Berita Terkini
Trending Tags

Musim Hujan Jadi Berkah, Pembudidaya Jamur Tiram Madiun Raup Untung Berlipat

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 244
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Musim hujan menjadi berkah, pembudidaya jamur tiram raup untung berlimpah, Foto : Tova Pradana

Sinergia | Kab. Madiun – Aroma lembap memenuhi sebuah kumbung sederhana di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dari rak-rak bambu yang tersusun rapat, rentetan jamur tiram berwarna putih bersih menggantung rimbun. Setiap pagi, sebelum matahari naik, Ajib Rahmatullah (29) dan rekannya Arfian menyusuri lorong-lorong kumbung itu sambil mengecek satu per satu baglog seperti sedang merawat tanaman kesayangannya.

Musim hujan bukan ancaman, melainkan berkah. Ketika petani lain sibuk mengantisipasi hujan deras, ia justru menikmati periode paling subur dalam budidaya jamur tiram. “Musim hujan ini musim panen cuan,” katanya sambil tersenyum kecil, Minggu (16/11/2025).

 “Jamurnya bisa mengembang besar dan maksimal,”imbuhnya

Perjalanan usaha Ajib sebenarnya dimulai dari rasa penasaran. Pada 2023, ia mencoba membudidayakan jamur tiram sebagai hobi dengan hanya 2.000 baglog di sebuah kumbung berukuran 6 x 10 meter. Tidak ada rencana besar saat itu, hanya keinginan bereksperimen.

Namun jamur yang tumbuh subur, ditambah permintaan pasar yang cepat meningkat mengubah arah hidupnya. Dua tahun berjalan, ia kini merawat 20 ribu baglog dengan luas lahan 6 X 50 meter, ditemani rekannya, Arfian. Kumbungnya yang dulu sepi kini tak pernah kosong dari aktivitas, panen pagi, pengepakan, hingga pembeli yang keluar-masuk membawa karung jamur segar.

“Produksinya disini terus meningkat. Tapi saya lihat permintaan pasar itu tinggi. Sekarang aja permintaan sampai 50 kilogram per hari. Kalau saya baru bisa 20-30 kilogram. Harga juga itu antara Rp. 16.000-Rp. 20.000 per kilogram,” terang Ajib.

Sebagian besar hasil panen disetor ke toko-toko sayur di Madiun. Tetapi banyak juga pembeli yang memilih datang langsung. Salah satunya, Muhammad Ilham Abdillah, yang rutin membeli jamur tiram untuk usaha jamur crispy.  “Beli langsung itu fresh banget,” katanya. “Bisa tahan sampai tiga hari. Kalau masuk freezer bisa seminggu,” pungkas Ilham.

Untuk memastikan jamur tumbuh ideal, Ajib memasang sistem sprayer otomatis yang bekerja setiap pagi dan sore. Baglog media tanam dari serbuk gergaji, dedak, dan bahan organik lain harus rutin disiram agar suhu ruangan tetap lembap. Cara kerja ini sederhana, tapi menjadi kunci keberhasilan ribuan jamur tiram di kumbungnya.

“Banyak pelajar dari anak-anak yang kesini unyuk belajar. Bisa langsung melihat jamur yang tumbuh, menyusun baglog sampai panen,” ucap Ajib.

Pengalaman dua tahun terakhir membuat Ajib hafal betul pola produksi. Musim hujan berarti ukuran jamur lebih besar, panen lebih sering, dan pendapatan yang stabil. Sebaliknya, musim kemarau adalah masa yang menuntut kesabaran ekstra. “Yang penting dirawat rutin, kelembapan dijaga. Kalau itu terpenuhi, jamur pasti tumbuh,” ucapnya. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Ponorogo Kawal Tuntutan Guru Honorer Non-dapodik

    DPRD Ponorogo Kawal Tuntutan Guru Honorer Non-dapodik

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekitar seribu guru honorer non-Dapodik di Kabupaten Ponorogo menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Ponorogo, Selasa (26/5/2026). Dalam aksi tersebut, para guru menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo membuka kembali akses Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang disebut telah ditutup sejak tahun 2020. Aksi yang tergabung dalam Forum Guru Tidak Tetap (GTT) […]

    Bagikan
  • Deny Mahmud Fauzi Pimpin PKB Magetan, Fokus Konsolidasi Organisasi

    Deny Mahmud Fauzi Pimpin PKB Magetan, Fokus Konsolidasi Organisasi

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kepemimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kini berada di tangan Deny Mahmud Fauzi. Penunjukan tersebut dilakukan guna memastikan roda organisasi partai tetap berjalan optimal. Deny dipercaya memimpin kepengurusan DPC PKB Magetan berdasarkan surat keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB. Ia mengemban tanggung jawab untuk […]

    Bagikan
  • Bagasi Penumpang KAI Maksium 20 Kg, Segini Biaya Tambahan Jika Melebihi

    Bagasi Penumpang KAI Maksium 20 Kg, Segini Biaya Tambahan Jika Melebihi

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Moment libur Tahun Baru 2025 banyak dipakai masyarakat untuk berpergian. Salah satunya dengan menggunakan moda transportasi kereta api seperti di Wilayah KAI Daop 7 Madiun. Hal itu terlihat dari lonjakan volume penumpang yang berangkat dari stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun menjelang pergantian tahun. Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo menjelaskan berdasarkan data […]

    Bagikan
  • Komisi A DPRD Kabupaten Madiun Minta Dikbud Simulasi MBG di 3 Zona Wilayah

    Komisi A DPRD Kabupaten Madiun Minta Dikbud Simulasi MBG di 3 Zona Wilayah

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komisi A DPRD Kabupaten Madiun meminta Pemerintah Kabupaten Madiun segera menindaklanjuti program unggulan Presiden RI, Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat diminta untuk segera melakukan persiapan mengenai jumlah sasaran dan sarana prasarana yang akan dibutuhkan guna mendukung Makan Bergizi Gratis(MBG). Ketua komisi A DPRD […]

    Bagikan
  • PAD Parkir Magetan Nyaris Penuhi Target, Tetapi Potensi Belum Tergarap Maksimal

    PAD Parkir Magetan Nyaris Penuhi Target, Tetapi Potensi Belum Tergarap Maksimal

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Magetan dari sektor parkir sepanjang tahun 2025 hampir mencapai 100 persen. Dua organisasi perangkat daerah (OPD) pengelola parkir yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Perhubungan (Dishub), mencatat realisasi mendekati target sejak awal tahun. Disperindag Magetan mencatat PAD parkir pasar hampir menembus angka maksimal. Target awal […]

    Bagikan
  • Viral Undangan Terbuka! Dukun, Tokoh Spiritual & Paranormal Selingkar Lawu di Tengah Wacana Eksplorasi Geotermal

    Viral Undangan Terbuka! Dukun, Tokoh Spiritual & Paranormal Selingkar Lawu di Tengah Wacana Eksplorasi Geotermal

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jagat maya tengah dihebohkan dengan beredarnya poster bertajuk “Undangan Terbuka! Dukun, Tokoh Spiritual & Paranormal Selingkar Lawu”. Poster tersebut dimaksudkan mengundang para praktisi spiritual dari berbagai wilayah sekitar Gunung Lawu untuk menggelar doa bersama di kawasan Cemorosewu pada Jumat Legi, 24 Oktober 2025 mendatang. Acara itu disebut sebagai wujud doa bersama […]

    Bagikan
expand_less