Sabtu, 10 Okt 2026
Trending Tags

Dampak Kemarau Panjang Kekeringan Meluas di Ngawi, 4.403 Jiwa Kesulitan Air Bersih

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 23
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga membawa jeriken untuk menampung bantuan air bersih. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Kekeringan akibat kemarau panjang mulai membebani ribuan warga di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Sebanyak 4.403 jiwa yang tersebar di 21 desa pada tujuh kecamatan terdampak kekeringan dan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Warga kini mengandalkan bantuan distribusi air dari berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut dirasakan warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu. Pada Jumat (9/10/2026) siang, kedatangan truk tangki pembawa bantuan air bersih langsung disambut warga yang berbondong-bondong mendatangi tempat penampungan air. Mereka membawa jeriken dan galon bekas air mineral untuk menampung air yang dibagikan.

Sebagian warga bahkan membawa lebih dari enam galon sekaligus untuk memastikan persediaan air di rumah tetap tersedia. Air bantuan tersebut menjadi kebutuhan penting, terutama setelah sumur-sumur warga mengering akibat kemarau yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

Selama sekitar satu bulan terakhir, warga mulai kesulitan memperoleh air dari sumur. Pasokan air dari jaringan perusahaan daerah air minum (PDAM) juga tidak menentu, dengan debit yang kecil dan hanya mengalir sesekali.

Image Not Found
Warga Desa Cantel mengantre bantuan air bersih dari BPBD Ngawi. Foto : Kus-Sinergia

Kondisi ini membuat warga harus mengatur penggunaan air secara ketat. Air yang diperoleh dari bantuan digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari memasak, minum, hingga memenuhi kebutuhan ternak.

Puryanto, warga Desa Cantel, mengaku kesulitan mendapatkan air bersih ketika bantuan tidak datang. Warga terpaksa mencari sumber air hingga ke kawasan hutan yang jaraknya cukup jauh dari permukiman.

“Sudah sebulan terakhir sumur mengering. Kalau bantuan tidak datang, susah sekali karena harus mencari air jauh ke hutan. Air juga dibutuhkan untuk minum dan kebutuhan ternak,” ujar Puryanto.

Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Ngawi pun terus menjadi perhatian pemerintah daerah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi, sebanyak 4.403 jiwa di 21 desa pada tujuh kecamatan tercatat terdampak kekeringan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ngawi, Yudha Herlambang, mengatakan dampak kekeringan terutama dirasakan warga yang sumber airnya bergantung pada sumur. Kemarau panjang menyebabkan sumur-sumur mengering sehingga masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.

“Sejauh ini sudah lebih dari 4.000 jiwa terdampak kekeringan. Sumur-sumur warga mengering akibat kemarau panjang,” kata Yudha.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, distribusi air bersih dilakukan setiap hari oleh berbagai pihak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang kesulitan mendapatkan air dari sumber-sumber air di sekitar tempat tinggal mereka.

Meski demikian, kebutuhan air bersih masih menjadi persoalan bagi warga yang sumurnya belum kembali terisi. Masyarakat berharap distribusi bantuan dapat dilakukan secara rutin dan menjangkau wilayah-wilayah terdampak, sehingga kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama kemarau berlangsung. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krs/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Truk Kontainer Adu Depan Mobil di Jalur Ngawi–Mantingan, Dua Orang Luka-Luka

    Truk Kontainer Adu Depan Mobil di Jalur Ngawi–Mantingan, Dua Orang Luka-Luka

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Ngawi–Mantingan kilometer 30–31, tepatnya di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, pada Jumat (17/10/2025) siang. Sebuah truk kontainer bertabrakan dengan mobil Toyota Fortuner hingga menyebabkan dua orang luka-luka. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Truk kontainer bernomor polisi AD 8316 HE yang dikemudikan […]

    Bagikan
  • Dorong Kemandirian, Pemkab Madiun Salurkan Modal Usaha bagi 130 Penerima PKH Graduasi

    Dorong Kemandirian, Pemkab Madiun Salurkan Modal Usaha bagi 130 Penerima PKH Graduasi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyalurkan bantuan sosial modal usaha dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi kepada 130 penerima manfaat. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun di Pendopo Muda Graha, Senin (24/11/2025). Bupati Hari Wuryanto […]

    Bagikan
  • Usai Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Madiun Ajak Semua Elemen Sinergi Wujudkan Madiun Bersahaja

    Usai Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Madiun Ajak Semua Elemen Sinergi Wujudkan Madiun Bersahaja

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Madiun periode 2025 – 2030, Hari Wuryanto dan Purnomo Hadi di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun disambut pelukan hangat para relawan dan tokoh masyarakat Kamis Malam (20/2/2025) pukul 22.00 WIB. Kedatangan pimpinan baru Kabupaten Madiun ini setelah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di […]

    Bagikan
  • Jembatan Permanen Dibangun, Warga Desa Krisik di Blitar Tak Perlu Lagi Was-Was

    Jembatan Permanen Dibangun, Warga Desa Krisik di Blitar Tak Perlu Lagi Was-Was

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0808/Blitar yang dilaksanakan di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menjadikan pembangunan jembatan sebagai salah satu sasaran pokok. Dalam pengerjaan jembatan tersebut, para prajurit TNI bersama warga setempat saling bergotong royong dan bahu-membahu dalam setiap tahapan pekerjaan. Semangat kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama […]

    Bagikan
  • Bendungan Kedungrejo Ambrol, 1.400 Hektar Sawah di Madiun Terancam Kekeringan

    Bendungan Kedungrejo Ambrol, 1.400 Hektar Sawah di Madiun Terancam Kekeringan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bendungan Kedungrejo di Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, mengalami kerusakan parah setelah bangunan pengendali aliran air tersebut ambrol pada Jumat (27/3/2026). Kondisi diperparah dengan longsornya tebing di sekitar bendungan pada Selasa (31/3/2026) dini hari. Kerusakan ini menyebabkan aliran air irigasi dari Sungai Jeroan terhenti, sehingga ribuan hektare lahan pertanian di dua kecamatan […]

    Bagikan
  • Polisi: Unjuk Rasa DPRD Madiun Tak Sesuai Prosedur Hukum

    Polisi: Unjuk Rasa DPRD Madiun Tak Sesuai Prosedur Hukum

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025) lalu ternyata tidak memenuhi prosedur sebagaimana diatur dalam undang-undang. Polisi menyebut, aksi yang berakhir ricuh hingga terjadi penjarahan tersebut digelar tanpa surat pemberitahuan resmi. Kasi Humas Polres Madiun Kota, Iptu Ubaidillah, menegaskan bahwa pihaknya hanya menerima satu pemberitahuan yang disampaikan […]

    Bagikan
expand_less