kata Anggoro Hari Wibowo.
Warga berharap pemerintah desa dan BPD segera memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status pembangunan kantor desa, termasuk rencana, anggaran apabila telah tersedia, serta kepastian waktu pembangunan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan langsung dari Kepala Desa Serag, Hariyadi, terkait tuntutan transparansi yang disampaikan puluhan warga tersebut. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





