Berita Terkini
Trending Tags

Harga Pangan di Magetan Stabil Selama Ramadan, Cabai Rawit Masih Tertinggi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • visibility 228
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga cabai rawit tertinggi Rp90 ribu/kg, (3/3/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan — Tim Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan (Saber Pangan) Jawa Timur melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Magetan. Kegiatan ini merupakan rangkaian pemantauan di sejumlah wilayah seperti Madiun, Lamongan, Tulungagung, Blitar, Pacitan, Ponorogo, Ngawi, dan Nganjuk.

Di Magetan, pemeriksaan difokuskan di Pasar Sayur Magetan, yang menjadi pusat aktivitas perdagangan harian masyarakat.

Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maya Safrina, menyebut sebagian besar harga pangan di Magetan masih stabil sepanjang Ramadan.

“Secara umum harga komoditas di Magetan relatif stabil. Hanya beberapa komoditas yang bergerak naik, terutama cabai rawit merah. Tren ini tidak hanya terjadi di Magetan, tetapi juga secara nasional akibat faktor cuaca,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Image Not Found
Menurut Bapanas harga komoditas di Magetan relatif stabil, (3/3/2026), Foto : Kusnanto

Maya menjelaskan harga cabai rawit merah di Pasar Sayur tercatat sekitar Rp90 ribu per kilogram. Sementara itu, harga bahan pokok (sembako) berada pada level aman dan tidak menunjukkan gejolak berarti.

“Harga sembako stabil, pasokan aman. Para pedagang juga sudah memahami ketentuan HET dan harga acuan penjualan. Beberapa kenaikan hanya sebatas pembulatan harga, namun secara umum masih sesuai ketentuan,” tambahnya.

Untuk beras premium, harga penjualan rata-rata berada di kisaran Rp14.900 per kilogram, sedikit disesuaikan oleh pedagang saat transaksi eceran. Adapun harga daging sapi stabil pada level Rp135 ribu per kilogram, masih di bawah harga acuan pemerintah.

Maya memastikan seluruh stok pangan di Magetan dalam kondisi aman. “Pasokan aman, tidak ada kelangkaan. Alhamdulillah kondisi Magetan stabil,” tegasnya.

Selain memantau harga, tim Saber Pangan juga menilai kualitas dan keamanan pangan. Secara berkala dilakukan pengambilan sampel sayuran dan komoditas lain dari dinas terkait untuk memastikan tidak ada penggunaan bahan berbahaya, terutama kandungan pestisida berlebih.

Hingga pemantauan terbaru, belum ditemukan pelanggaran mutu pangan di Magetan. Namun di daerah lain, seperti Ponorogo, tim menemukan indikasi penggunaan formalin pada ikan asin.

“Di Magetan belum ada temuan. Namun jika ditemukan pelanggaran mutu, kami akan menelusuri lebih lanjut dan memberikan edukasi kepada pedagang maupun produsen,” jelas Maya.

Seorang pedagang di Pasar Sayur Magetan, Asmina, mengungkapkan harga cabai rawit memang sering berubah dalam beberapa pekan terakhir.

“Sekarang rawit sekitar Rp96 ribu per kilo. Dulu pernah sampai Rp120 ribu. Setelah turun ke Rp85 ribu, naik lagi ke Rp90 ribu,” tuturnya.

Menurut Asmina, harga cabai besar berada di kisaran Rp28 ribu per kilogram dan relatif stabil. Namun fluktuasi harga cabai rawit berdampak pada penjualan. Ia mengakui daya beli masyarakat menurun.

“Biasanya saya habis sampai dua puluh kilogram. Sekarang sepuluh kilogram saja tidak habis. Konsumen mengurangi pembelian, yang dulu beli seperempat kilo sekarang hanya beli sedikit,” katanya.

