Berita Terkini
Trending Tags

Sekolah Rakyat di Madiun Masih Kekurangan Siswa dan Sarpras, Kurikulum Jadi Kendala

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 43
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun meninjau proses pembelajaran di Sekolah Rakyat Terpadu 1 di Kelurahan Nglames. (6/10/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Madiun yang telah berjalan sekitar dua bulan masih menghadapi sejumlah kendala. Mulai dari belum lengkapnya sarana prasarana (sarpras) penunjang pembelajaran, ketersediaan fasilitas teknologi, hingga belum terpenuhinya kuota siswa.

Persoalan tersebut terungkap dalam monitoring dan evaluasi (monev) perdana yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun sejak program nasional tersebut resmi dimulai pada Agustus 2026.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengatakan, salah satu kendala yang ditemukan yakni belum tersedianya jaringan Wi-Fi untuk menunjang aktivitas pembelajaran. Pemkab Madiun pun telah meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) segera menindaklanjuti kebutuhan tersebut.

Image Not Found
Bupati Madiun meninjau pembelajaran di Sekolah Rakyat Nglames. Foto : Tova-Sinergia

“Ya, misalkan salah satunya Wi-Fi-nya belum ada. Insya Allah tadi Kominfo sudah kita ajak, secepatnya Wi-Fi akan segera kita atasi,” kata Hari usai monev, Selasa (6/10/2026).

Selain sarpras, persoalan lain yang perlu segera diselesaikan adalah kurikulum. Menurut Hari, tenaga pendidik masih membutuhkan pendampingan untuk menentukan pola pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa Sekolah Rakyat.

“Masalah kurikulum, Kepala Dinas Pendidikan juga kita ajak, nanti akan mendampingi untuk membuat kurikulum yang sesuai dengan kondisi anak-anak sekarang,” ujarnya.

Hari menyebut, jumlah siswa yang menempati Sekolah Rakyat juga belum sesuai dengan kuota yang ditetapkan pemerintah pusat. Kondisi tersebut paling terasa pada jenjang sekolah dasar (SD).

Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah belum mudahnya mengubah kebiasaan anak untuk tinggal terpisah dari keluarga dan menempati asrama.

“Sementara ini kita masih ada kekurangan siswanya. Khususnya siswa yang di tingkat SD, karena memang mengubah budaya dia harus pisah dengan keluarga masih perlu penanganan yang luar biasa,” jelasnya.

Image Not Found
Pemkab Madiun segera memenuhi kebutuhan Wi-Fi Sekolah Rakyat. Foto : Tova-Sinergia

Pemkab Madiun, kata Hari, tidak akan menunggu hingga pergantian semester untuk melakukan evaluasi. Monev akan dilakukan secara berkala agar setiap persoalan yang muncul dapat segera ditangani.

“Supaya secepat mungkin kita mengetahui kendala yang dihadapi dan kita segera bisa memberikan solusi sedari dini tanpa menunggu semester berikutnya. Karena ini masih program baru dan program strategis nasional maka harus sukses,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, membenarkan kuota siswa Sekolah Rakyat hingga kini belum terpenuhi sepenuhnya.

Ia mengatakan, Pemkab tetap menggunakan pola penjangkauan langsung ke masyarakat untuk mencari calon siswa dari keluarga kurang mampu.

“Sekolah ini sifatnya penjangkauan. Artinya, tidak boleh promosi, tetapi kita langsung turun ke masyarakat untuk menjangkau masyarakat yang tidak mampu dan kita motivasi untuk menyekolahkan anaknya di SR,” jelas Supriyadi.

Penjaringan dilakukan dengan memanfaatkan jaringan pemerintah desa dan sejumlah pilar sosial. Mereka membantu memetakan keluarga kurang mampu yang masih memiliki anak usia sekolah.

