Berita Terkini
Trending Tags

Siswa Pencak Silat di Ponorogo Meninggal Dunia Saat Latihan, Diduga Asma Kambuh

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
  • visibility 68
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jenazah Mandala dipulangkan ke rumah duka, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Seorang siswa pencak silat asal Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Ponorogo, meninggal dunia saat mengikuti latihan pada Selasa (20/5/2025) malam. Korban bernama Mandala Putra Priatmaja (17), pelajar kelas 1 SMK. Ia sempat dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong.

Peristiwa terjadi di area Kantor Desa Josari, tempat salah satu perguruan pencak silat itu biasa berlatih. Saat latihan berlangsung, Mandala tiba-tiba terjatuh dan kehilangan kesadaran. Belasan rekan latihan serta perangkat desa langsung membawanya ke Puskesmas Jetis. Sayangnya, upaya pertolongan gagal menyelamatkan nyawa remaja tersebut.

Rabu pagi (21/5/2025), tim forensik RSUD dr Harjono Ponorogo melakukan visum terhadap jenazah korban. Hasil pemeriksaan luar menunjukkan luka di telinga kiri dan kaki. Kedua telinga korban juga tampak membiru. Kabid Humas RSUD dr Harjono Ponorogo, Sugianto, menjelaskan bahwa pihak rumah sakit belum dapat memastikan penyebab kematian.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan ada luka di telinga kiri dan kaki. Kedua telinga korban juga tampak membiru. Dugaan sementara bisa akibat hantaman benda tumpul, tapi belum bisa dipastikan. Pihak keluarga menyebut korban punya riwayat sesak dan pernah menjalani pengobatan,” ungkap Sugianto.

Polisi telah memeriksa lokasi latihan pencak silat dan meminta keterangan dari para saksi. Kapolsek Jetis, AKP Marjono, menyebut pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres Ponorogo karena kasus ini melibatkan perguruan bela diri.

“Korban mengikuti latihan rutin. Setelah kejadian, dia dibawa ke puskesmas oleh perangkat desa dan keluarga. Karena kasus ini menyangkut perguruan, kami langsung minta bantuan Polres untuk penanganan lebih lanjut,” jelas AKP Marjono.

Hingga kini, penyidik Satreskrim Polres Ponorogo masih menyelidiki penyebab pasti kematian Mandala, termasuk kemungkinan faktor medis seperti penyakit asma yang telah lama dideritanya.

Ega patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Milenial Sayangkan KP3 Vakum, Kran Potensi Penyimpangan Distribusi Pupuk Subsidi Bocor

    Petani Milenial Sayangkan KP3 Vakum, Kran Potensi Penyimpangan Distribusi Pupuk Subsidi Bocor

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) di Kabupaten Madiun yang vakum selama beberapa tahun terakhir dinilai memperlemah pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Kondisi ini membuka peluang terjadinya penyimpangan harga maupun alokasi di tengah ketatnya kebijakan pupuk dari pemerintah pusat. Wakil Ketua Petani Milenial Kabupaten Madiun, Husain Fata Mizani, mengatakan ketiadaan KP3 membuat […]

    Bagikan
  • Sidang Gugatan PAW PKB Magetan Berlanjut, Ini Jawaban Dari Tergugat

    Sidang Gugatan PAW PKB Magetan Berlanjut, Ini Jawaban Dari Tergugat

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Magetan kembali memasuki fase penting. Sidang lanjutan perkara gugatan terkait proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPRD Magetan, Nur Wakhid (Gus Wakhid) digelar pada Rabu (19/11/2025), meski tanpa tatap muka langsung di Pengadilan Negeri Magetan. Agenda persidangan kali ini berfokus pada penyampaian jawaban dari pihak […]

    Bagikan
  • Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Pada Kamis Malam Tanggal 27 Maret

    Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Pada Kamis Malam Tanggal 27 Maret

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – 4 hari jelang Hari Raya Iedul Fitri 1446 H kendaraan arus mudik sudah mulai nampak di wilayah Kabupaten Madiun. Utamanya, di titik perlintasan jalan Exit Tol Dumpil, yang merupakan jalur keluar masuk kendaraan ke jalur tol di wilayah Madiun. Kapolres Madiun AKBP Mohammad Zainur Rofik mengatakan wilayah Madiun memiliki dua […]

    Bagikan
  • Khitan Massal Rangkaian HUT Kabupaten Madiun Ke – 457, Salah Satu Anak Dikhitan Wabup Purnomo Hadi

    Khitan Massal Rangkaian HUT Kabupaten Madiun Ke – 457, Salah Satu Anak Dikhitan Wabup Purnomo Hadi

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 115 anak mengikuti kegiatan khitan massal yang digelar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dolopo, Kabupaten Madiun, pada Senin (07/07/2025). Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun dan Hari Kesatuan Gerak PKK Kabupaten Madiun. Menariknya, Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi yang juga […]

    Bagikan
  • Dampak PMK , Harga Ternak Sapi di Ngawi Anjlok

    Dampak PMK , Harga Ternak Sapi di Ngawi Anjlok

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali merebak di Kabupaten Ngawi. Dinas Perikanan Dan Peternakan Kabupaten Ngawi mencatat hingga akhir Desember 2024 terdapat 277 ternak sapi yang terjangkit PMK. Bahkan 13 diantaranya mati. Merebaknya kasus PMK berdampak pada harga ternak sapi. Hal itu sangat dikeluhkan para peternak lantaran harga sapi anjlok hingga […]

    Bagikan
  • Per 15 Januari, HET LPG 3 Kg Naik Jadi Rp 18 Ribu

    Per 15 Januari, HET LPG 3 Kg Naik Jadi Rp 18 Ribu

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pengguna LPG 3 Kilogram (Kg) harus merogoh kocek lebih dalam. Hal itu lantaran harga eceran tertinggi (HET) gas LPG kemasan tabung 3 Kg naik terhitung per 15 Januari 2025. Adapun kenaikan dari Rp 16 ribu menjadi Rp 18 ribu per tabung. Kebijakan itu sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur […]

    Bagikan
expand_less