Asmina menambahkan bahwa faktor kenaikan harga berasal dari tingginya harga tingkat pemasok, sehingga pedagang tidak bisa melakukan banyak penyesuaian,(Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gara-Gara Regulasi Baru Kemenkeu (PMK 81/2025), 22 Desa di Magetan Gagal Cairkan Dana Desa Tahap II

    Gara-Gara Regulasi Baru Kemenkeu (PMK 81/2025), 22 Desa di Magetan Gagal Cairkan Dana Desa Tahap II

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang akhir tahun 2025, sebanyak 22 desa di Kabupaten Magetan menghadapi hambatan serius. Mereka belum dapat mencairkan Dana Desa (DD) Tahap II Non Earmark. Persoalan ini muncul setelah pemerintah pusat, melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu), menerbitkan regulasi baru tentang penyaluran dana desa. Regulasi yang menjadi biang masalah ini adalah Peraturan Menteri Keuangan […]

    Bagikan
  • Kesigapan Polres Ponorogo Bantu Kendaraan Pemudik yang Mogok

    Kesigapan Polres Ponorogo Bantu Kendaraan Pemudik yang Mogok

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jumlah kendaraan arus balik di wilayah Kabupaten Ponorogo mulai mengalami peningkatan. Personil Polres Ponorogo telah disiagakan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi kemacetan hingga gangguan lalu lintas. Seperti kesigapan Polres Ponorogo membantu salah satu pemudik yang mengalami mogok kendaraan di jalur protokol Ponorogo–Madiun pada Jumat (04/04/2025). Ismianto, warga Blora Jawa Tengah, […]

    Bagikan
  • DPC PKB Madiun Ajak Kader Teladani 3 Sosok Pahlawan Nasional 2025 Asal Jatim

    DPC PKB Madiun Ajak Kader Teladani 3 Sosok Pahlawan Nasional 2025 Asal Jatim

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Madiun menggelar Ngaji Politik Kebangsaan sekaligus tasyakuran atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional tahun 2025 kepada tiga tokoh besar bangsa yakni K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Syaikhona Kholil Bangkalan, dan Marsinah. Acara berlangsung di kantor DPC PKB Kabupaten Madiun, Kamis (13/11/2025), dan […]

    Bagikan
  • Kejar-kejaran Dini Hari! Pencuri Besi Trotoar di Magetan Dibekuk Polisi Usai Kabur hingga Madiun

    Kejar-kejaran Dini Hari! Pencuri Besi Trotoar di Magetan Dibekuk Polisi Usai Kabur hingga Madiun

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian besi penutup trotoar di kawasan Twin Road, Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, berakhir dramatis. Dua pelaku berhasil diringkus aparat kepolisian setelah terlibat kejar-kejaran hingga wilayah Kabupaten Madiun, Sabtu (28/3/2026) dini hari. Penangkapan bermula dari pantauan kamera CCTV yang kembali merekam pergerakan sebuah truk kuning mencurigakan sekitar pukul 01.00 […]

    Bagikan
  • Harkitnas 2026, Pemkot Madiun Fokus Siapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

    Harkitnas 2026, Pemkot Madiun Fokus Siapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun menegaskan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026, Selasa (20/5/2026). Upacara yang digelar di halaman Balai Kota Madiun itu dipimpin oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Upacara diikuti aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, pelajar, hingga relawan. Momentum Harkitnas […]

    Bagikan
  • Viral di Media Sosial, Sekelompok Pemuda Tak Dikenal Berbuat Keributan di Magetan

    Viral di Media Sosial, Sekelompok Pemuda Tak Dikenal Berbuat Keributan di Magetan

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah video berdurasi pendek viral di media sosial, menayangkan aksi kekerasan yang dilakukan sekelompok pemuda tidak dikenal. Informasi yang beredar, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (20/12/2024), sekira pukul 23.00 WIB,di Kelurahan Lembeyan Kulon dan Desa Pupus, wilayah Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Kejadian itu menyebabkan 2 pemuda dibawah umur inisial R […]

    Bagikan
expand_less