Berita Terkini
Trending Tags

Inpres 1/2025 Turun, Pemkot Madiun Ancang-Ancang Refocusing APBD 2025

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
  • visibility 187
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Balai Kota Madiun, 29/1/2025, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Presiden RI, Prabowo Subianto telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025. Hal itu dipastikan bakal berdampak pada alokasi anggaran dana transfer dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah (Pemda). Tak terkecuali bagi Pemerintah Kota Madiun.

“Tindak lanjutnya, kami sudah memberikan surat edaran persis seperti inpres. Kepada OPD-OPD kita minta untuk bikin skala prioritas kegiatan” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto (29/1/2025).

Soeko menuturkan kegiatan infrastruktur tetap akan diprioritaskan. Meski begitu, dalam Inpres tersebut tetap menunggu petunjuk dari Kementerian Keuangan.

“Khusus antisipasi pada kegiatan yang menggunakan dana transfer pusat” terangnya.

Soeko yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Madiun itu menegaskan juga berkoordinasi dengan Walikota terkait arahan kegiatan yang akan dijalankan. Hal itu tentu akan disesuaikan dengan visi-misi Walikota Madiun.

‘’Sampai saat ini juknis Kemenkeu belum keluar. Kami menunggu Kemenkeu nanti perintahnya seperti apa,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sidik Muktiaji menegaskan tindak lanjut Inpres 1/2025 akan dilakukan pembahasan pasca adanya peraturan Kemenkeu. Sebab, hingga kini belum ada juknis detail mengenai dana perimbangan yang berpotensi dipangkas.

‘’Pembahasan harus menunggu peraturan Kemenkeu. Karena penurunan dana perimbangan mencapai Rp 50 triliun lebih untuk pemda,’’ jelasnya.

Efisiensi anggaran akan disesuaikan dengan jumlah anggaran dari pemerintah pusat yang dikepras. Termasuk kegiatan-kegiatan yang belum masuk skala prioritas dalam waktu dekat.

“Kita tunggu aja untuk ketentuan dari Kemenkeu”tandasnya.

D. Kris – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Selidiki Kematian Balita di Ngawi Usai Minum Bensin dan Oli

    Polisi Selidiki Kematian Balita di Ngawi Usai Minum Bensin dan Oli

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi melakukan penyelidikan terhadap meninggalnya Balita di Ketanggi Kecamatan Ngawi yang diduga menenggak bensin dan olie.   Balita 1 tahun 1 bulan itu mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD dr. Soeroto Ngawi. Perisitiwa memilukan itu terjadi pada Rabu (02/07/2025) di rumahnya. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) […]

    Bagikan
  • Modus Terapi Kesehatan, Lansia di Sukorejo Ponorogo Kehilangan Uang dan 33 Gram Emas 

    Modus Terapi Kesehatan, Lansia di Sukorejo Ponorogo Kehilangan Uang dan 33 Gram Emas 

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi penipuan dengan modus menawarkan terapi kesehatan menimpa pasangan lanjut usia di Desa Kalimalang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Dalam kejadian tersebut, korban kehilangan uang tunai sekitar Rp10 juta serta perhiasan emas seberat 33 gram setelah rumahnya didatangi empat orang tak dikenal. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/3/2026) lalu sekitar pukul 11.30 […]

    Bagikan
  • Fraksi DPRD Madiun Soroti Birokrasi dan Investasi dalam Pandangan Umum RPJMD 2025-2029

    Fraksi DPRD Madiun Soroti Birokrasi dan Investasi dalam Pandangan Umum RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 digelar Senin (23/06/2025). Dalam rapat tersebut, sejumlah fraksi menyatakan dukungan terhadap visi-misi pemerintahan Bupati Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Purnomo Hadi, yakni “Bersahaja” (Bersih, Sehat, Sejahtera). Meski […]

    Bagikan
  • Makam Tegalsari Tak Pernah Sepi Peziarah, Jejak Peradaban Islam yang Tetap Hidup di Ponorogo

    Makam Tegalsari Tak Pernah Sepi Peziarah, Jejak Peradaban Islam yang Tetap Hidup di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kompleks Makam Tegalsari di Kecamatan Jetis kembali dipadati ribuan peziarah pada peringatan Hari Santri Nasional, Selasa (22/10/2025). Meski diguyur gerimis sejak pagi, arus peziarah tidak surut. Mereka datang dari berbagai daerah untuk berdoa dan menziarahi makam para ulama besar pendiri peradaban Islam di Jawa. Di kompleks makam yang berada satu kawasan […]

    Bagikan
  • Musancab PDIP Madiun, Prioritaskan 20 Persen Kader Muda dan Penguatan Digital

    Musancab PDIP Madiun, Prioritaskan 20 Persen Kader Muda dan Penguatan Digital

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Madiun menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di halaman kantor DPC setempat, Senin (20/4/2026). Agenda ini menjadi bagian dari langkah restrukturisasi organisasi partai di tingkat kecamatan. Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengatakan Musancab serentak ini merupakan upaya konsolidasi internal untuk […]

    Bagikan
  • Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Waduk Pondok Ngawi

    Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Waduk Pondok Ngawi

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi digemparkan dengan penemuan jasad seorang anak berusia sekitar tujuh tahun di area Waduk Pondok, Kamis (11/9/2025). Jenazah pertama kali ditemukan oleh Supriyanto, Warga Setempat, saat hendak menyalakan mesin diesel untuk mengairi sawahnya. Ia curiga setelah melihat sepasang sandal anak-anak tergeletak di tepi waduk. “Dari […]

    Bagikan
expand_less