Berita Terkini
Trending Tags

Stafsus Presiden Tinjau Monumen Reog Di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
  • visibility 151
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Yovie Widianto Dorong Proyek Selesai, Sebut Bisa Dongkrak Ekonomi Kreatif (foto: Ega Patria – Sinergia) 

Sinergia | Ponorogo – Pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Kecamatan Sampung, Ponorogo, mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf), Yovie Widianto, secara langsung meninjau progres proyek tersebut, Jumat sore (25/4/2025).

Didampingi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, musisi dan komposer kenamaan itu bahkan menyempatkan diri naik hingga lantai 13 dari total 14 lantai bangunan yang digadang-gadang menjadi patung tertinggi di Indonesia, dengan ketinggian mencapai 126 meter.

Dalam kunjungan tersebut, Yovie menyebut bahwa MRMP merupakan simbol kearifan lokal Ponorogo, khususnya seni Reog, yang kini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh UNESCO. Menurutnya, monumen ini berpotensi besar menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.

“Pada dasarnya monumen ini menjadi stimulan untuk mendatangkan banyak wisatawan yang hadir ke sini, dan harapannya semakin memperkuat budaya Ponorogo, baik Reognya, kulinernya, maupun monumen luar biasa ini. Bukan hanya meng-Indonesia, tapi mendunia,” ujar pencipta lagu Janji Suci itu.

Sebagai Stafsus Presiden, Yovie mengatakan dirinya terus melakukan studi dan kajian untuk memberikan masukan kepada pemerintah, termasuk para menteri dan kepala daerah. Ia juga mendorong agar pemerintah daerah menyelenggarakan berbagai event yang dapat melibatkan pelaku ekonomi kreatif secara langsung.

“Pada dasarnya kami lebih pada bagaimana memberikan laporan dan rekomendasi yang menjadi stimulan bagi kemajuan ekraf,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Yovie mengaku takjub dengan kemegahan proyek MRMP. Ia menilai monumen ini berpotensi menjadi salah satu landmark nasional, mengingat tingginya melebihi Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali yang setinggi 121 meter.

“Tentunya ada rekomendasi dan laporan dari kami terkait kunjungan hari ini, nanti akan kami sampaikan ke Presiden,” tambahnya.

Proyek senilai Rp 164,7 miliar itu diharapkan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang menjadi andalan Ponorogo sebagai Bumi Reog.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Politik Menguat, Kasus Korupsi Pokir Guncang Kepercayaan Publik ke DPRD

    Dampak Politik Menguat, Kasus Korupsi Pokir Guncang Kepercayaan Publik ke DPRD

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penetapan enam tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokir DPRD Magetan tidak hanya berdampak secara hukum, tetapi juga memicu efek politik yang signifikan. Keterlibatan Suratno yang menjabat sebagai Ketua DPRD aktif, menjadi sorotan publik dan berpotensi memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif. Kepala Kejari Magetan, Sabrul Iman, menegaskan bahwa penegakan […]

    Bagikan
  • Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menyiapkan skema peningkatan penyerapan telur ayam ras untuk merespons anjloknya harga di tingkat peternak yang berada di bawah harga acuan pemerintah. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi ratusan peternak yang sebelumnya membagikan sekitar tiga ton telur gratis di kawasan Alun-Alun Magetan sebagai bentuk protes terhadap […]

    Bagikan
  • Retakan Tanah di Madiun Semakin Bertambah, Tim Kaji Cepat ITS Minta Warga Waspadai Longsor

    Retakan Tanah di Madiun Semakin Bertambah, Tim Kaji Cepat ITS Minta Warga Waspadai Longsor

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Tim Kaji Cepat dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memetakan retakan tanah di Dusun Morosowo, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, menggunakan teknologi LiDAR. Pemetaan dilakukan untuk membaca potensi pergerakan tanah sekaligus memperkuat sistem peringatan dini di wilayah rawan longsor tersebut. Kunjungan kedua tim yang dipimpin pakar geologi ITS, Prof. […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025

    Polres Madiun Kota Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar Apel Pasukan dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2025 di halaman Mapolres Madiun Kota, Senin (17/11/2025). Apel dipimpin langsung Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, dan diikuti jajaran PJU Polres, Kapolsek se-Kota Madiun, personel TNI–Polri, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kota Madiun. Dengan mengusung tema “Terwujudnya […]

    Bagikan
  • Dari “Jalur Gaza” Jadi Wilayah Guyub Rukun, Kapolsek Geger Jalin Sinergi Bareng Awak Media

    Dari “Jalur Gaza” Jadi Wilayah Guyub Rukun, Kapolsek Geger Jalin Sinergi Bareng Awak Media

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kapolsek Geger, AKP Hafiz Prasetia Akbar, menilai peran media massa sangat penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus menyebarluaskan informasi mengenai kinerja kepolisian. Menurutnya, sinergi antara polisi, masyarakat, pemerintah, dan pers menjadi fondasi utama terciptanya keamanan di wilayah Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. “Banyak istilah maupun kegiatan kepolisian yang tidak dipahami masyarakat. […]

    Bagikan
  • Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Bagi pendaki di Gunung Lawu pada Ramadhan tahun ini akan terasa berbeda. Pasalnya, Mbok Yem memilih turun dari Gunung Lawu lebih awal. Biasanya, Mbok Yem baru turun menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dari foto dan video yang beredar di media sosial, Mbok Yem atau Wakiyem nampak ditandu oleh beberapa orang […]

    Bagikan
expand_less