Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Madiun Matangkan Konsep 5 Hari Sekolah, Penguatan Karakter Anak Jadi Prioritas

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan arahan kepada Kepala Sekolah se Kabupaten Madiun. (15/10/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai mematangkan konsep penerapan lima hari sekolah dengan menitikberatkan pada penguatan pendidikan karakter, kedisiplinan, dan kualitas pembelajaran. Kebijakan ini disiapkan agar peserta didik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sikap dan perilaku yang baik.

Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi menyampaikan hal tersebut saat memberikan pembekalan kepada kepala sekolah jenjang SD hingga SMP di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Kamis (15/10/2026).

Hari mengatakan, pembentukan karakter anak membutuhkan kolaborasi antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya, termasuk Kementerian Agama.

Salah satu upaya yang disiapkan adalah gerakan Ayo Mengaji bagi peserta didik Muslim. Sementara itu, pembinaan karakter bagi siswa non-Muslim akan dilakukan melalui kerja sama dengan Kementerian Agama dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

“Anak-anak kami tidak hanya pintar saja, tetapi juga berkarakter. Karena karakter adalah kunci utama,” kata Hari.

Menurutnya, pemerintah perlu hadir membantu orang tua dalam membentuk kebiasaan positif anak, sehingga pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun Agus Sucipto menjelaskan, konsep lima hari sekolah bukan sekadar mengubah jadwal belajar. Penerapannya harus tetap mempertimbangkan kebutuhan peserta didik, efektivitas pembelajaran, pengembangan potensi diri, dan keseimbangan kegiatan akademik dengan pembentukan karakter.

Dalam konsep tersebut, sekolah akan memperkuat pembiasaan positif melalui kegiatan harian dan mingguan.

“Pembiasaan harian meliputi budaya 5S, yakni salam, senyum, sapa, salaman, sopan, dan santun. Selain itu, terdapat kegiatan apel, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu nasional, serta pembiasaan keagamaan sesuai jadwal dan karakteristik masing-masing sekolah,” ujar Agus.

Untuk jenjang SD, SMP, dan PKBM, pembiasaan salat Duha dan Zuhur juga direncanakan berlangsung Senin hingga Kamis sesuai kondisi satuan pendidikan.

Adapun kegiatan mingguan mencakup upacara bendera setiap Senin, pembiasaan bahasa Inggris pada Rabu, serta penggunaan bahasa Jawa dan pakaian lurik pada Kamis. 

“Setiap Jumat, sekolah menggelar kegiatan Jumat Bersahaja dan Selamat ASRI melalui senam bersama serta kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Agus menegaskan, seluruh program harus dilaksanakan secara terencana dan konsisten tanpa mengurangi kualitas pembelajaran. Kepala sekolah juga bertanggung jawab memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan inklusif dengan menyesuaikan jenjang pendidikan serta kebutuhan peserta didik.

Melalui konsep tersebut, Pemkab Madiun berharap penerapan lima hari sekolah nantinya tidak hanya membuat kegiatan belajar lebih efektif, tetapi juga membangun budaya sekolah yang disiplin, religius, sehat, cinta tanah air, dan peduli terhadap lingkungan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

    Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dorongan agar Bupati Magetan segera merombak jajaran pejabat kembali mengemuka. DPRD Magetan menilai mesin birokrasi daerah berjalan tidak optimal. Salah satunya terkait banyaknya catatan dari Gubernur Jawa Timur terkait evaluasi Rancangan APBD (RAPBD) 2026. Isu utama yang menjadi sorotan adalah lamanya sejumlah kepala dinas dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menduduki […]

    Bagikan
  • Menelisik Fee hingga Dana CSR, Ini Kesaksian Tiga Kontraktor Soal Mekanisme Proyek di DPUPR Kota Madiun

    Menelisik Fee hingga Dana CSR, Ini Kesaksian Tiga Kontraktor Soal Mekanisme Proyek di DPUPR Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Dalam sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, mantan Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, serta Direktur CV Sekar Arum Rochim Ruhdiyanto di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (23/7/2026) dibeberkan pola hubungan antara kontraktor, pejabat dinas, hingga dugaan aliran dana dalam proyek-proyek pemerintah. Jaksa […]

    Bagikan
  • Alih Status Gunung Lawu Tak Ganggu Wisata, Pengelola Janjikan Kesepakatan Baru yang Adil

    Alih Status Gunung Lawu Tak Ganggu Wisata, Pengelola Janjikan Kesepakatan Baru yang Adil

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perubahan status Gunung Lawu menjadi Taman Hutan Raya (Tahura) bukan hanya membawa implikasi ekologis, tetapi juga memunculkan perhatian dari sektor pariwisata. Sebagian kawasan wisata alam yang selama ini dikelola Perhutani berada dalam area yang masuk rekomendasi Tahura. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan bahwa kegiatan wisata tidak akan terganggu, bahkan […]

    Bagikan
  • Kandang berisi 18 Ribu Ayam Terbakar, Kerugian Mencapai Rp. 1,7 Miliar

    Kandang berisi 18 Ribu Ayam Terbakar, Kerugian Mencapai Rp. 1,7 Miliar

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Perisitiwa kebakaran melanda sebuah kandang ayam di Desa Banjarsari Wetan, Kabupaten Madiun, pada Kamis (6/3/2025). Kobaran api melahap kandang beserta seisinya. Api mudah merambat ke setiap sisi kandang lantaran adanya sekam padi yang berada di dasar kandang dan sebagian dinding kandang terdapat terpal yang terbuat dari plastik. Salah seorang saksi, […]

    Bagikan
  • Menjelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Magetan Justru Turun

    Menjelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Magetan Justru Turun

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idul Adha, tren harga dan permintaan hewan kurban justru menunjukkan penurunan di Pasar Hewan Kliwonan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Fenomena ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yang biasanya ditandai dengan lonjakan harga dan membludaknya pembeli. Pantauan di lapangan, para pedagang hewan kurban mengeluhkan sepinya pembeli, bahkan hanya sepekan jelang […]

    Bagikan
  • Aduan Proyek RPH Manguharjo Masuk DPRD Kota Madiun, Komisi III Siapkan Verifikasi

    Aduan Proyek RPH Manguharjo Masuk DPRD Kota Madiun, Komisi III Siapkan Verifikasi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Proyek pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di Kecamatan Manguharjo menuai sorotan. Pada Kamis (30/4/2026), perwakilan organisasi masyarakat Squad Nusantara mengadukan hasil pembangunan tahap I kepada Komisi III DPRD Kota Madiun. Ketua Komisi III DPRD Kota Madiun, Nur Salim, mengatakan laporan tersebut berasal dari elemen masyarakat dan mencakup sejumlah aspek, mulai dari […]

    Bagikan
expand_less