Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Sidang Landak Jawa di Madiun, Saksi Ungkap Dugaan Motif Balas Dendam

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • visibility 288
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasa sidang perkara kepemilikan landak jawa di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun. (18/12/2025), Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Madiun — Kasus kepemilikan satwa dilindungi kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun. Sidang dengan terdakwa Darwanto, warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, yang didakwa memelihara enam ekor landak jawa dengan agenda pemeriksaan saksi a de charge di Ruang Sidang Cakra, Rabu (18/12/2025).

Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Indira Patmi itu, terungkap dugaan adanya motif balas dendam di balik pelaporan kasus tersebut. Dugaan itu mencuat dari keterangan dua saksi yang dihadirkan penasihat hukum terdakwa.

Saksi pertama, Sukardi (65), tetangga sekaligus rekan Darwanto yang sehari-hari beraktivitas sebagai petani, menerangkan bahwa landak-landak tersebut awalnya tertangkap jaring hama yang dipasang untuk melindungi tanaman pertanian.

“Awalnya yang tertangkap jaring dua ekor landak, kemudian dipelihara hingga jumlahnya menjadi enam ekor,” ujar Sukardi di hadapan majelis hakim.

Sukardi juga menyebutkan bahwa di wilayah tersebut banyak terdapat landak jawa liar yang kerap masuk ke lahan persawahan warga dan dianggap sebagai hama pertanian.

Sementara itu, saksi kedua, Agus Jaya Budi Utomo, yang merupakan rekan terdakwa dalam organisasi LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Maju (MAKIM), memaparkan aktivitas Darwanto saat aktif di lembaga tersebut. Agus menyebutkan bahwa terdakwa sempat menangani laporan dugaan korupsi di desa setempat terkait proyek pipanisasi.

“Sempat menangani laporan proyek pipanisasi program air bersih dengan nilai sekitar Rp. 78 juta, yang bersumber dari dana BKK Dewan dan dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun,” kata Agus.

Kuasa hukum terdakwa, Suryoajiyoso, menilai munculnya perkara kepemilikan landak jawa ini tidak dapat dilepaskan dari konflik sebelumnya antara kliennya dan pihak desa. Ia menyebut pelapor dalam kasus ini diduga merupakan oknum perangkat desa yang merasa tidak nyaman atas laporan proyek pipanisasi yang tidak berjalan.

“Artinya, dalam kasus landak ini ada indikasi balas dendam. Fakta persidangan juga mengungkap bahwa bukan hanya Pak Darwanto, masyarakat setempat pun tidak mengetahui bahwa landak jawa merupakan satwa yang dilindungi, karena selama ini dianggap sebagai hama,” ujarnya.

Sidang akan dilanjutkan pada agenda berikutnya sesuai jadwal yang ditetapkan majelis hakim.(Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Kendaraan Terjaring Operasi Gabungan, Plt Walikota Madiun Ingatkan Taat Membayar Pajak

    Ratusan Kendaraan Terjaring Operasi Gabungan, Plt Walikota Madiun Ingatkan Taat Membayar Pajak

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Operasi gabungan skala besar penertiban kendaraan bermotor digelar di Jalan Jawa, Kota Madiun. Operasi ini melibatkan puluhan petugas dari Polres Madiun Kota, Dinas Perhubungan, Dispenda Provinsi Jatim, dan Bapenda Kota Madiun, Selasa (13/10/2026). Sejak pagi, petugas sudah berjaga di lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang melintas. Hasilnya, ratusan […]

    Bagikan
  • Magetan Digegerkan Viral Video Asusila, Polisi Sudah Amankan Terduga Pelaku

    Magetan Digegerkan Viral Video Asusila, Polisi Sudah Amankan Terduga Pelaku

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Publik Kabupaten Magetan beberapa hari terakhir ini dibuat geger oleh beredarnya video asusila yang melibatkan kakak dan adik tiri berinisial DN dan LJ. Ironisnya, video tersebut diduga diperjualbelikan oleh DN di grub Telegram. Hal itu sangat disayang dan meresahkan warga Magetan, khususnya di wilayah Kecamatan Barat yang mengenali si pelaku. “Sekitar […]

    Bagikan
  • Stasiun Madiun Mendadak Merah Merona, Ada Kuda Api Raksasa Sambut Penumpang!

    Stasiun Madiun Mendadak Merah Merona, Ada Kuda Api Raksasa Sambut Penumpang!

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana berbeda terasa di Stasiun Madiun menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Area stasiun yang biasanya tampil formal kini berubah lebih semarak dengan sentuhan ornamen khas Tionghoa yang langsung mencuri perhatian para penumpang. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menghadirkan dekorasi tematik Imlek sebagai bentuk sambutan […]

    Bagikan
  • BPBD Magetan Terjunkan 15 Personel SAR untuk Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

    BPBD Magetan Terjunkan 15 Personel SAR untuk Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mengirim 15 personel dalam tim SAR gabungan untuk membantu pencarian seorang pendaki yang hilang di kawasan Bukit Mongkrang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (22/1/2026). Pencarian ditempuh melalui jalur Bukit Jobolarangan via Wonomulyo, Desa Genilangit, Kecamatan Poncol. Plt Kalaksa BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, menyampaikan bahwa […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Mantapkan Kesiapan Jelang Operasi Patuh Semeru 2025

    Polres Magetan Mantapkan Kesiapan Jelang Operasi Patuh Semeru 2025

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Persiapan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025 di Kabupaten Magetan dimatangkan melalui Rapat Koordinasi lintas sektoral yang digelar oleh Polres Magetan. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana sinergis dan dihadiri oleh berbagai instansi terkait, termasuk TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta lembaga pendukung lainnya. Operasi Patuh Semeru merupakan agenda rutin kepolisian yang […]

    Bagikan
  • Jasad Korban Banjir di Madiun Ditemukan di Bengawan Solo, Dimakamkan di Kampung Halaman

    Jasad Korban Banjir di Madiun Ditemukan di Bengawan Solo, Dimakamkan di Kampung Halaman

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jasad Wahyudiono (65), warga Desa/Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang sebelumnya terseret arus banjir, ditemukan di aliran Sungai Bengawan Solo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Senin (17/03/2025) sore. Kepala Desa Dagangan, Rudi Panca Widadi, mengungkapkan bahwa Tim Basarnas, BPBD, dan keluarga korban menerima informasi dari Tim Reaksi […]

    Bagikan
expand_less