Berita Terkini
Trending Tags

Harga Pangan di Magetan Stabil Selama Ramadan, Cabai Rawit Masih Tertinggi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • visibility 186
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga cabai rawit tertinggi Rp90 ribu/kg, (3/3/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan — Tim Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan (Saber Pangan) Jawa Timur melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Magetan. Kegiatan ini merupakan rangkaian pemantauan di sejumlah wilayah seperti Madiun, Lamongan, Tulungagung, Blitar, Pacitan, Ponorogo, Ngawi, dan Nganjuk.

Di Magetan, pemeriksaan difokuskan di Pasar Sayur Magetan, yang menjadi pusat aktivitas perdagangan harian masyarakat.

Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maya Safrina, menyebut sebagian besar harga pangan di Magetan masih stabil sepanjang Ramadan.

“Secara umum harga komoditas di Magetan relatif stabil. Hanya beberapa komoditas yang bergerak naik, terutama cabai rawit merah. Tren ini tidak hanya terjadi di Magetan, tetapi juga secara nasional akibat faktor cuaca,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Image Not Found
Menurut Bapanas harga komoditas di Magetan relatif stabil, (3/3/2026), Foto : Kusnanto

Maya menjelaskan harga cabai rawit merah di Pasar Sayur tercatat sekitar Rp90 ribu per kilogram. Sementara itu, harga bahan pokok (sembako) berada pada level aman dan tidak menunjukkan gejolak berarti.

“Harga sembako stabil, pasokan aman. Para pedagang juga sudah memahami ketentuan HET dan harga acuan penjualan. Beberapa kenaikan hanya sebatas pembulatan harga, namun secara umum masih sesuai ketentuan,” tambahnya.

Untuk beras premium, harga penjualan rata-rata berada di kisaran Rp14.900 per kilogram, sedikit disesuaikan oleh pedagang saat transaksi eceran. Adapun harga daging sapi stabil pada level Rp135 ribu per kilogram, masih di bawah harga acuan pemerintah.

Maya memastikan seluruh stok pangan di Magetan dalam kondisi aman. “Pasokan aman, tidak ada kelangkaan. Alhamdulillah kondisi Magetan stabil,” tegasnya.

Selain memantau harga, tim Saber Pangan juga menilai kualitas dan keamanan pangan. Secara berkala dilakukan pengambilan sampel sayuran dan komoditas lain dari dinas terkait untuk memastikan tidak ada penggunaan bahan berbahaya, terutama kandungan pestisida berlebih.

Hingga pemantauan terbaru, belum ditemukan pelanggaran mutu pangan di Magetan. Namun di daerah lain, seperti Ponorogo, tim menemukan indikasi penggunaan formalin pada ikan asin.

“Di Magetan belum ada temuan. Namun jika ditemukan pelanggaran mutu, kami akan menelusuri lebih lanjut dan memberikan edukasi kepada pedagang maupun produsen,” jelas Maya.

Seorang pedagang di Pasar Sayur Magetan, Asmina, mengungkapkan harga cabai rawit memang sering berubah dalam beberapa pekan terakhir.

“Sekarang rawit sekitar Rp96 ribu per kilo. Dulu pernah sampai Rp120 ribu. Setelah turun ke Rp85 ribu, naik lagi ke Rp90 ribu,” tuturnya.

Menurut Asmina, harga cabai besar berada di kisaran Rp28 ribu per kilogram dan relatif stabil. Namun fluktuasi harga cabai rawit berdampak pada penjualan. Ia mengakui daya beli masyarakat menurun.

“Biasanya saya habis sampai dua puluh kilogram. Sekarang sepuluh kilogram saja tidak habis. Konsumen mengurangi pembelian, yang dulu beli seperempat kilo sekarang hanya beli sedikit,” katanya.

Asmina menambahkan bahwa faktor kenaikan harga berasal dari tingginya harga tingkat pemasok, sehingga pedagang tidak bisa melakukan banyak penyesuaian,(Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bejat! Polisi Ringkus Pria Ngrayun Cabuli Anak di Bawah Umur Selama Tiga Tahun

    Bejat! Polisi Ringkus Pria Ngrayun Cabuli Anak di Bawah Umur Selama Tiga Tahun

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi bejat seorang pria paruh baya asal Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, akhirnya terungkap. Pelaku berinisial SR (51) ditangkap polisi atas dugaan mencabuli seorang siswi perempuan selama tiga tahun, sejak 2022 hingga awal 2025. Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengungkapkan, kasus ini terkuak setelah korban mengikuti kegiatan renungan di sekolah. “Korban lalu […]

    Bagikan
  • Penjual Sapi Keluhkan Harga Anjlok Dampak PMK

    Penjual Sapi Keluhkan Harga Anjlok Dampak PMK

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN –  Wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merebak di wilayah Kabupaten Madiun, berdampak pada harga jual sapi di wilayah setempat turun drastis. Pantauan di pasar hewan Desa Muneng kecamatan Pilangkenceng pada Kamis (02/01/2025) aktifitas jual tampak sepi.  Salah seorang pedagang sapi Hari Purwatno (43) dari Desa Pulerejo mengatakan, sepinya aktivitas penjualan sapi […]

    Bagikan
  • Jelajah Wisata Religi dan Heritage Kota Madiun, Menyusuri Jejak Sejarah dari Balai Kota hingga Masjid Kuno

    Jelajah Wisata Religi dan Heritage Kota Madiun, Menyusuri Jejak Sejarah dari Balai Kota hingga Masjid Kuno

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda bagi masyarakat. Melalui program jelajah wisata religi dan heritage, Pemerintah Kota Madiun mengajak warga menyusuri jejak sejarah kota menggunakan bus wisata. Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) itu memanfaatkan layanan Madiun Bus Tour (Mabour). Rute perjalanan dimulai dari […]

    Bagikan
  • Sumur Dalam Bertambah, 15 Kelompok Tani di Ponorogo Terima Manfaat IATD

    Sumur Dalam Bertambah, 15 Kelompok Tani di Ponorogo Terima Manfaat IATD

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Program Irigasi Air Tanah Dalam (IATD) kembali digulirkan di Kabupaten Ponorogo tahun ini. Sebanyak 15 kelompok tani (poktan) ditetapkan sebagai penerima manfaat, dengan alokasi anggaran bervariasi sesuai kondisi lapangan. Poktan Margo Utomo di Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, menjadi salah satu penerima. Lokasi yang berada di medan sulit membuat anggaran yang dikucurkan […]

    Bagikan
  • Diduga Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Tulang Ayam Terguling

    Diduga Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Tulang Ayam Terguling

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Madiun, pada Minggu (16/3/2025) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Truk bernopol AD 8628 OG yang dikemudikan oleh Yeni (50) menabrak pembatas jalan hingga terguling. Truk bermuatan tulang ayam itu perjalanan dari Wonogiri menuju ke Lamongan. Menurut keterangan saksi mata, Bima, truk tersebut […]

    Bagikan
  • Khofifah Pastikan Evakuasi Korban Robohnya Mushola di Ponpes Al Khoziny Dilakukan Secara Profesional

    Khofifah Pastikan Evakuasi Korban Robohnya Mushola di Ponpes Al Khoziny Dilakukan Secara Profesional

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa proses pencarian dan evakuasi korban ambruknya Musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Kabupaten Sidoarjo telah dilakukan secara profesional oleh tim gabungan. Pernyataan ini disampaikan Khofifah usai melakukan ziarah ke makam Gubernur pertama Jawa Timur, Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo, di Kelurahan Selosari, Kecamatan […]

    Bagikan
expand_less