Perayaan Natal Jemaat GKJW di Madiun Lebih Awal, Tunjukkan Toleransi Beragama dan Solidaritas Sosial
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
- visibility 9
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Puluhan jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Pepanthan Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, merayakan Natal lebih awal pada Sabtu (20/12/2025). Perayaan yang mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” ini berlangsung penuh khidmat, dengan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk mereka yang berasal dari latar belakang agama yang beragam.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam perayaan ini menjadi bukti nyata akan pentingnya kerukunan antar umat beragama. Sebagai bentuk solidaritas, panitia perayaan Natal juga membuka donasi untuk korban bencana alam di Aceh dan Sumatera.
Pendeta GKJW Jemaat Madiun Brahmn Karismatius, menjelaskan bahwa perayaan Natal kali ini sengaja melibatkan warga lintas iman. Ia menekankan bahwa Tuhan hadir untuk menyelamatkan seluruh umat manusia, tidak hanya keluarga yang tinggal di sekitar gereja, tetapi juga seluruh masyarakat yang hidup di dunia ini.
“Tuhan hadir untuk menyelamatkan kita semua. Kita harus saling berbelas kasih, terutama di saat-saat seperti ini. Di tengah perayaan Natal ini, kita juga memikirkan saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi bencana alam,” ujar Pdt Brahmn.
Di tengah perayaan Natal, warga setempat, mayoritas beragama Islam, turut berperan aktif dalam menyukseskan acara. Mulai dari membantu sebagai pramusaji, hingga menyajikan hidangan untuk tamu undangan.
“Sangat menyentuh melihat kebersamaan ini. Para remaja karang taruna dan masyarakat sekitar bekerja bersama untuk memastikan acara ini berjalan lancar. Ini adalah contoh nyata dari hidup berdampingan secara damai,” kata Mujahidin Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Madiun.

Sebagai pengurus FKUB Kabupaten Madiun Mujahidin juga menegaskan bahwa perayaan Natal bagi umat Kristiani adalah bagian integral dari kehidupan sosial yang harus dihargai oleh semua kalangan.
“Sejalan dengan visi dan misi FKUB Kabupaten Madiun, kita berusaha mewujudkan masyarakat yang Pancasilais, di mana interaksi sosial yang terjalin antar umat beragama adalah bentuk ibadah sosial yang nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Mujahidin.
Ia juga berharap agar momen-momen seperti ini dapat menjadi contoh harmonisasi dalam kebhinekaan beragama, serta mempererat hubungan antar umat di Kabupaten Madiun.
“Keharmonisan yang terjalin di sini menjadi bukti bahwa masyarakat dapat hidup berdampingan dalam kedamaian, kenyamanan, dan kesejahteraan,” tambah Mujahidin.
Pesan Natal yang Menginspirasi Perayaan Natal yang dilaksanakan di GKJW Pepanthan Golang ini bukan hanya sebuah acara keagamaan, tetapi juga simbol dari solidaritas dan toleransi antar umat beragama. Kerjasama antar warga yang berbeda agama memperlihatkan bahwa kedamaian dan keharmonisan bukanlah sekadar harapan, melainkan bisa dalam kehidupan nyata.(Tov/Krs).
- Penulis: Tova Pradana


