Berita Terkini
Trending Tags

Pemberhentian Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, Dinsos Magetan Belum Terima Data Resmi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 130
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Magetan Parminto BudiTemuan 690 penerima bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Magetan yang terindikasi terlibat praktik judi online, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Temuan 690 penerima bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Magetan yang terindikasi terlibat praktik judi online berdampak pemberhentian sementara penyaluran bantuan oleh pemerintah pusat, bagi penerima yang tercatat dalam daftar tersebut.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Magetan Parminto Budi membenarkan adanya laporan dari pemerintah pusat terkait data penerima Bansos yang terindikasi aktivitas judi daring.“Dari hasil data di pusat, terdapat sekitar 690 KPM yang terindikasi terlibat judi online. Bantuan untuk mereka otomatis dihentikan sementara oleh pemerintah pusat,” kata Parminto, Selasa (21/10/2025).

Meski demikian, hingga saat ini Dinsos Magetan belum menerima data resmi yang berisi nama-nama penerima yang dimaksud. Kondisi ini membuat pihak daerah belum dapat melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

“Untuk kasus keterkaitan indikasi judi online, kami menegaskan belum menerima data resmi dari pusat. Sehingga kami belum bisa memantau di lapangan karena penghentian dilakukan langsung oleh kementerian,” jelasnya.

Penghentian bansos bagi penerima yang terindikasi tidak bersifat permanen. Pemerintah masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang merasa tidak bersalah untuk mengajukan klarifikasi dan sanggahan ke Dinsos.

“Ada kemungkinan penerima tidak benar-benar bermain judi online. Bisa saja NIK mereka digunakan pihak lain, rekening dipinjam keluarga, atau perangkatnya diretas. Karena itu, mereka berhak mengajukan klarifikasi melalui Dinsos,” terang Parminto.

Proses klarifikasi dilakukan setelah penerima melaporkan bahwa bantuannya tidak cair. Petugas akan menelusuri penyebab pemblokiran melalui sistem, kemudian penerima diminta menandatangani berita acara klarifikasi yang diketahui pendamping sosial dan Dinsos sebelum diunggah ke SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).

Selain menindaklanjuti laporan pemblokiran, Dinsos Magetan juga melakukan langkah pencegahan melalui kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).Dalam kegiatan rutin bulanan tersebut, para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) memberikan edukasi agar bantuan dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan tidak disalahgunakan.

“Melalui P2K2, kami berikan pembinaan agar penerima tidak menyalahgunakan dana bantuan untuk hal-hal negatif seperti judi online,” tambahnya.

Selain persoalan judi online, Dinsos Magetan juga menghadapi dinamika data penerima bantuan sejak diberlakukannya Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DT-SAIN), sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.

Menurut Parminto, penerapan data tunggal berdampak pada perubahan jumlah penerima, baik untuk Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).

“Setelah penggunaan DT-SAIN, jumlah penerima PBI JKN berkurang sekitar 6.000 pada bulan Mei dan terakhir di bulan September berkurang sekitar 10.000. Kami menindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan untuk memastikan apakah data tersebut benar dinonaktifkan atau masih bisa diaktifkan kembali,” ujar Parminto.

Bagi masyarakat yang sebelumnya menerima bansos namun kini terhenti akibat pembaruan data, Dinsos membuka layanan pengaduan dan siap membantu proses pembenahan data apabila masih memenuhi syarat penerima bantuan.

“Jika setelah DT-SAIN ada warga yang tidak lagi menerima bantuan, mereka bisa menanyakan ke Dinsos. Bila masih dimungkinkan untuk diajukan pembenahan, kami siap membantu. Namun kalau benar terindikasi judi online, kami tidak bisa berbuat banyak,” tegasnya.

