Berita Terkini
Trending Tags

Kasus Perampasan dan Penculikan Suminem Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap Polres Magetan di Magelang

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tersangka kasus pencurian dengan kekerasan pada seorang lansia di wilayah Kecamatan Karas, Magetan. Foto: Sinergia

Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang menimpa seorang lansia di wilayah Kecamatan Karas. Dalam waktu kurang dari 30 jam, polisi berhasil menangkap tiga pelaku di sebuah hotel di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Mereka yakni A (53) asal Banten, A K (37), dan A J (47), keduanya warga Bandar Lampung.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan ketiga pelaku yang merupakan residivis kasus serupa ditangkap saat beristirahat di hotel dan langsung dibawa ke Magetan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dalam waktu tiga puluh jam kita berhasil mengungkap kejadian pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh tiga orang tersangka. Korban, seorang ibu berusia 65 tahun, dipaksa masuk ke dalam mobil dan dianiaya hingga mengalami luka. Perhiasan dan uang tunai milik korban diambil paksa,” ungkap AKBP Raden Erik, Senin (10/11/2025).

Kasus ini bermula pada Selasa, 4 November 2025, sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Raya Glodok–Kendal, Desa Temenggungan, Kecamatan Karas. Korban bernama Suminem (65), warga setempat, sedang mengupas daun pisang di pinggir jalan ketika tiga orang tak dikenal menghampirinya. Tersangka berpura-pura menanyakan alamat, lalu memaksa korban masuk ke dalam mobil Daihatsu Xenia warna silver bernopol A-1377-ZO.

Image Not Found
Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa. Foto: Sinergia

Di dalam mobil, dua pelaku memukul korban di bagian kepala dan dada, lalu merampas kalung emas serta uang tunai miliknya. Setelah itu, korban diturunkan di jalan sepi di wilayah Karangrejo, Magetan.

“Saya waktu itu ngupas daun pisang di pinggir jalan. Tiba-tiba dipanggil, katanya mau tanya alamat. Tahu-tahu saya dipaksa masuk mobil, dipukul kepala dan dada. Yang mukul dua orang, satu lagi nyetir. Setelah itu saya diturunkan di jalan sepi. Saya jalan cari tukang ojek buat pulang,” tutur Suminem dengan nada gemetar.

Hasil penyelidikan, ketiga tersangka telah merencanakan aksinya sejak 1 November 2025. Mereka berkeliling dari Bogor, Kendal, hingga Sarangan untuk mencari target, khususnya wanita lanjut usia yang mengenakan perhiasan.

“Saat ditangkap di hotel, para pelaku sedang beristirahat. Ketiganya kami bawa ke Magetan untuk pemeriksaan dan pengembangan, karena diketahui merupakan residivis yang telah berulang kali melakukan tindak pidana serupa,” tambahnya.

Barang bukti yang disita antara lain satu unit mobil Daihatsu Xenia, beberapa telepon genggam, uang tunai, serta pakaian yang digunakan saat kejadian. Polisi juga mengamankan nota pembelian kalung emas milik korban sebagai alat bukti tambahan. Ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat (2) ke-2e KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun.

AKBP Raden Erik menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui kemungkinan adanya korban lain. “Kami dalami kemungkinan jaringan ini pernah beraksi di wilayah lain, karena dua di antara pelaku juga pernah dipenjara dengan kasus serupa,” ujarnya. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi Pajak Daerah Capai 49 Persen, Bapenda Madiun Fokus Kejar PBB dan Pajak Restoran

    Realisasi Pajak Daerah Capai 49 Persen, Bapenda Madiun Fokus Kejar PBB dan Pajak Restoran

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi penerimaan pajak daerah telah mencapai 49 persen dari target tahun 2025 sebesar Rp. 174 miliar per 19 Juli lalu. Capaian ini dinilai sejalan dengan proyeksi anggaran kas yang telah ditetapkan dalam rencana tahunan. “Target kumulatif hingga triwulan kedua adalah 40 […]

    Bagikan
  • Baru 3 Bulan Menjabat, Kajari Kota Madiun Kena Mutasi, Ada Apa ?

    Baru 3 Bulan Menjabat, Kajari Kota Madiun Kena Mutasi, Ada Apa ?

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 31 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) berganti jabatan berdasarkan keputusan yang diteken pada 11 Februari 2026. Salah satunya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Madiun, Wahyu Triantono yang kini digantikan oleh Komaidi. Padahal, Wahyu Triantono baru menjabat di Kota Pendekar sekitar 3 bulan. Namun, tak hanya di posisi pucuk pimpinan, rotasi […]

    Bagikan
  • BPBD Magetan Terjunkan 15 Personel SAR untuk Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

    BPBD Magetan Terjunkan 15 Personel SAR untuk Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mengirim 15 personel dalam tim SAR gabungan untuk membantu pencarian seorang pendaki yang hilang di kawasan Bukit Mongkrang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (22/1/2026). Pencarian ditempuh melalui jalur Bukit Jobolarangan via Wonomulyo, Desa Genilangit, Kecamatan Poncol. Plt Kalaksa BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, menyampaikan bahwa […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kerusuhan Demo DPRD Kota Madiun

    Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kerusuhan Demo DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menegaskan penyidikan kasus kerusuhan saat unjuk rasa di kantor DPRD Kota Madiun pada (30/08/2025) belum berhenti pada sembilan orang tersangka yang telah ditetapkan. Aparat memastikan, jumlah pelaku yang akan dijerat hukum masih berpotensi bertambah seiring pendalaman penyidikan. Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto menjelaskan, saat ini proses […]

    Bagikan
  • Ini Sosok Indah Bekti Pertiwi yang Diduga Dekat Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo

    Ini Sosok Indah Bekti Pertiwi yang Diduga Dekat Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah sorotan publik atas kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, nama Indah Bekti Pertiwi kembali mencuat dengan kabar mengejutkan. Perempuan yang disebut-sebut sebagai teman dekat Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma, itu ternyata menggugat cerai suaminya. Gugatan tersebut teregistrasi dengan Nomor Perkara 1623/Pdt.G/2025/PA.PO dan […]

    Bagikan
  • Denkesyah Madiun Jemput Bola Beri Layanan Kesehatan Gratis

    Denkesyah Madiun Jemput Bola Beri Layanan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tingginya intensitas hujan yang turun mengakibatkan beberapa wilayah di jajaran Korem 081/DSJ terendam banjir. Madiun, Magetan, dan Trenggalek, menjadi yang terparah dari dampak banjir yang terjadi. Tak mau tinggal, selain membantu mencari korban hilang yang terseret derasnya air dan membantu pembersihan dari dampak banjir yang terjadi, TNI melalui Denkesyah Madiun juga […]

    Bagikan
expand_less