Sabtu, 10 Okt 2026
Trending Tags

Dampak Kemarau Panjang Kekeringan Meluas di Ngawi, 4.403 Jiwa Kesulitan Air Bersih

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 38
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga membawa jeriken untuk menampung bantuan air bersih. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Kekeringan akibat kemarau panjang mulai membebani ribuan warga di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Sebanyak 4.403 jiwa yang tersebar di 21 desa pada tujuh kecamatan terdampak kekeringan dan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Warga kini mengandalkan bantuan distribusi air dari berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut dirasakan warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu. Pada Jumat (9/10/2026) siang, kedatangan truk tangki pembawa bantuan air bersih langsung disambut warga yang berbondong-bondong mendatangi tempat penampungan air. Mereka membawa jeriken dan galon bekas air mineral untuk menampung air yang dibagikan.

Sebagian warga bahkan membawa lebih dari enam galon sekaligus untuk memastikan persediaan air di rumah tetap tersedia. Air bantuan tersebut menjadi kebutuhan penting, terutama setelah sumur-sumur warga mengering akibat kemarau yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

Selama sekitar satu bulan terakhir, warga mulai kesulitan memperoleh air dari sumur. Pasokan air dari jaringan perusahaan daerah air minum (PDAM) juga tidak menentu, dengan debit yang kecil dan hanya mengalir sesekali.

Image Not Found
Warga Desa Cantel mengantre bantuan air bersih dari BPBD Ngawi. Foto : Kus-Sinergia

Kondisi ini membuat warga harus mengatur penggunaan air secara ketat. Air yang diperoleh dari bantuan digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari memasak, minum, hingga memenuhi kebutuhan ternak.

Puryanto, warga Desa Cantel, mengaku kesulitan mendapatkan air bersih ketika bantuan tidak datang. Warga terpaksa mencari sumber air hingga ke kawasan hutan yang jaraknya cukup jauh dari permukiman.

“Sudah sebulan terakhir sumur mengering. Kalau bantuan tidak datang, susah sekali karena harus mencari air jauh ke hutan. Air juga dibutuhkan untuk minum dan kebutuhan ternak,” ujar Puryanto.

Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Ngawi pun terus menjadi perhatian pemerintah daerah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi, sebanyak 4.403 jiwa di 21 desa pada tujuh kecamatan tercatat terdampak kekeringan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ngawi, Yudha Herlambang, mengatakan dampak kekeringan terutama dirasakan warga yang sumber airnya bergantung pada sumur. Kemarau panjang menyebabkan sumur-sumur mengering sehingga masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.

“Sejauh ini sudah lebih dari 4.000 jiwa terdampak kekeringan. Sumur-sumur warga mengering akibat kemarau panjang,” kata Yudha.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, distribusi air bersih dilakukan setiap hari oleh berbagai pihak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang kesulitan mendapatkan air dari sumber-sumber air di sekitar tempat tinggal mereka.

Meski demikian, kebutuhan air bersih masih menjadi persoalan bagi warga yang sumurnya belum kembali terisi. Masyarakat berharap distribusi bantuan dapat dilakukan secara rutin dan menjangkau wilayah-wilayah terdampak, sehingga kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama kemarau berlangsung. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krs/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senyum Sumringah Petani Ngluyu-Lengkong Nganjuk, 5 Sumur Bor Aliri Lahan Persawahan

    Senyum Sumringah Petani Ngluyu-Lengkong Nganjuk, 5 Sumur Bor Aliri Lahan Persawahan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Petani di Kecamatan Ngluyu dan Lengkong Kabupaten Nganjuk bias tersenyum sumringah. Lahan persawahan yang biasanya kesulitan air di musim kemarau, kini bias teratasi. Tak tanggung-tanggung, untuk membantu kesulitan para petani dan meningkatkan kesejahteraannya, sebanyak 5 unit sumur bor dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 0810/Nganjuk. “Air di […]

    Bagikan
  • Mediasi Gugatan Lelang Proyek, Penggugat Minta Lelang Ulang Pemkot Madiun

    Mediasi Gugatan Lelang Proyek, Penggugat Minta Lelang Ulang Pemkot Madiun

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persidangan gugatan perdata yang diajukan dua kontraktor terhadap Pemerintah Kota Madiun terkait sengketa lelang proyek kini memasuki tahap mediasi. Sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Madiun pada Kamis (30/10/2025) dipimpin oleh hakim mediator Putu Bisma Wijaya. Dalam proses mediasi tersebut, hakim meminta pihak penggugat maupun tergugat menyiapkan resume tertulis yang […]

    Bagikan
  • Masjid Al Manshur Rejosari Fasilitasi Warga Belajar Al-Qur’an dan Gelar Bazar Ramadan

    Masjid Al Manshur Rejosari Fasilitasi Warga Belajar Al-Qur’an dan Gelar Bazar Ramadan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Takmir Masjid Al Manshur, Desa Rejosari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, kembali menggelar kegiatan pembelajaran Al-Qur’an selama bulan Ramadan. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, dengan jumlah peserta mencapai 60 orang per hari, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Imam Masjid Al Manshur, Nur Edi Susanto, mengungkapkan bahwa kegiatan belajar […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Gamelan Disdikpora

    Kejari Magetan Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Gamelan Disdikpora

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan menetapkan dua tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan alat kesenian tradisional gamelan di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magetan tahun anggaran 2019. Kedua tersangka berinisial S, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan YSJI, Direktur CV Mitra Sejati selaku pelaksana proyek. Penetapan tersangka dituangkan dalam surat Kejari […]

    Bagikan
  • Ratusan Elemen Masyarakat Ikuti Apel Sabuk Kamtibmas Polres Magetan

    Ratusan Elemen Masyarakat Ikuti Apel Sabuk Kamtibmas Polres Magetan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Guna memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polres Magetan menggelar Apel Gelar Pasukan Serentak Sabuk Kamtibmas yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Magetan, Kamis (30/4/2026). Apel dipimpin oleh Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo, yang mewakili Kapolres AKBP Raden Erik Bangun Prakasa. Sekitar 500 peserta ambil bagian dalam […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Gandeng Mahasiswa Tanggap Bencana Hindrometeorologi

    BPBD Kota Madiun Gandeng Mahasiswa Tanggap Bencana Hindrometeorologi

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun bersama Stikes BHM Madiun menggelar pelatihan kebencanaan dan evakuasi korban yang dipusatkan di Embung Pilangbango, Kota Madiun, Jawa Timur pada (02/12/2025). Sebelumnya, pada Jumat, 8 November, mahasiswa mendapatkan materi in class di Stikes BHM sebelum peserta menjalani praktik lapangan berupa fire rescue dan […]

    Bagikan
expand_less