Berita Terkini
Trending Tags

Anggaran Raksasa Pengadaan Pick Up 4×4 KDKMP Disorot, DPR RI Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 203
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono menilai pengadaan pick up belum tentu relevan dengan KDKMP, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kritik atas kebijakan impor kendaraan pick up 4×4 untuk menunjang operasional Koperasi Merah Putih kembali mencuat. Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono, yang dikenal dengan sapaan Kanang, menilai keputusan pemerintah pusat tersebut perlu dikaji ulang karena dinilai tidak tepat sasaran dan berpotensi melemahkan industri otomotif nasional.

Pengadaan kendaraan itu dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dengan nilai kontrak sekitar Rp24,66 triliun untuk total 105.000 unit pick up 4×4. Prosesnya melibatkan dua produsen otomotif asal India, yakni Mahindra dan Tata Motors.

Kanang menilai pengadaan pick up berpenggerak empat roda belum tentu relevan dengan kebutuhan operasional koperasi di daerah. Ia mempertanyakan alasan pemilihan spesifikasi tersebut, terlebih kondisi jalan di banyak wilayah tidak seluruhnya memerlukan kendaraan off-road.

Menurut Kanang, kendaraan 4×4 harus benar-benar dipertimbangkan dari sisi urgensi. “Kalau melihat kebutuhan di lapangan, saya justru mempertanyakan kenapa harus memakai unit 4×4. Apakah memang kondisinya seberat itu sampai harus menggunakan kendaraan yang biasa dipakai di jalur ekstrem,” ujarnya.

Politikus dari PDI Perjuangan itu juga menyinggung tata kelola program Koperasi Merah Putih. Ia mempertanyakan mengapa pada awal pelaksanaannya program tidak langsung berada di bawah koordinasi Kementerian Koperasi dan UKM.

Ia mencontohkan isu anggaran pembangunan gerai koperasi yang disebut-sebut mencapai Rp1,6 miliar per unit, sementara di lapangan muncul informasi pembangunan dapat dilakukan dengan biaya lebih rendah, sekitar Rp700–800 juta.

Kanang juga mempertanyakan keputusan pemerintah memilih kendaraan impor. Padahal, menurutnya, industri otomotif di Indonesia memiliki kemampuan untuk memproduksi kendaraan serupa.

Dalam penilaiannya, industri lokal sebenarnya mampu mendukung kebutuhan program. “Kita punya pabrikan dalam negeri yang siap memproduksi, jadi tentu kebijakan ini layak dievaluasi kembali,” kata Kanang.

Selain itu, ia menilai jumlah 105 ribu unit kendaraan yang diimpor terlalu besar untuk dapat tersedia dalam waktu singkat.

Ia pun meragukan apakah pabrikan benar-benar memiliki stok sebanyak itu. “Kalau jumlahnya sampai ratusan ribu unit, saya sulit percaya ada pabrik yang menyimpan stok sebanyak itu. Apakah barang sisa atau unit yang baru diproduksi lalu diambil sekaligus ini yang perlu ditelusuri,” ujarnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosok dr. Yunus Mahatma Tercatat Pernah Pimpin RSUD dr Sayidiman Magetan

    Sosok dr. Yunus Mahatma Tercatat Pernah Pimpin RSUD dr Sayidiman Magetan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sosok dr Yunus Mahatma rupanya bukan nama baru di dunia kesehatan publik Jawa Timur. Sebelum menjabat sebagai Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, ia pernah memimpin RSUD dr Sayidiman Magetan. Jejak kepemimpinannya pun masih tercatat dalam laman resmi rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Magetan tersebut. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya […]

    Bagikan
  • Kemarau Belum Usai, Petani Madiun Kini Dihantui Serangan Wereng yang Ancam Produksi Padi

    Kemarau Belum Usai, Petani Madiun Kini Dihantui Serangan Wereng yang Ancam Produksi Padi

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Musim kemarau tidak hanya memicu krisis air bagi sektor pertanian di Kabupaten Madiun, tetapi juga memunculkan ancaman baru berupa serangan hama wereng. Setelah sebelumnya petani di sejumlah wilayah kesulitan memperoleh pasokan air irigasi akibat menyusutnya volume Waduk Dawuhan, kini petani di Kecamatan Dagangan harus menghadapi serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bersama Duta Besar India Bahas Kolaborasi Wujudkan Kota Maju dan Mendunia

    Pemkot Madiun Bersama Duta Besar India Bahas Kolaborasi Wujudkan Kota Maju dan Mendunia

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya Pemerintah Kota Madiun untuk mewujudkan visi Madiun Maju dan Mendunia kembali mendapat dukungan dari komunitas internasional. Kali ini, giliran Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Sandeep Chakravorty, yang mengunjungi Kota Madiun pada Senin (21/07/2025). Kunjungan tersebut menjadi momen penting untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus menjajaki peluang kerja sama lintas […]

    Bagikan
  • Plt Wali Kota Madiun Gowes Cek Fasilitas Umum, Pastikan Kebersihan hingga Kondisi Infrastruktur

    Plt Wali Kota Madiun Gowes Cek Fasilitas Umum, Pastikan Kebersihan hingga Kondisi Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat pengawasan fasilitas umum (fasum) di berbagai sudut kota. Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, bersama Sekretaris Daerah serta Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum melakukan pengecekan langsung dengan bersepeda (gowes) pada Selasa (7/4/2026). Kegiatan gowes tersebut menjadi agenda rutin yang dilakukan setiap Selasa dan Jumat. […]

    Bagikan
  • Sertijab Wali Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Bakal Tancap Gas

    Sertijab Wali Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Bakal Tancap Gas

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Serah terima jabatan (Sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun resmi dilaksanakan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Senin (3/3/2025). Dari Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto kepada Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun. Sertijab yang digelar di Gedung Paripurna ini dipimpin […]

    Bagikan
  • Stabilkan Harga Pangan, Wamentan Sudaryono : Operasi Pasar Dimasifkan Selama Ramadhan dan Lebaran 

    Stabilkan Harga Pangan, Wamentan Sudaryono : Operasi Pasar Dimasifkan Selama Ramadhan dan Lebaran 

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono berkunjung ke Kota Madiun, yang tepatnya di food court pasar sleko pada Selasa malam, 25/2/2025. Dalam kesempatan ini, Sudaryono menegaskan dalam menjaga kestabilan harga bahan kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan dan Lebaran akan melakukan operasi pasar.  Menurutnya, operasi pasar ini bertujuan untuk memastikan harga sembako tetap […]

    Bagikan
expand_less