Empat Jenazah Suporter PSS Sleman Dipulangkan, Polisi Belum Tetapkan Tersangka
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 49
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Empat suporter PSS Sleman yang tewas dalam kecelakaan minibus Toyota Hiace dengan truk di ruas Tol Ngawi–Kertosono, wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dipulangkan ke rumah duka di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu malam (18/10/2026). Proses pemulangan dilakukan setelah identifikasi jenazah selesai, dengan pengawalan kepolisian.
Meski empat korban meninggal dunia telah dipulangkan, Polres Madiun belum menetapkan tersangka maupun menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan yang terjadi di KM 616 ruas Tol Ngawi–Kertosono, Minggu pagi.
Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki mengatakan, penyelidikan masih berlangsung dengan melibatkan tim dari Polda Jawa Timur dan Polres Madiun. Petugas juga melakukan analisis kecelakaan lalu lintas atau traffic accident analysis untuk mengetahui penyebab insiden tersebut.
“Jadi prosesnya masih perlu waktu dan pendalaman,” kata AKBP Ridwan kepada wartawan, Minggu malam.
Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi, terutama penumpang yang selamat dan kondisinya memungkinkan untuk diperiksa. Sementara itu, sopir minibus belum dimintai keterangan karena masih menunggu kondisi kesehatannya membaik.
Empat korban meninggal dunia telah menjalani proses identifikasi oleh Unit Gakkum Satlantas dan tim Inafis Polres Madiun bersama perwakilan keluarga. Keempatnya mengalami luka berat di bagian kepala akibat kecelakaan tersebut.

Berikut identitas korban meninggal dunia:
1. Novan Dika Dwi (19), warga Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman.
2. Fachri Maulana Al-Zaki (18), warga Desa Sumberadi, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman.
3. Iyam Fathur Ar-Rozaq (15), warga Desa Nglarang, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman.
4. Rio Rahman Sahid (23), warga Desa Tlogodadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman.
Selain empat korban meninggal dunia, enam penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dua di antaranya dilaporkan mengalami luka berat di bagian kepala dan masih menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Caruban.
“Kedua korban luka berat tersebut direncanakan dirujuk ke rumah sakit di wilayah Sleman agar lebih dekat dengan keluarga,” tambah kapolres Madiun.
Pemulangan jenazah dilakukan menggunakan empat mobil ambulans yang disediakan melalui kerja sama panitia suporter dengan Pemerintah Kabupaten Sleman. Ambulans tiba di kamar jenazah RSUD Caruban pada Minggu malam untuk menjemput keempat korban.
” Setelah proses penjemputan selesai, polisi mengawal perjalanan ambulans menuju rumah duka di wilayah Sleman, Yogyakarta. Pengawalan juga dilakukan terhadap rombongan suporter PSS Sleman lainnya yang dipulangkan ke daerah masing-masing,” tegas AKBP Ridwan.
Sebelumnya, minibus Toyota Hiace yang mengangkut rombongan suporter PSS Sleman mengalami kecelakaan dengan sebuah truk di KM 616 ruas Tol Ngawi–Kertosono, wilayah Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Minggu pagi (18/10/2026).
Rombongan tersebut diketahui hendak menuju Surabaya untuk menyaksikan pertandingan PSS Sleman melawan Persebaya yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu sore.
Hingga Minggu malam, polisi masih mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan penyebab kecelakaan. Pemeriksaan terhadap sopir minibus dan analisis teknis kecelakaan menjadi bagian dari proses penyelidikan sebelum kepolisian menarik kesimpulan mengenai insiden tersebut. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez





