Berita Terkini
Trending Tags

50 Warga Kabupaten Madiun Terkena DBD, Dinkes Gencar Fogging 

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
  • visibility 138
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas P2P Dinkes Kabupaten Madiun melaksanakan Fogging di Kelurahan Munggut, Wungu Usai dilaporkan adanya 2 warga setempat terjangkit DBD, Foto : Dana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Baru satu setengah bulan, penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Madiun mencapai 50 pasien. Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Kesehatan setempat melaksanakan fogging di sejumlah wilayah pada Selasa (18/2/2025). Pengasapan dilakukan secara bertahap di sekitar rumah warga yang dilaporkan terkena DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegepty.

Warga Setempat, Tutus Hermiati (40) mengungkapkan, dua anak kembarnya Assyifa dan Azzahra (7), terjangkit DBD pada seminggu lalu.

“Pulang sekolah mengeluhkan demam panas, lalu tidak lama menggigil, badan pegel pegel, langsung kami bawa ke rumah sakit, sudah diperiksa, tapi panas tak kunjung turun,” ungkapnya.

Tutus mengaku langsung membawa rujukan ke rumah sakit. Berlahan buah hatinya berangsur membaik.“Suhu tubuh 39 derajat celcius. Akhirnya cepat dirujuk dan dirawat inap di rumah sakit selama 6 hari. Perlahan lahan trombosit turun dan sekarang sudah sembuh,” tuntas Tutus.

Image Not Found
Petugas P2P Dinkes Kabupaten Madiun juga melaksanakan Fogging di rumah Warga Kelurahan Munggut,
Foto : Dana – Sinergia

Pantauan dilapangan Tim Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melaksanakan Fogging di 2 titik lokasi yakni Desa Karangrejo, dan Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu.

“Pagi ini tim dari P2P Dinkes Kabupaten Madiun memfogging dua titik di wilayah

Kecamatan Wungu. Upaya ini untuk memberantas nyamuk Aedes Aegypti setelah dilakukan penyelidikan epidemiologi (PE),” ujar Ismiran, Programer DBD Puskesmas Wungu. 

Ismiran menambahkan di wilayah Kecamatan Wungu sedikitnya sudah ada 13 warga dilaporkan menderita DBD. 

“Kasus DBD awal tahun ini sedikit meningkatkan dibandingkan tahun 2024 lalu” imbuh Ismiran.

Oleh karena itu, lanjut Ismiran, masyarakat diimbau lebih sadar dan aktif memutus perkembang biakkan nyamuk, dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Mengingat semua media yang berkaitan dengan air, jadi tempat hidup nyamuk ember berkembang biak. Itu perlu diwaspadai,” tuturnya.

Ia berharap, masyarakat rutin membersihkan air bak mandi, selokan, hingga tempat menampung air. Jangan sampai dibiarkan menunggu sampai ada korban.

“Jaga perilaku hidup sehat, hidup bersih, diimbangi dengan PSN,” pungkasnya.

(Dana/sinergia)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Hutan Lereng Gunung Lawu, Diduga Akibat Pembukaan Lahan

    Kebakaran Hutan Lereng Gunung Lawu, Diduga Akibat Pembukaan Lahan

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda kawasan hutan di lereng Gunung Lawu, tepatnya di wilayah Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (5/9/2026) siang. Api membakar vegetasi hutan hingga mencapai sekitar satu hektare. Kebakaran diketahui sekitar pukul 14.00 WIB setelah petugas Perhutani yang sedang melakukan patroli melihat kepulan asap dari kawasan hutan di […]

    Bagikan
  • 453 Jemaah Haji Kabupaten Madiun Siap Berangkat, 85 Orang Masuk Kategori Risiko Tinggi

    453 Jemaah Haji Kabupaten Madiun Siap Berangkat, 85 Orang Masuk Kategori Risiko Tinggi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebanyak 453 calon jemaah haji asal Kabupaten Madiun dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 27 April 2026. Keberangkatan tersebut terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 24 dan 25, dengan tambahan jemaah cadangan yang masih menunggu penempatan. Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Madiun, Bisri Mustafa, menjelaskan bahwa kuota […]

    Bagikan
  • Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Madiun, Diduga Berjenis Kelamin Perempuan

    Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Madiun, Diduga Berjenis Kelamin Perempuan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Nglanduk, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, digemparkan oleh penemuan kerangka manusia di kawasan hutan Petak 202A RPH Bludru BKPH Mojorayung, Dusun Bribis, Kamis (06/11/2025). Penemuan bermula saat seorang warga bernama Agus Samiyono sedang mencari kroto atau pakan burung di area hutan tersebut. Saat berjalan di dekat saluran air, ia […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Bangun SPPG Ketiga di Desa Sogo Balerejo

    Polres Madiun Bangun SPPG Ketiga di Desa Sogo Balerejo

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Polres Madiun melaksanakan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Rabu (12/11/2025). Pembangunan fasilitas ini berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemenuhan gizi anak usia sekolah. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, pembangunan […]

    Bagikan
  • Unik! Hampers Pempek Jadi Tren Parsel Lebaran di Ponorogo, Dipesan Hingga 500 Paket

    Unik! Hampers Pempek Jadi Tren Parsel Lebaran di Ponorogo, Dipesan Hingga 500 Paket

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, berbagai jenis hampers mulai diburu masyarakat. Di Ponorogo, Jawa Timur, hampers pempek menjadi salah satu pilihan parsel Lebaran karena dinilai praktis, terjangkau, dan memiliki cita rasa lezat. Tak perlu jauh-jauh ke Palembang untuk menikmati pempek khas Sumatera Selatan. Di Ponorogo, usaha kuliner Pempek Rinenggo yang berlokasi di […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Libatkan LPMK Percepat Program Pilah Sampah dari Rumah, TPA Winongo Butuh Penanganan Cepat

    Pemkot Madiun Libatkan LPMK Percepat Program Pilah Sampah dari Rumah, TPA Winongo Butuh Penanganan Cepat

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terus mempercepat upaya penanganan persoalan sampah dengan memperluas keterlibatan masyarakat. Setelah meluncurkan program Pilah Sampah dari Rumah, kini pemerintah menggandeng Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) untuk memperkuat pelaksanaan program di seluruh kelurahan. Langkah tersebut diambil sebagai respons atas kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Winongo yang membutuhkan […]

    Bagikan
expand_less