Berita Terkini
Trending Tags

Khawatir Gagal Panen, Petani Magetan Keluhkan Solar Bersubsidi Langka

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 144
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang petani tengah menghidupkan mesin diesel miliknya, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Dalam beberapa hari terakhir, kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar mulai dirasakan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kondisi ini menimbulkan keresahan, terutama di kalangan petani yang masih mengandalkan mesin diesel untuk mengairi sawah.

Minimnya pasokan solar membuat banyak mesin pompa air milik petani tak bisa beroperasi. Akibatnya, kebutuhan air untuk lahan pertanian terganggu, padahal musim kemarau tengah berlangsung dan ketersediaan air sangat krusial bagi tanaman. Sadimun, seorang petani di Desa Banjar Panjang, Kecamatan Ngariboyo, mengaku sudah sepekan terakhir kesulitan mendapatkan solar.

“Saat ini solar sulit sekali dicari. Di SPBU sering kosong, katanya belum ada kiriman. Dampaknya, diesel air milik petani jadi jarang dipakai, malah banyak yang mangkrak. Untung ada sebagian petani yang sudah pakai sumur sibel, tapi yang masih pakai diesel kesulitan sekali. Kalau air tidak cukup, ya bisa gagal panen,” jelasnya, Jumat (19/09/2025).

Ia menambahkan, untuk membeli solar di SPBU petani biasanya diwajibkan membawa surat pengantar dari desa. Meski begitu, jaminan ketersediaannya tetap belum bisa dipastikan. Kesulitan yang sama juga diungkapkan Samidi, perangkat Desa Banjar Panjang. Menurutnya, kelangkaan solar sangat memukul para petani, terutama yang menggarap lahan padi.

“Akhir-akhir ini solar bersubsidi memang sulit didapat. Kalau tidak ada air, tanaman bisa layu, apalagi sekarang musim kemarau. Pertumbuhan padi jadi tidak maksimal dan hasil panen pasti menurun,” ungkapnya.

Para petani berharap pemerintah segera mencari solusi atas kelangkaan solar bersubsidi. Sebab, jika kondisi ini terus berlanjut, bukan hanya produktivitas pertanian yang terganggu, tetapi juga bisa mengancam ketahanan pangan lokal.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pencurian Karung Bawang di Pasar Sayur Dolopo Berakhir Restorativ Justice

    Kasus Pencurian Karung Bawang di Pasar Sayur Dolopo Berakhir Restorativ Justice

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Aksi pencurian karung berisi bawang merah seberat 50 kilogram di Pasar Sayur Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, terekam kamera pengawas. Kejadian berlangsung pada Selasa (05/08/2025) sore, dan kini telah ditangani oleh Polsek Dolopo. Pelaku diketahui membuka tumpukan karung yang tertutup terpal di kios milik Warsi. Dalam rekaman CCTV berdurasi 41 […]

    Bagikan
  • Gudang SMPN 1 Kedunggalar Ngawi Terbakar Saat Jam Pelajaran, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

    Gudang SMPN 1 Kedunggalar Ngawi Terbakar Saat Jam Pelajaran, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah gudang milik SMP Negeri 1 Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, terbakar saat kegiatan belajar mengajar berlangsung pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Kebakaran yang terjadi di area sekolah tersebut sempat memicu kepanikan di kalangan siswa dan guru yang tengah mengikuti aktivitas pembelajaran. Api diketahui berasal dari gudang yang berada […]

    Bagikan
  • Soal Darus Salam, Pemdes Kradinan : Layak Dibantu, Tapi Bukan Prioritas Utama

    Soal Darus Salam, Pemdes Kradinan : Layak Dibantu, Tapi Bukan Prioritas Utama

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memberikan penjelasan terkait Darus Salam (52), warga Dusun Gunting yang mengaku namanya tidak pernah tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos), meski hidup dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas. Kepala Dusun Gunting, Titis Riaswati, mengatakan Darus Salam memang masuk dalam kategori warga yang layak menerima […]

    Bagikan
  • Play Music 2026 Kota Madiun Pecah! Dewa 19 dan Musisi Tanah Air Sukses Hipnotis Ribuan Penonton

    Play Music 2026 Kota Madiun Pecah! Dewa 19 dan Musisi Tanah Air Sukses Hipnotis Ribuan Penonton

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ribuan masyarakat memadati Stadion Wilis, Kota Madiun, pada Sabtu (25/7/2026) malam untuk menyaksikan gelaran Play Music yang turut memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Konser musik yang menghadirkan sederet musisi nasional tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari warga. Sejak awal acara, penonton memenuhi area stadion untuk menikmati […]

    Bagikan
  • Diterjang Banjir Pondasi Jembatan Wates Terkikis hingga Sayap Jembatan Ambles

    Diterjang Banjir Pondasi Jembatan Wates Terkikis hingga Sayap Jembatan Ambles

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sebuah jembatan  di Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo menambah daftar jumlah jembatan rusak akibat terjangan banjir di musim hujan yang terjadi beberapa bulan terakhir. Tingginya debit air sungai Klitik mengakibatkan sayap Jembatan Wates bagian selatan ambles sekitar 10 meter.  Pantauan dilapangan pondasi jembatan terkikis hingga menyebabkan keretakan pada pilar penyangga jembatan. […]

    Bagikan
  • BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Madiun Raya Lebih Panjang, Warga Diminta Hemat Air

    BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Madiun Raya Lebih Panjang, Warga Diminta Hemat Air

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Madiun Raya akan berlangsung lebih panjang dan lebih kering dibandingkan kondisi normal. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh penguatan monsun Australia yang membawa massa udara kering serta potensi kemunculan fenomena El Niño pada semester kedua tahun ini. Pengamat Meteorologi dan Geofisika […]

    Bagikan
expand_less