Berita Terkini
Trending Tags

Anggaran Raksasa Pengadaan Pick Up 4×4 KDKMP Disorot, DPR RI Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 253
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono menilai pengadaan pick up belum tentu relevan dengan KDKMP, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kritik atas kebijakan impor kendaraan pick up 4×4 untuk menunjang operasional Koperasi Merah Putih kembali mencuat. Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono, yang dikenal dengan sapaan Kanang, menilai keputusan pemerintah pusat tersebut perlu dikaji ulang karena dinilai tidak tepat sasaran dan berpotensi melemahkan industri otomotif nasional.

Pengadaan kendaraan itu dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dengan nilai kontrak sekitar Rp24,66 triliun untuk total 105.000 unit pick up 4×4. Prosesnya melibatkan dua produsen otomotif asal India, yakni Mahindra dan Tata Motors.

Kanang menilai pengadaan pick up berpenggerak empat roda belum tentu relevan dengan kebutuhan operasional koperasi di daerah. Ia mempertanyakan alasan pemilihan spesifikasi tersebut, terlebih kondisi jalan di banyak wilayah tidak seluruhnya memerlukan kendaraan off-road.

Menurut Kanang, kendaraan 4×4 harus benar-benar dipertimbangkan dari sisi urgensi. “Kalau melihat kebutuhan di lapangan, saya justru mempertanyakan kenapa harus memakai unit 4×4. Apakah memang kondisinya seberat itu sampai harus menggunakan kendaraan yang biasa dipakai di jalur ekstrem,” ujarnya.

Politikus dari PDI Perjuangan itu juga menyinggung tata kelola program Koperasi Merah Putih. Ia mempertanyakan mengapa pada awal pelaksanaannya program tidak langsung berada di bawah koordinasi Kementerian Koperasi dan UKM.

Ia mencontohkan isu anggaran pembangunan gerai koperasi yang disebut-sebut mencapai Rp1,6 miliar per unit, sementara di lapangan muncul informasi pembangunan dapat dilakukan dengan biaya lebih rendah, sekitar Rp700–800 juta.

Kanang juga mempertanyakan keputusan pemerintah memilih kendaraan impor. Padahal, menurutnya, industri otomotif di Indonesia memiliki kemampuan untuk memproduksi kendaraan serupa.

Dalam penilaiannya, industri lokal sebenarnya mampu mendukung kebutuhan program. “Kita punya pabrikan dalam negeri yang siap memproduksi, jadi tentu kebijakan ini layak dievaluasi kembali,” kata Kanang.

Selain itu, ia menilai jumlah 105 ribu unit kendaraan yang diimpor terlalu besar untuk dapat tersedia dalam waktu singkat.

Ia pun meragukan apakah pabrikan benar-benar memiliki stok sebanyak itu. “Kalau jumlahnya sampai ratusan ribu unit, saya sulit percaya ada pabrik yang menyimpan stok sebanyak itu. Apakah barang sisa atau unit yang baru diproduksi lalu diambil sekaligus ini yang perlu ditelusuri,” ujarnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramp Check dan Cek Kesehatan Dalam Operasi Zebra Semeru 2025 di Terminal Maospati

    Ramp Check dan Cek Kesehatan Dalam Operasi Zebra Semeru 2025 di Terminal Maospati

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya meningkatkan keselamatan transportasi publik kembali digencarkan Polres Magetan. Pada Kamis (27/11/2025), Satuan Lalu Lintas Polres Magetan bersama Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Labkesda, serta Dokkes Polres menggelar Ramp Check dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Terminal Maospati. Kegiatan ini menjadi bagian dari Operasi Zebra Semeru 2025. Armada bus antarkota dan antarpovinsi […]

    Bagikan
  • Ironi Wacana Pengangkatan Staff SPPG menjadi PPPK, Guru di Madiun Bergaji Rp250 Ribu per Bulan

    Ironi Wacana Pengangkatan Staff SPPG menjadi PPPK, Guru di Madiun Bergaji Rp250 Ribu per Bulan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah rencana pemerintah pusat mengangkat puluhan ribu pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), ironi justru dirasakan tenaga pendidik di daerah. Seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar negeri Kabupaten Madiun mengaku hanya menerima upah Rp. 250 ribu per bulan. Pemerintah […]

    Bagikan
  • Proyek Jembatan Klumutan Molor, Bupati Madiun Monev 3 Paket Pekerjaan Fisik

    Proyek Jembatan Klumutan Molor, Bupati Madiun Monev 3 Paket Pekerjaan Fisik

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Proyek pembangunan Jembatan Klumutan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, belum rampung meski melewati batas kontrak. Hal itu terungkap saat Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pada Selasa (23/12/2025). Jembatan senilai Rp9,1 miliar yang dikerjakan CV Dwi Tunggal Sejati tersebut seharusnya selesai pada 17 Desember 2025. Namun […]

    Bagikan
  • Warga Serbu Penyaluran 20 Ton Beras Murah oleh Polres Ngawi

    Warga Serbu Penyaluran 20 Ton Beras Murah oleh Polres Ngawi

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebanyak 20 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) disalurkan Polres Ngawi bersama Polsek jajaran kepada masyarakat, Senin (11/08/2025). Penyaluran dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Mapolres Ngawi. Beras SPHP yang disediakan Perum Bulog Cabang Madiun itu dijual seharga Rp11.500 per kilogram. Tujuannya, menjaga kestabilan harga dan […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Segera Panggil RSI Siti Aisyah Terkait Konflik Sosial dengan Warga

    DPRD Kota Madiun Segera Panggil RSI Siti Aisyah Terkait Konflik Sosial dengan Warga

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun bakal memanggil manajemen RSI Siti Aisyah Kota Madiun menyusul polemik pembangunan gedung baru 7 lantai yang dikeluhkan warga. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengatakan bahwa pemanggilan akan dijadwalkan dalam waktu dekat usai uji publik Raperda inisiatif tahap I tahun 2026 tentang bantuan keuangan […]

    Bagikan
  • Dugaan Penyebab Kematian Bayi X, Lahir Tanpa Bantuan Medis

    Dugaan Penyebab Kematian Bayi X, Lahir Tanpa Bantuan Medis

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tim Inafis Polres Madiun bersama Tim Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara Kediri melaksanakan Identifikasi jenazah Bayi X di Ruangan Jenazah RSUD dr Soedono Kota Madiun Jumat ( 10/1/2025) Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara melaksanakan autopsi terhadap penemuan mayat bayi jenis kelamin laki-laki tanpa indentitas di wilayah Sungai Sono Desa Tiron Kecamatan/Kabupaten Madiun […]

    Bagikan
expand_less