Berita Terkini
Trending Tags

Musim Hujan Jadi Berkah, Pembudidaya Jamur Tiram Madiun Raup Untung Berlipat

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 116
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Musim hujan menjadi berkah, pembudidaya jamur tiram raup untung berlimpah, Foto : Tova Pradana

Sinergia | Kab. Madiun – Aroma lembap memenuhi sebuah kumbung sederhana di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dari rak-rak bambu yang tersusun rapat, rentetan jamur tiram berwarna putih bersih menggantung rimbun. Setiap pagi, sebelum matahari naik, Ajib Rahmatullah (29) dan rekannya Arfian menyusuri lorong-lorong kumbung itu sambil mengecek satu per satu baglog seperti sedang merawat tanaman kesayangannya.

Musim hujan bukan ancaman, melainkan berkah. Ketika petani lain sibuk mengantisipasi hujan deras, ia justru menikmati periode paling subur dalam budidaya jamur tiram. “Musim hujan ini musim panen cuan,” katanya sambil tersenyum kecil, Minggu (16/11/2025).

 “Jamurnya bisa mengembang besar dan maksimal,”imbuhnya

Perjalanan usaha Ajib sebenarnya dimulai dari rasa penasaran. Pada 2023, ia mencoba membudidayakan jamur tiram sebagai hobi dengan hanya 2.000 baglog di sebuah kumbung berukuran 6 x 10 meter. Tidak ada rencana besar saat itu, hanya keinginan bereksperimen.

Namun jamur yang tumbuh subur, ditambah permintaan pasar yang cepat meningkat mengubah arah hidupnya. Dua tahun berjalan, ia kini merawat 20 ribu baglog dengan luas lahan 6 X 50 meter, ditemani rekannya, Arfian. Kumbungnya yang dulu sepi kini tak pernah kosong dari aktivitas, panen pagi, pengepakan, hingga pembeli yang keluar-masuk membawa karung jamur segar.

“Produksinya disini terus meningkat. Tapi saya lihat permintaan pasar itu tinggi. Sekarang aja permintaan sampai 50 kilogram per hari. Kalau saya baru bisa 20-30 kilogram. Harga juga itu antara Rp. 16.000-Rp. 20.000 per kilogram,” terang Ajib.

Sebagian besar hasil panen disetor ke toko-toko sayur di Madiun. Tetapi banyak juga pembeli yang memilih datang langsung. Salah satunya, Muhammad Ilham Abdillah, yang rutin membeli jamur tiram untuk usaha jamur crispy.  “Beli langsung itu fresh banget,” katanya. “Bisa tahan sampai tiga hari. Kalau masuk freezer bisa seminggu,” pungkas Ilham.

Untuk memastikan jamur tumbuh ideal, Ajib memasang sistem sprayer otomatis yang bekerja setiap pagi dan sore. Baglog media tanam dari serbuk gergaji, dedak, dan bahan organik lain harus rutin disiram agar suhu ruangan tetap lembap. Cara kerja ini sederhana, tapi menjadi kunci keberhasilan ribuan jamur tiram di kumbungnya.

“Banyak pelajar dari anak-anak yang kesini unyuk belajar. Bisa langsung melihat jamur yang tumbuh, menyusun baglog sampai panen,” ucap Ajib.

Pengalaman dua tahun terakhir membuat Ajib hafal betul pola produksi. Musim hujan berarti ukuran jamur lebih besar, panen lebih sering, dan pendapatan yang stabil. Sebaliknya, musim kemarau adalah masa yang menuntut kesabaran ekstra. “Yang penting dirawat rutin, kelembapan dijaga. Kalau itu terpenuhi, jamur pasti tumbuh,” ucapnya. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Terlibat Gratifikasi dan Manipulasi Pajak, Ketua Komisi II DPRD Ngawi Jadi Tersangka

    Diduga Terlibat Gratifikasi dan Manipulasi Pajak, Ketua Komisi II DPRD Ngawi Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi resmi menetapkan Winarto, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait gratifikasi dan manipulasi penerimaan pajak daerah. Penetapan ini diumumkan pada Senin (26/05/2025) setelah serangkaian pemeriksaan intensif oleh tim penyidik. Politisi Partai Golkar tersebut diduga memainkan peran penting dalam proses pembebasan […]

    Bagikan
  • Realisasi PBB Kabupaten Madiun Tembus 97 Persen, Sisa Rp700 Juta Masih Menunggak

    Realisasi PBB Kabupaten Madiun Tembus 97 Persen, Sisa Rp700 Juta Masih Menunggak

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun mencatat realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 30 September 2025 mencapai Rp29,2 miliar. Angka itu sudah menyentuh 97,7 persen dari target tahun ini sebesar Rp30 miliar. “Ini capaian sementara karena input data masih berjalan. Kami optimis bisa mengamankan target PBB […]

    Bagikan
  • Angin Kencang Terjang Sukorejo Dan Kauman, Tenda Pernikahan Dan Satu Rumah Rusak

    Angin Kencang Terjang Sukorejo Dan Kauman, Tenda Pernikahan Dan Satu Rumah Rusak

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Ponorogo, Rabu (1/10) sore. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan di dua lokasi, yakni Kecamatan Sukorejo dan Kauman. Di Kecamatan Sukorejo, sebuah tenda pernikahan porak-poranda setelah diterjang angin. Sejumlah tamu undangan panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Bahkan kedua pengantin terpaksa dievakuasi ke tempat aman karena khawatir […]

    Bagikan
  • Ramadhan Harga Kebutuhan Pokok Naik, Pemkab Madiun Gencar Operasi Pasar

    Ramadhan Harga Kebutuhan Pokok Naik, Pemkab Madiun Gencar Operasi Pasar

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Pusat meminta ketersediaan pangan dan laju harga jualnya agar tetap stabil selama bulan ramadhan. Melalui rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) secara virtual Pemkab Madiun mengikuti arahan dari Pemerintah Pusat.  Momen ramadhan dan jelang hari raya lebaran ketersediaan bahan pangan sangatlah penting. Pasalnya kebutuhan masyarakat disaat hari besar keagamaan […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Kucurkan Bansos Rp. 5,9 Miliar untuk Warga Kabupaten Madiun

    Pemprov Jatim Kucurkan Bansos Rp. 5,9 Miliar untuk Warga Kabupaten Madiun

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengucurkan anggaran sebesar Rp. 5,9 miliar untuk bantuan sosial (Bansos) dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi masyarakat Kabupaten Madiun pada tahun 2025. Dana tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

    Polres Magetan Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini dilakukan Polres Magetan. Melalui Unit Kamsel Satlantas, program Police Goes to School dengan konsep Polisi Sahabat Anak digelar di RA Roudhotul Jannah dan TK PGRI Panekan, Kecamatan Panekan. Kegiatan edukatif itu dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Magetan, Ipda Anjas Wisudarto, bersama anggotanya. […]

    Bagikan
expand_less