Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

100 Hari Kerja Maidi-F. Bagus Panuntun Raih Kepuasan Publik Tertinggi di Jatim

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
  • visibility 153
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RILIS WALIKOTA
Rilis survey dari The Republik Institute menunjukkan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun menorehkan prestasi gemilang dalam 100 hari, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Survei dari The Republik Institute menunjukkan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun, Maidi dan Bagus Panuntun, menorehkan prestasi gemilang dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan mereka. Hasil survei menempatkan pasangan ini sebagai kepala daerah dengan kinerja terbaik se-Jawa Timur berdasarkan tingkat kepuasan masyarakat yang sangat tinggi terhadap pelayanan publik dan program strategis yang telah dijalankan.

Survei ini dilaksanakan pada 15 hingga 22 Mei 2025, melibatkan 400 responden dari berbagai wilayah di Kota Madiun. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung oleh surveyor terlatih, dengan metode stratified random sampling yang disesuaikan secara proporsional berdasarkan data BPS terbaru. Margin of error survei sebesar 4,9%.

Image Not Found

Secara umum, responden memberikan tanggapan sangat positif terhadap kinerja duet Maidi–Bagus. Sebanyak 84,3% warga Madiun menyatakan puas atas kinerja dalam 100 hari pertama ini.

Peneliti utama dari The Republik Institute, Dr. Sufyanto, menyebutkan bahwa penilaian ini mengacu pada delapan indikator utama, antara lain sektor pemerintahan, infrastruktur, pelayanan publik, keamanan-ketertiban, sosial-ekonomi, pendidikan-budaya, lingkungan hidup, serta transportasi dan mobilitas.

“Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Maidi dan Bagus mencapai 84,3%—tertinggi di Jawa Timur. Ini menunjukkan bahwa program-program prioritas mereka berjalan efektif dan diterima luas oleh masyarakat,” ungkap Dr. Sufyanto saat konferensi pers di I Club Madiun, Selasa (27/05/2025).

Beberapa program unggulan, terutama di bidang pelayanan publik yang lebih responsif dan pembangunan infrastruktur yang terlihat nyata, mendapat sambutan hangat dari warga. Komunikasi terbuka antara pemerintah dan masyarakat juga dinilai sebagai faktor pendukung terciptanya pemerintahan yang dipercaya. Meski begitu, masih ada 9% responden yang merasa kurang puas, terutama terkait harga kebutuhan pokok yang belum stabil dan ketersediaan lapangan kerja. Sementara itu, 6,7% lainnya tidak memberikan jawaban.

“Jika dibandingkan dengan daerah lain, persentase kepuasan di Madiun paling tinggi. Di sektor pelayanan publik saja, kinerjanya mencapai 87,2%, menjadikannya yang terbaik di antara kota dan kabupaten lain di Jatim,” tambah Sufyanto.

Selain itu, Madiun juga menempati posisi dua besar dalam hal pengembangan potensi pariwisata kota, hanya sedikit di bawah Banyuwangi. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah kota dalam menjadikan Kota Madiun sebagai destinasi unggulan di Jawa Timur.

Menurut Sufyanto, kinerja dalam 100 hari pertama mencerminkan arah dan fondasi kepemimpinan jangka panjang. Jika tahap awal kepemimpinan berjalan baik, maka masa jabatan berikutnya pun cenderung stabil dan berprestasi.

“Sejak pelantikan pada 20 Februari 2025 lalu, pasangan Maidi–Bagus telah menunjukkan performa luar biasa. Masyarakat memberikan respon positif dan menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan mereka lima tahun ke depan,” tutupnya.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecamatan Dolopo Genjot Aktivasi IKD, Warga Diimbau Tertib Adminduk untuk Akses Perlinsos

    Kecamatan Dolopo Genjot Aktivasi IKD, Warga Diimbau Tertib Adminduk untuk Akses Perlinsos

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kelengkapan administrasi kependudukan menjadi salah satu hal penting yang perlu menjadi masyarakat dalam hal akses layanan publik, salah satunya yang tengah menjadi isu terkini yakni program perlindungan sosial (Perlinsos). Pemerintah Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mendorong warganya untuk segera mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sekaligus memastikan data kependudukan tetap sesuai. […]

    Bagikan
  • Hutan Jati Terbakar Hebat di Sampung, Asap Ganggu Jalur Ponorogo–Magetan

    Hutan Jati Terbakar Hebat di Sampung, Asap Ganggu Jalur Ponorogo–Magetan

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran hutan jati kembali terjadi di wilayah Perum Perhutani BKPH Sampung, KPH Madiun, Selasa (21/7/2026). Kobaran api yang melanda petak 62 di Desa Sampung, Kecamatan Sampung, tidak hanya menghanguskan sekitar dua hektare hutan, tetapi juga menimbulkan kepulan asap tebal yang mengganggu arus lalu lintas di jalur penghubung Ponorogo–Magetan. Api pertama kali […]

    Bagikan
  • 5.879 Warga Terima BLT Kesra 2025, Wali Kota Maidi : Jangan Untuk Judol

    5.879 Warga Terima BLT Kesra 2025, Wali Kota Maidi : Jangan Untuk Judol

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 5.879 warga penerima manfaat di Kota Madiun dipastikan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan 2025. Bantuan ini merupakan bagian dari program perluasan yang ditujukan untuk masyarakat dalam kategori ekonomi terbawah berdasarkan desil kesejahteraan. Kepala Dinas Sosial Kota Madiun, Heri Suwartono, menjelaskan bahwa BLT perluasan diberikan kepada warga desil 1 […]

    Bagikan
  • Budidaya Cacing Tanah Raup Untung Jutaan, Warga Madiun Ini Panen hingga Satu Ton

    Budidaya Cacing Tanah Raup Untung Jutaan, Warga Madiun Ini Panen hingga Satu Ton

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Ketekunan Aji Mahmud (32), warga Desa Bolo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, membuahkan hasil manis. Pria yang akrab disapa Pak Aji itu sukses membudidayakan cacing tanah dengan sistem sederhana, hingga mampu memanen lebih dari satu ton hanya dalam waktu beberapa bulan. Usaha tersebut awalnya hanya bermula dari rasa penasaran dan coba […]

    Bagikan
  • Ironi Wacana Pengangkatan Staff SPPG menjadi PPPK, Guru di Madiun Bergaji Rp250 Ribu per Bulan

    Ironi Wacana Pengangkatan Staff SPPG menjadi PPPK, Guru di Madiun Bergaji Rp250 Ribu per Bulan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah rencana pemerintah pusat mengangkat puluhan ribu pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), ironi justru dirasakan tenaga pendidik di daerah. Seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar negeri Kabupaten Madiun mengaku hanya menerima upah Rp. 250 ribu per bulan. Pemerintah […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Terapkan Ekonomi Sirkular MBG, Sisa Makanan Dimanfaatkan untuk Pakan Ternak

    Pemkot Madiun Terapkan Ekonomi Sirkular MBG, Sisa Makanan Dimanfaatkan untuk Pakan Ternak

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi memiliki cara untuk memanfaatkan sisa makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut diungkapkan saat Maidi melakukan uji coba pemanfaatan sisa makanan MBG untuk pakan hewan ternak di kawasan Ngrowo Bening, Selasa (16/12/2025). Hal ini mengusung konsep ekonomi sirkular, di mana sisa makanan dari program […]

    Bagikan
expand_less