Berita Terkini
Trending Tags

Pasien RSUD Kota Madiun Terus Melonjak, Siapkan Bangun Gedung Rawat Inap Baru Rp13 Miliar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 243
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
RSUD Kota Madiun siapkan gedung rawat inap baru senilai Rp13 miliar. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Lonjakan jumlah pasien mendorong RSUD Kota Madiun menambah kapasitas layanan kesehatan dengan membangun gedung rawat inap baru senilai Rp13 miliar. Proyek pembangunan tersebut kini kembali memasuki tahap tender setelah sempat gagal lelang pada tahun lalu.

Direktur RSUD Kota Madiun dr. Muhammad Nur mengatakan, gedung baru akan dibangun di area sekitar ruang Dahlia dan dirancang terdiri dari dua lantai dengan total 48 tempat tidur (TT).

“Rencananya dua lantai, total 48 tempat tidur. Satu lantai sekitar 24 tempat tidur,” ujar Muhammad Nur.

Menurut dia, lantai bawah nantinya difokuskan untuk layanan perawatan anak, sedangkan lantai atas disiapkan untuk pasien kelas satu. Pembangunan gedung tersebut juga ditujukan untuk memenuhi standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dari Kementerian Kesehatan.

dr. Nur mengakui kondisi bangunan rawat inap yang ada saat ini sebagian besar sudah berusia lama sehingga membutuhkan peremajaan secara bertahap. Karena itu, keberadaan gedung baru dinilai penting untuk mengakomodasi lonjakan pasien sekaligus menjadi tempat relokasi sementara saat ruang lama direnovasi.

“Kalau mau renovasi ruang rawat inap yang sekarang, kami harus punya tempat untuk memindahkan pasien terlebih dahulu,” katanya.

Dengan adanya tambahan fasilitas tersebut, pihak rumah sakit berharap proses rehabilitasi ruang rawat inap lama dapat dilakukan bertahap tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Ia menambahkan, proyek pembangunan gedung rawat inap baru itu diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp13 miliar. Saat ini proses tender kembali berjalan melalui Unit Layanan Pengadaan setelah sebelumnya gagal karena keterbatasan waktu pengerjaan.

“Tahun lalu sempat gagal tender. Sekarang proses lelang berjalan lagi,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Ponorogo Bahas PAK 2025 Lebih Awal, Target Selesai Pertengahan Juli

    DPRD Ponorogo Bahas PAK 2025 Lebih Awal, Target Selesai Pertengahan Juli

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tahun anggaran 2025 mulai dibahas lebih awal. DPRD Ponorogo menggelar sidang paripurna penandatanganan nota kesepakatan bersama perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), Rabu (12/06/2025) di gedung Bappeda Litbang. Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno mengatakan, percepatan pembahasan PAK […]

    Bagikan
  • Terisolasi Bertahun-Tahun, Warga 4 RT di Sidoharjo Menanti Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

    Terisolasi Bertahun-Tahun, Warga 4 RT di Sidoharjo Menanti Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harapan baru muncul bagi warga di empat RT di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, yang selama bertahun-tahun hidup dengan keterbatasan akses. Rencana pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah tersebut diharapkan menjadi solusi bagi mobilitas masyarakat yang selama ini harus menyeberangi sungai setiap hari. Kepala Desa Sidoharjo, Sarmin, mengatakan kondisi keterbatasan […]

    Bagikan
  • 1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan tenaga honorer di Kabupaten Magetan akhirnya mendapat kepastian status. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi mengusulkan sebanyak 1.125 honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Usulan tersebut mencakup 31 guru, 271 tenaga kesehatan, dan 823 tenaga teknis. Khusus tenaga kesehatan, selama ini banyak yang digaji melalui […]

    Bagikan
  • Dorong Layanan Kesehatan Mata Inklusif, Yayasan Paramitra Soroti Masalah Penglihatan di Madiun

    Dorong Layanan Kesehatan Mata Inklusif, Yayasan Paramitra Soroti Masalah Penglihatan di Madiun

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus gangguan penglihatan di Kabupaten Madiun tercatat masih tinggi. Data tahun 2023 menunjukkan ada 7.924 warga mengalami katarak, 17.234 gangguan refraksi, dan 828 kasus glaukoma. Sayangnya, layanan kesehatan mata di daerah ini dinilai belum menjadi prioritas. Merespons situasi tersebut, Yayasan Paramitra Indonesia bersama Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbang) […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hebat di Karangjati Ngawi, Rumah Lansia Ludes Dilahap Si Jago Merah

    Kebakaran Hebat di Karangjati Ngawi, Rumah Lansia Ludes Dilahap Si Jago Merah

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah rumah milik warga Dusun Karang Poh, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, dilalap api hingga nyaris rata dengan tanah pada Rabu (17/12/2025). Kebakaran tersebut terjadi saat pemilik rumah, Waji Istanto (66), tengah memasak di dapur menggunakan kayu bakar. Peristiwa ini membuat warga sekitar panik dan berusaha membantu memadamkan api sambil […]

    Bagikan
  • Peringati Harlah ke-16, TKSK Kabupaten Madiun Teguhkan Komitmen Layani Masyarakat Rentan

    Peringati Harlah ke-16, TKSK Kabupaten Madiun Teguhkan Komitmen Layani Masyarakat Rentan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Madiun memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-16 dengan penuh makna di Kantor Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Kamis (16/10/2025). Peringatan ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi juga menjadi momentum refleksi dan aksi nyata sosial. Dalam kegiatan tersebut, para relawan sosial yang menjadi garda terdepan […]

    Bagikan
expand_less