Dinsos Magetan kini berfokus memastikan penyaluran bansos tepat sasaran dengan basis data DT-SAIN. Pemutakhiran data dilakukan setiap tiga bulan sekali melalui kerja sama dengan pemerintah desa.“Kami melibatkan desa dalam setiap pembaruan agar validitas data tetap terjaga. Tujuannya jelas, agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak,” pungkas Parminto.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Aset PCNU Kota Madiun Berakhir, Nasib TK Masyitoh Madiun di Ujung Tanduk

    Sengketa Aset PCNU Kota Madiun Berakhir, Nasib TK Masyitoh Madiun di Ujung Tanduk

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ancaman eksekusi lahan membayangi KB/TK Islam Masyithoh di Jalan Aloon-Aloon Barat, Kota Madiun. Sebanyak 151 siswa terancam kehilangan tempat belajar menyusul putusan hukum yang telah berkekuatan tetap. Sengketa lahan seluas 595 meter persegi itu dimenangkan oleh PCNU Kota Madiun hingga tingkat kasasi. Dengan putusan tersebut, proses eksekusi tinggal menunggu penetapan […]

    Bagikan
  • Penghuni Kos di Kartoharjo Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    Penghuni Kos di Kartoharjo Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga RT 20/RW 04, Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo, digemparkan oleh penemuan jenazah seorang pria di kamar kos lantai dua, Minggu (07/12/2025) sore. Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan telungkup di lantai kamar. Pria tersebut diketahui bernama Saparin Budi Suwarno (64), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Sehari-hari ia bekerja sebagai […]

    Bagikan
  • Ratusan Knalpot Brong Disita, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kab. Madiun Turun

    Ratusan Knalpot Brong Disita, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kab. Madiun Turun

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun menyita 127 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong selama Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar pada 14–27 Juli lalu. Selain penindakan pelanggaran lalu lintas, kepolisian juga mencatat penurunan angka kecelakaan dibanding periode yang sama tahun lalu. “Jumlah kecelakaan lalu lintas turun 13 kasus dibandingkan 2024,” kata Kapolres […]

    Bagikan
  • Sehari 2 Kali Kejadian KA Temper Kendaraan di Wilayah Daop 7 Madiun

    Sehari 2 Kali Kejadian KA Temper Kendaraan di Wilayah Daop 7 Madiun

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejadian kecelakaan di perlintasan kereta api (KA) di wilayah KAI Daop 7 Madiun tidak hanya terjadi di Kediri. Namun, insiden juga terjadi antara KA Singasari (KA 149) menabrak mobil antara Stasiun Blitar-Rejotangan, tepatnya di JPL 205 yang merupakan perlintasan Sebidang Resmi Tak terjaga, di Km 126+8 yang terjadi pada Senin […]

    Bagikan
  • Sepekan Ramadan, Polres Magetan Ungkap 3 Kasus Besar dan Amankan 21,38 Gram Sabu

    Sepekan Ramadan, Polres Magetan Ungkap 3 Kasus Besar dan Amankan 21,38 Gram Sabu

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepekan memasuki bulan Ramadan 2026, jajaran Kepolisian Resor Magetan menggencarkan Operasi Pekat Semeru 2026. Hasilnya, aparat membongkar tiga kasus menonjol diantaranya peredaran uang palsu, perjudian, dan penyalahgunaan bahan peledak. Selain itu, Satresnarkoba juga mengamankan 21,38 gram sabu dari tiga tersangka. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menegaskan bahwa seluruh operasi […]

    Bagikan
  • Dua Desa di Ponorogo Ditetapkan Zona Merah Longsor, Belasan Jiwa Terancam

    Dua Desa di Ponorogo Ditetapkan Zona Merah Longsor, Belasan Jiwa Terancam

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menetapkan dua desa sebagai zona merah rawan tanah longsor. Dua wilayah tersebut yakni Desa Banaran, Kecamatan Pulung, dan Desa Talun, Kecamatan Ngebel. Penetapan status tersebut dilakukan setelah adanya identifikasi dari tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang menilai kondisi geografis kedua desa berada […]

    Bagikan
expand_less