Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Kasus Perampasan dan Penculikan Suminem Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap Polres Magetan di Magelang

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • visibility 239
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tersangka kasus pencurian dengan kekerasan pada seorang lansia di wilayah Kecamatan Karas, Magetan. Foto: Sinergia

Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang menimpa seorang lansia di wilayah Kecamatan Karas. Dalam waktu kurang dari 30 jam, polisi berhasil menangkap tiga pelaku di sebuah hotel di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Mereka yakni A (53) asal Banten, A K (37), dan A J (47), keduanya warga Bandar Lampung.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan ketiga pelaku yang merupakan residivis kasus serupa ditangkap saat beristirahat di hotel dan langsung dibawa ke Magetan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dalam waktu tiga puluh jam kita berhasil mengungkap kejadian pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh tiga orang tersangka. Korban, seorang ibu berusia 65 tahun, dipaksa masuk ke dalam mobil dan dianiaya hingga mengalami luka. Perhiasan dan uang tunai milik korban diambil paksa,” ungkap AKBP Raden Erik, Senin (10/11/2025).

Kasus ini bermula pada Selasa, 4 November 2025, sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Raya Glodok–Kendal, Desa Temenggungan, Kecamatan Karas. Korban bernama Suminem (65), warga setempat, sedang mengupas daun pisang di pinggir jalan ketika tiga orang tak dikenal menghampirinya. Tersangka berpura-pura menanyakan alamat, lalu memaksa korban masuk ke dalam mobil Daihatsu Xenia warna silver bernopol A-1377-ZO.

Image Not Found
Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa. Foto: Sinergia

Di dalam mobil, dua pelaku memukul korban di bagian kepala dan dada, lalu merampas kalung emas serta uang tunai miliknya. Setelah itu, korban diturunkan di jalan sepi di wilayah Karangrejo, Magetan.

“Saya waktu itu ngupas daun pisang di pinggir jalan. Tiba-tiba dipanggil, katanya mau tanya alamat. Tahu-tahu saya dipaksa masuk mobil, dipukul kepala dan dada. Yang mukul dua orang, satu lagi nyetir. Setelah itu saya diturunkan di jalan sepi. Saya jalan cari tukang ojek buat pulang,” tutur Suminem dengan nada gemetar.

Hasil penyelidikan, ketiga tersangka telah merencanakan aksinya sejak 1 November 2025. Mereka berkeliling dari Bogor, Kendal, hingga Sarangan untuk mencari target, khususnya wanita lanjut usia yang mengenakan perhiasan.

“Saat ditangkap di hotel, para pelaku sedang beristirahat. Ketiganya kami bawa ke Magetan untuk pemeriksaan dan pengembangan, karena diketahui merupakan residivis yang telah berulang kali melakukan tindak pidana serupa,” tambahnya.

Barang bukti yang disita antara lain satu unit mobil Daihatsu Xenia, beberapa telepon genggam, uang tunai, serta pakaian yang digunakan saat kejadian. Polisi juga mengamankan nota pembelian kalung emas milik korban sebagai alat bukti tambahan. Ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat (2) ke-2e KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun.

AKBP Raden Erik menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui kemungkinan adanya korban lain. “Kami dalami kemungkinan jaringan ini pernah beraksi di wilayah lain, karena dua di antara pelaku juga pernah dipenjara dengan kasus serupa,” ujarnya. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah petani di Kabupaten Magetan masih mengeluhkan dengan harga pupuk bersubsidi yang dinilai belum turun. Padahal pemerintah pusat telah menetapkan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET). Menanggapi hal itu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan memberikan penjelasan. Staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pupuk Dinas TPHP Magetan, Edy Utomo, mengatakan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Benahi Jalur Pedestrian untuk Konektivitas Wisata Kota

    Pemkot Madiun Benahi Jalur Pedestrian untuk Konektivitas Wisata Kota

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah menyiapkan konsep konektivitas kawasan wisata terpadu yang menghubungkan Pahlawan Street Center (PSC), Alun-Alun Kota Madiun, Masjid Agung Baitul Hakim, hingga titik wisata pendukung lainnya. Langkah ini dirancang untuk menghidupkan pusat kota secara merata dan mengurangi ketergantungan pada keramaian PSC sebagai satu-satunya magnet wisata. Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Terminal Purboyo Catat Lonjakan Armada, Masuk 4 Besar Nasional

    Terminal Purboyo Catat Lonjakan Armada, Masuk 4 Besar Nasional

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Terminal Tipe A Purboyo Madiun mencatat lonjakan signifikan jumlah armada yang masuk selama masa pemantauan intensif mulai 26 April hingga pertengahan Mei. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah armada harian yang biasanya berkisar antara 297 hingga 300 kendaraan. Namun, puncaknya pada 13 Mei lalu, mencapai 681 armada atau setara dengan kenaikan […]

    Bagikan
  • Harga Rajangan Tembakau Merosot, Luas Tanaman Juga Turut Menyusut

    Harga Rajangan Tembakau Merosot, Luas Tanaman Juga Turut Menyusut

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Cuaca tidak menentu pada musim kemarau basah 2025 berdampak langsung pada kualitas tembakau di Kabupaten Madiun. Kondisi ini membuat harga jual tembakau rajangan milik petani di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, turun dari kisaran Rp. 48 ribu menjadi sekitar Rp. 45 ribu per kilogram. Suprawito, salah satu petani setempat, menyebut tembakau […]

    Bagikan
  • Kecepatan Kereta Naik, KAI Daop 7 Madiun Genjot Normalisasi Jalur KA

    Kecepatan Kereta Naik, KAI Daop 7 Madiun Genjot Normalisasi Jalur KA

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan efisiensi perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus melakukan berbagai langkah perbaikan infrastruktur. Salah satunya dengan menaikkan batas kecepatan maksimal kereta api dari sebelumnya 100 km/jam menjadi 120 km/jam di sejumlah lintasan wilayah kerjanya. Agar peningkatan kecepatan ini berjalan aman, […]

    Bagikan
  • Harapan Ribuan Warga Magetan pada Hasil Audit Kasus Gagal Bayar Koperasi MSI

    Harapan Ribuan Warga Magetan pada Hasil Audit Kasus Gagal Bayar Koperasi MSI

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan masyarakat korban gagal bayar Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) di Kabupaten Magetan masih menunggu kepastian hukum. Hingga kini, hasil audit independen yang semula dijanjikan keluar pada September 2025 belum juga diterbitkan. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat mengambil […]

    Bagikan
expand_less