“Seperti biasa yang sudah-sudah kita lakukan, bahwa kita selalu mengandalkan jaringan yang sampai ke bawah. Itu teman-teman dari pilar-pilar sosial, yaitu TKSK, PKH, Tagana, SLRT, dan lain sebagainya, kemudian kepala desa,” ujarnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krs/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Mantri BRI Jadi Tersangka Kasus Kredit Fiktif, Kejaksaan Temukan Dugaan Sindikat

    Mantan Mantri BRI Jadi Tersangka Kasus Kredit Fiktif, Kejaksaan Temukan Dugaan Sindikat

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kejaksaan Negeri Ponorogo akhirnya menetapkan satu orang tersangka dalam kasus kredit fiktif di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pasar Pon, Kecamatan Kota Ponorogo. Tersangka berinisial SPP (32), merupakan warga Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, dan diketahui pernah bekerja sebagai Account Officer atau Mantri di unit BRI tersebut. Penetapan tersangka dilakukan pada […]

    Bagikan
  • Polisi Amankan 7 Anak Pembuat Petasan dan Balon Udara di Sukorejo Ponorogo

    Polisi Amankan 7 Anak Pembuat Petasan dan Balon Udara di Sukorejo Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aparat Polsek Sukorejo mengamankan tujuh anak di bawah umur yang kedapatan membuat petasan dan balon udara tanpa awak di dua desa berbeda, Rabu (18/3/2026). Mirisnya, bahan pembungkus petasan diketahui menggunakan kertas buku pelajaran sekolah. Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat dan orang tua yang resah karena anak-anak mereka kerap berkumpul […]

    Bagikan
  • Semangat Kemerdekaan RI, Prajurit Brimob Bagi-Bagi Bendera Merah Putih

    Semangat Kemerdekaan RI, Prajurit Brimob Bagi-Bagi Bendera Merah Putih

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur mengadakan kegiatan berbagi bendera merah putih kepada para pengendara di Kota Madiun pada Minggu (03/08/2025). Kegiatan ini dilakukan di ruas Jalan Pahlawan dan melibatkan personel Brimob yang menyapa pengendara dengan ramah sembari menyerahkan […]

    Bagikan
  • Liburan Nataru di Ponorogo? Ini Rekomendasi Destinasi Wisata Favorit Keluarga

    Liburan Nataru di Ponorogo? Ini Rekomendasi Destinasi Wisata Favorit Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Momen libur Natal dan Tahun Baru yang bertepatan dengan libur panjang sekolah dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Ponorogo pun tampak ramai dikunjungi wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah. Melihat antusiasme tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengajak masyarakat untuk menikmati masa liburan dengan […]

    Bagikan
  • Satu Tahun Bumi Kampung Pesilat Ditangan Harmonis, Apa Saja Tantangan dan Harapannya ?

    Satu Tahun Bumi Kampung Pesilat Ditangan Harmonis, Apa Saja Tantangan dan Harapannya ?

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 773
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Tidak terasa satu tahun pasangan Harmonis, Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun Purnomo Hadi memegang kendali pemerintahan di bumi kampung pesilat. Dua jagoan Harmonis itu dilantik Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 20 Februari 2025 lalu. Artinya tepat tanggal 20 Februari 2026 akan terjadi moment ulang tahun pertama bagi pasangan […]

    Bagikan
  • Pemangkasan Transfer Keuangan Daerah, Pemkab Madiun Siapkan Strategi Efisiensi Anggaran 2026

    Pemangkasan Transfer Keuangan Daerah, Pemkab Madiun Siapkan Strategi Efisiensi Anggaran 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bakal melakukan efisiensi besar-besaran pada tahun anggaran 2026. Langkah ini diambil setelah adanya pergeseran dan pemangkasan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat senilai sekitar Rp. 228 miliar. Kondisi itu diungkapkan Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam Rapat Koordinasi Penganggaran APBD Tahun Anggaran 2026 dan Evaluasi […]

    Bagikan
expand_less